Portal Berita Ekonomi Minggu, 31 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Perdana, BUMN Pelayaran Kapalkan Batu Bara Milik PLN

Perdana, BUMN Pelayaran Kapalkan Batu Bara Milik PLN
WE Online, Jakarta -

PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) atau Pelni melakukan pengapalan perdana batu bara milik PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) atau PLN yang dimuat dari Pelabuhan Sungai Puting, Kalimantan Selatan ke PLTU Indramayu, Jawa Barat, Sabtu lalu (6/4/2019). Pengangkutan batu bara tersebut menggunakan TB Oceanus 203 dan BG Oceanus 32 dengan kuantitas 7.500 ton.

Pengangkutan perdana batu bara PLN merupakan implementasi transformasi bisnis Pelni yang dicanangkan pada 2017 silam. Pengapalan perdana batu bara PLN dimulai setelah penandatangan nota kesepahaman (MoU) antara Pelni dan PLN pada Januari 2019 lalu.

Kepala Kesekretariatan Perusahaan Pelni, Yahya Kuncoro mengatakan, Pelni selama ini dikenal sebagai angkutan laut nasional yang melayani angkutan penumpang antarpulau. Secara bertahap, Pelni bertransformasi memasuki  bisnis angkutan barang yang diawali dengan pelaksanaan penugasan angkutan barang tol laut dari pemerintah pada 2015.

"Berawal dari tol laut,  Pelni siap mengangkut komoditas batu bara serta angkutan barang lain untuk kebutuhan proyek milik PLN," terang Yahya Kuncoro, Senin (8/4/2019).

Baca Juga: Naik Kapal Pelni Bisa Dapet Sembako Murah, Kok Bisa?

Pengangkutan batu bara PLN, lanjutnya, menjadi titik kebangkitan Pelni melayani angkutan barang curah. Titik kebangkitan angkutan barang curah diawali dengan penandatanganan MoU pengangkutan logistik yang dilakukan Direktur Pengadaan Strategis II PLN, Supangkat Iwan Santoso dan Direktur Usaha Angkutan Barang dan Tol Laut Pelni, Harry Boediarto (4/1/2019) di Kantor PLN, Jakarta.

Pengangkutan perdana batu bara PLN dari Pelabuhan Sungai Puting merupakan upaya Pelni bertransformasi dari angkutan penumpang sebagai angkutan penugasan dan angkutan barang sebagai angkutan non-public service obligation (PSO).

Dengan mengangkut barang milik perusahaan BUMN, Pelni berharap ke depan pendapatannya bukan hanya dari PSO, namun akan ada kontribusi dari non-PSO.

"Tanda tangan MoU yang ditindaklanjuti dengan angkutan perdana dari Tanjung Puting ke Indramayu menjadi momen penting transformasi bisnis dari angkutan penumpang ke angkutan barang," tambah Yahya.

Sebagai BUMN transportasi laut, pada awal berdiri Pelni menekuni bisnis angkutan barang. Seiring kebijakan pemerintah, dalam beberapa tahun Pelni fokus melayani angkutan penumpang antarpulau untuk menghubungkan Nusantara menyatukan Indonesia melalui angkutan penumpang yang merupakan angkutan penugasan, pelayanan publik dan dibiayai PSO.

Pelni siap mengangkut batu bara dan logistik lainnya. Ke depan, Pelni berharap dapat menjadi bagian dari proses bisnis PLN untuk memenuhi kebutuhan listrik di Tanah Air.

Baca Juga: 1.000 Ton Beras Diangkut Pelni, Penuhi Stok Pangan Daerah T3P

"Kami berharap sinergi Pelni dengan PLN ini dapat berkelanjutan untuk saling memenuhi kebutuhan dan mendapatkan manfaat bersama dalam sinergi BUMN," tukas Yahya.

Ke depan, Pelni akan mengoperasikan kapal Bulk Carrier yang dapat mengangkut batu bara dalam jumlah besar sekitar 20.000-30.000 ton. Pelni juga akan mengangkut muatan curah lainnya bekerja sama dengan Inalum, bahkan Pelni siap melayarkan kapalnya ke luar negeri.

Baca Juga

Tag: PT Pelayaran Nasional Indonesia (Persero) (Pelni), PT Perusahaan Listrik Negara (Persero) (PLN)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Nova Wahyudi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43