Portal Berita Ekonomi Senin, 22 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:02 WIB. Eredivisie Belanda - Fortuna Sittard 2 vs 1 NAC Breda
  • 23:01 WIB. Eredivisie Belanda - Excelsior 1 vs 1 Willem II
  • 23:00 WIB. Ligue 1 Prancis - Toulouse 0 vs 0 Lille
  • 22:59 WIB. Ligue 1 Prancis - Nantes 3 vs 2 Amiens
  • 22:52 WIB. Bundesliga Jerman - Freiburg 0 vs 4 Borussia Dortmund
  • 22:51 WIB. LaLiga Spanyol - Getafe 3 vs 0 Sevilla
  • 22:51 WIB. LaLiga Spanyol - Levante 2 vs 2 RCD Espanyol
  • 22:49 WIB. EPL - Everton 4 vs 0 Manchester United

Lakukan Audit Investigasi AISA, EY Bisa Dipidana

Lakukan Audit Investigasi AISA, EY Bisa Dipidana - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Ernst And Young Indonesia (EY) dipandang melanggar undang-undang nomor  5 tahun 2011 tentang akuntan publik. Pasalnya, perusahaan jasa konsultasi keuangan dengan merek  asing itu melakukan audit investigasi atas laporan keuangan tahun 2017 PT Tiga Pilar Sejahtera Food Tbk (AISA).

 

“Audit Investigasi itu termasuk jasa asurrans  dan itu merupakan tugas  akuntan publik sebagaimana tercantum dalam UU Akuntan Publik,” kata Dewan Kehormatan Ikatan Akuntan Indonesia, Anton Silalahi, dalam keterangan resmi di Jakarta, Senin (8/4/2019).

 

Baca Juga: Ngaku Wakili Seluruh Pemegang Saham AISA, Joko Mogoginta Diseret ke Meja Hijau

 

Atas tidakan yang dilakukan PT EY tersebut, Anton menilai telah terjadi pelanggaran sehingga dapat dipidanakan tanpa delik aduan.

 

“Itu hanya delik aduan biasa dan bukan delik aduan, Tapi memang sayangnya penyediik kurang paham akan UU Akuntan Publik,” jelas dia.

 

Baca Juga: Ups! Joko Mogoginta Marah Besar ke AISA dan EY

 

Ia menjelaskan dalam pasal 3 disebutkan Akuntan Publik memberikan jasa asurans  seperti Jasa atas informasi keuangan historis, jasa reviu atas informasi keuangan asurans dan jasa asurans lainnya.

 

“Audit investigasi itu juga jasa asurans. Sayangnya PT EY itu bukan Akuntan Publik,” kata dia.

 

Lebih jauh, dia menegaskan dalam pasal 57 ayat 2  menyebutkan setiap orang yang bukan akuntan publik tetapi menjalankan profesi akuntan dan bertindak seolah-olah sebagai akuntan publik sebagaiamana diatur dalam UU ini, dipidana penjara selama 6 tahun dan pidana denda paling banyak Rp500 juta.

 

“PT EY itu melakukan hal yang tidak patut dan melanggar UU akuntan Publik,” tegas dia.

 

Baca Juga: Audit Investigasi Laporan Keuangan AISA Dipertanyakan

 

Seperti diketahui, Salah satu hasil RUPSLB AISA tertanggal 22 Oktober 2018  memutuskan, menunjuk Kantor Akuntan dan atau Konsultan Hukum Independen untuk audit investigasi atas laporan keuangan perseroan tahun buku 2017.Tapi dalam keterbukaan AISA tertanggal 26 Maret 2019, terungkap auditor yang ditunjuk adalah PT Ernst and Young (PT EY).   

 

Bahkan, Ketua Umum IAPI, Tarkosunaryo menyebutkan, padahal, PT EY tidak tercatat sebagai KAP dan penandatangan laporan audit tidak tercatat sebagai akuntan publik.

 

Sementara itu, manajemen  AISA belum memberi jawaban atas perbedaan amanat RUPSLB tersebut dengan penunjukan auditor.

Tag: Ernst & Young, PT Tiga Pillar Sejahtera Food Tbk (AISA)

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Blog.keitharkins.com

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10