Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:55 WIB. RNI - RNI siap memanfaatkan peluang di Aerocity Kertajati, Majalengka.
  • 16:55 WIB. AP II - AP II segera merealisasikan penyertaan modal di PT BIJB.
  • 16:54 WIB. BPJS Kesehatan - BJPS Kesehatan Palembang membayar tagihan jatuh tempo senilai Rp266,95 miliar.
  • 16:53 WIB. Tol - Pemprov Jateng menerima usulan kepala daerah soal tol Solo-Cilacap.
  • 15:29 WIB. RNI - RNI menunda program revitalisasi pabrik gula di Jabar.
  • 15:28 WIB. JSMR - Jasa Marga memastikan pembangunan tol Pandaan-Malang nyaris rampung tahun ini.

Pemerintah Tak Subsidi Harga Tiket Pesawat, Masih Mahal Dong?

Pemerintah Tak Subsidi Harga Tiket Pesawat, Masih Mahal Dong? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub), Budi Karya Sumadi, mengatakan pihaknya memastikan tidak ada tiket pesawat yang disubsidi oleh pemerintah dalam menekan harga tiket yang masih tinggi.

"Tidak ada, omongan itu," ujarnya di Jakarta, Senin (8/4/2019).

Meski demikian, pihaknya berharap agar maskapai penerbangan memberikan harga yang sesuai tarif batas atas dan bawah yang ditetapkan oleh Kemenhub.

Baca Juga: Budi Karya Dorong Digitalisasi Transportasi Lewat Aplikasi

"Jadi, saya berharap maskapai memberikan harga yang bervariasi terutama tarif yang terjangkau bagi masyarakat," jelasnya.

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan memberikan warning kepada pihak maskapai untuk tidak menaikan harga tiket pesawat seenaknya. Apalagi, pemerintah sendiri sudah menaikan batas bawah dari 30% menjadi 35%.

Baca Juga: Menteri Budi Karya Kejar Penyerapan Anggaran 95%, Ini Strateginya

Budi menjelaskan, warning tersebut ditunjukan kepada seluruh maskapai penerbangan khususnya Garuda Indonesia Group dan Lion Group. Sebab dalam dua bulan terakhir ini, kedua maskapai tersebut mendapatkan banyak kritikan dari masyarakat karena mahalnya tiket.

"Di masa mendatang namanya tarif itu tidak sekena hati, Karena ada Tarif Batas Bawah (TBB) dan Tarif Batas Atas (TBB) dan ditetapkan batas atas," terangnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: Budi Karya Sumadi, Kementerian Perhubungan (Kemenhub), Pesawat, Lion Air, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10