Portal Berita Ekonomi Minggu, 21 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:49 WIB. Smelter - Tahun depan, ANTM bangun smelter baru di Sorong, Papua. 
  • 21:48 WIB. Pendapatan - Pendapatan Destinasi Tirta Nusantara (PDES) naik 17%.
  • 21:46 WIB. Meikarta - Gelar rights issue, LPCK lanjutkan proyek Meikarta.
  • 21:45 WIB. Investasi - Menperin: investasi manufaktur semakin moncer usai pemilu. 
  • 21:42 WIB. Demokrat - SBY adakan pertemuan petinggi Demokrat di Singapura. 
  • 21:10 WIB. Kapal - Masuki perairan Indonesia tanpa izin, Menteri Susi hentikan tujuh kapal asal China. 
  • 20:21 WIB. Investasi - Jokowi klaim investasi Indonesia aman usai pemilu. 
  • 20:20 WIB. Caleg - Kalah, caleg Nasdem di Tidore ngamuk di Masjid dan ambil kembali sumbangan yang diberikan.
  • 20:19 WIB. Pilpres - Prabowo unggul 59% di Arab Saudi. 

LinkAja Catat 25 Juta Orang Pengunduh

LinkAja Catat 25 Juta Orang Pengunduh - Warta Ekonomi
WE Online, Sidoarjo -

Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN), Rini Soemarno, menyebut antusiasme masyarakat untuk menggunakan LinkAja sangat besar. Hal tersebut terlihat dari jumlah orang yang mengunduh (download) aplikasi transaksi pembayaran berbasis QR Code tersebut yang sudah mencapai 25 juta orang.

Padahal, aplikasi LinkAja belum diluncurkan secara resmi alias masih dalam tahap softlaunching. LinkAja baru akan diluncurkan pada tanggal 13 April 2019 mendatang bertepatan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) Kementerian BUMN.

"Ini sudah 25 juta padahal ini masih softlaunching, kita akan benar-benar launching nanti 13 April kan pas ultah BUMN," ujar Rini di Sidoarjo, Jawa Timur, Minggu (7/4/2019).

Baca Juga: Rilis 13 April Mendatang, LinkAja Kasih Banyak Kemudahan Transaksi

Setelah diluncurkan nanti, Menteri Rini ingin agar LinkAja bisa bersaing dengan sistem pembayaran lainnya termasuk AliPay. Dia optimis hal tersebut bisa terwujud sebab layanan sistem pembayaran berbasis QR Code milik BUMN tersebut memberikan banyak kemudahan.

"LinkAja ini sistem pembayaran elektronik yang dibuat bersama Himbara, Pertamina, Pegadaian, Telkom, jadi lengkap pakai LinkAja . Enggak boleh kalah dari Alipay," ujar Rini. 

Mengenai banyaknya keluhan terhadap LinkAja, Rini meminta kepada masyarakat untuk bersabar. Sebab menurutnya, saat ini aplikasi tersebut belum diluncurkan secara resmi. Sambil berjalan, kata dia, aplikasi LinkAja akan dilakukan beberapa perbaikan sehingga ketika diluncurkan secara resmi nanti sudah bisa berjalan maksimal tanpa masalah lagi. 

"Tadi banyak trouble saya saja ngomel-ngomel sudah download terus karena semua pada pakai dan pada saat yang sama jadi jamming. Jadi, kita mohon kesabarannya dari semua pemakai LinkAja karena semua lagi ingin download jadi memang sedikit lambat, tapi dalam sebulan ini semua bisa bareng," jelasnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: LinkAja, Rini Soemarno

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Telkomsel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10

Recommended Reading