Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:11 WIB. Perhutani - Perhutani meraih penghargaan Digital Brands Award 2019 yang diselenggarakan oleh Infobank.
  • 14:14 WIB. BNI Syariah - Bank BNI Syariah membidik penghimpunan dana zakat sekitar Rp7,2 triliun per tahun.
  • 14:09 WIB. CIMB Niaga - CIMB Niaga Syariah membidik potensi penghimpunan dana wakaf senilai Rp1,2 triliun setiap tahun.
  • 14:08 WIB. Freeport - Jonan memastikan penyelesaian pascapengambilalihan mayoritas saham PTFI oleh Inalum.
  • 14:02 WIB. Garuda - BPK sedang lakukan pemeriksaan laporan keuangan Garuda.
  • 13:59 WIB. UKM - Menkop dan UKM resmikan Kapung Ramadan 2019.
  • 13:58 WIB. BEI - BEI siap lakukan uji coba protokol krisis.
  • 13:56 WIB. KSEI - Tingkatkan perlindungan investor, KSEI rilis AKSes Next-G.
  • 13:55 WIB. Obligasi - Agung Podomoro Land akan lakukan refinancing obligasi Rp750 miliar. 
  • 13:55 WIB. Kredit - Anak usaha SHIP terima kredit perbankan dari Bank Mandiri. 
  • 13:53 WIB. Sengketa - Anak Usaha Bayan memenangkan kasus sengketa tanah.
  • 13:53 WIB. MNC - MNCN akan rilis RCTI+ untuk genjot pendapatan digital.
  • 13:52 WIB. Saham - Multi Prima Sejahtera akan lakukan stock split saham 1:4. 
  • 13:51 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,02% ke level Rp14.453 per dolar AS.
  • 13:50 WIB. TikTok - TikTok diunduh 33 juta kali di App Store selama Q1 2019.

BUVA Jaminkan Aset Buat Selesaikan Pembangunan Hotel Alila

BUVA Jaminkan Aset Buat Selesaikan Pembangunan Hotel Alila - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Bukit Uluwau Villa Tbk (BUVA) berencana untuk menjaminkan lebih dari 50% kekayaan sebagai jaminan utang untuk mendapatlkan pendanaan baru dari perbankan atau pun surat berharga. Perseroan pun telah mengantongi restu dari pemegang saham dalam Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) yag digelar hari ini. 

 

Direktur BUVA, Hendry Utomo mengatakan bahwa pihaknya belum memutuskan aksi korporasi apa yang akan dijalankan perseroan untuk memperoleh dana segar.  “Sumber pendanaan bisa dari bank dan bisa juga dari nonbank. Tetapi, kemungkinan besar adalah dari bank. Nilainya masih dibicarakan dan belum final," katanya, di Jakarta, Senin (8/4/2019). 

 

Baca Juga: BUVA Segera Akuisisi Perusahaan Lifestyle, Ini Lho Ciri-Ciri Targetnya!

 

Menurut Hendy, dana yang diincar mencapai sekitar USD130 juta-USD140 juta atau Rp1,82 triliun-Rp1,96 triliun (kurs Rp14.000). Angka tersebut sudah termasuk pinjaman yang telah dimiliki perseroan. "Jadi bukan tambahannya segitu, tetapi itu termasuk pinjaman yang sudah ada sekarang. Yang existing sekitar Rp1,2 triliun (konsolidasian)," elasnya. 

 

Dana pinjaman tersebut akan dimanfaatkan perseroan untuk mempercepat proses penyelesaian beberapa proyek hotel dan ekspansi bisnis baru. "Alila SCBD ini sudah sebagian terselesaikan. Ekspansi kami juga bisa dalam bentuk ekspansi pada hotel yang sudah ada," ujarnya. 

 

Sementara itu, kata Hendry, ekspansi bisnis baru BUVA akan lebih mengarah pada upaya mengakuisisi. "Nanti pada saatnya kami sampaikan, karena saat ini masih negosiasi. Untuk pengembangan bisnis dan akuisisi ini membutuhkan dana maksimal Rp450 miliar," papar Hendry. 

 

Baca Juga: BUVA Tambahkan Rp20 Miliar Dana Pinjaman ke DMS

 

Lebih lanjut dia mengungkapkan, pada tahun ini BUVA menganggarakan belanja modal (capex) sebesar Rp400 miliar. "Tetapi, capex yang akan kami anggarkan ini tergantung dari realisasi financing saat ini. Jumlahnya sekitar Rp400 miliar," ucapnya. 

 

Sebelumnya, manajemen BUVA telah menyampaikan kepada PT Bursa Efek Indonesia (BEI) bahwa perseroan akan membeli sebagian saham perusahaan di bidang lifestyle dan entertainment yang diperkirakan terlaksana pada Semester I tahun 2019. Sedangkan, capex BUVA di 2019 direncanakan senilai Rp475 miliar.

Tag: PT Bukit Uluwatu Villa Tbk, Properti, Emiten

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Golden Tulip Holland Resort Batu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,880.41 3,841.09
British Pound GBP 1.00 18,536.70 18,346.04
China Yuan CNY 1.00 2,109.06 2,088.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,550.00 14,406.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,059.87 9,957.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,853.83 1,835.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.20 10,468.72
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,240.71 16,075.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,485.03 3,448.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,203.27 13,069.04

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10