Portal Berita Ekonomi Senin, 18 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:35 WIB. World Digital Competitiveness Ranking - Singapura 2, Malaysia 26, Thailand 40, Filipina 55, Indonesia 56
  • 08:27 WIB. Global Innovation Ranking - Singapura 10, Malaysia 35, Vietnam 42, Thailand 43, Filipina 54, Brunei Darussalam 71, Indonesia 85, Kamboja 98
  • 08:17 WIB. Interbank Rate - Indonesia (5,50%), Vietnam (4,16%), Malaysia (3,40%), Singapura (1,77%), Thailand (1,38%)
  • 08:00 WIB. Cadangan Emas - Filipina (197,3 ton), Thailand (153,8 ton), Singapura (127,4 ton), Indonesia (78,5 ton), Malaysia (38,8 ton), Kamboja (12,4 ton), Myanmar (7,2 ton)

Omzet Anjlok, Pelaku Usaha Keluhkan Harga Tiket Tak Kunjung Turun

Omzet Anjlok, Pelaku Usaha Keluhkan Harga Tiket Tak Kunjung Turun - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Harga tiket pesawat yang cenderung masih mahal menyebabkan penurunan omzet pelaku usaha menengah khususnya yang bergerak di sektor pariwisata.

Ketua Umum CEO Business Forum (CBF) Indonesia, Jahja B Soenarjo, mengatakan para pengusaha merasakan dampak negatif langsung dari harga tiket pesawat yang cenderung mahal. Ia mencontohkan banyak pengusaha di sektor pariwisata yang mengandalkan kunjungan wisatawan lokal harus mengalami penurunan omzet karena konsumen memutuskan untuk menunda liburan.

"Saat ini biaya berwisata melonjak dan orang akan berpikir dua sampai tiga kali bila ingin berlibur jauh-jauh," katanya kepada Warta Ekonomi di Jakarta, Selasa (9/4/2019).

Baca Juga: Katanya, Bang Sandi Punya Solusi Agar Tiket Pesawat Murah

Jahja mengatakan para pelaku usaha yang tergabung di komunitas pengusaha CBF Indonesia juga merasakan dampak negatif karena kebutuhan transportasi udara melonjak. Padahal, CBF Indonesia tengah berupaya menggarap pertumbuhan ekonomi di kawasan Timur Indonesia. Namun, mereka terpaksa menghadapi kenaikan biaya operasional tim manajemen yang cukup tinggi. Ia menyebutkan harga tiket pesawat ke Indonesia timur lebih mahal dari Jakarta-Tokyo.

Beberapa pemain waralaba anggota CBF Indonesia yang sedang mengembangkan kawasan Timur seperti jaringan kuliner Bakmi Naga yang melakukan ekspansi hingga ke Merauke. Kemudian Royal Garden Spa juga membuka gerai ke-53 di Maluku Utara.

"Mereka sedang berekspansi menggarap peluang  hingga kawasan Timur, terganjallah oleh biaya transportasi. Survei saja sudah mahal," ujarnya.

Ia mengatakan aturan baru tarif tiket pesawat yakni Permenhub Nomor 20/2019 belum memberi pengaruh besar terhadap penurunan harga. Selain itu, ia mengharapkan ada kajian ulang terhadap aturan bagasai karena dirasakan masih agak memberatkan. Aturan bagasi berdampak terhadap wisatawan luar negeri karena biaya bagasi cukup mahal sementara layanan belum berubah menjadi lebih baik.

"Kami melihat masih mahal dan aturan tersebut (Permenhub Nomor 20/2019) belum berdampak," ujarnya.

Baca Juga: Harga Tiket Pesawat Melangit, Bisnis Hotel Membumi

Sebelumnya, Kementerian Perhubungan (Kemenhub) menetapkan tarif batas bawah maskapai penerbangan berjadwal kelas ekonomi menjadi paling rendah sebesar 35% dari tarif batas atas. Permenhub tersebut menggantikan Permen 14 Nomor 2016 di mana dalam Pasal 9 ayat 3 di ketentuan lama, batas bawah tarif batas bawah hanya sebesar 30 persen. Adapun kenaikan batas bawah menjadi 35 persen tersebut merupakan nominal yang diambil dari tarif batas atas.

Baca Juga

Tag: Pesawat, CEO Business Forum (CBF) Indonesia, Jahja B Soenarjo

Penulis: Cahyo Prayogo

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,770.39 3,732.68
British Pound GBP 1.00 18,217.14 18,034.47
China Yuan CNY 1.00 2,017.72 1,996.78
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,139.35 13,998.66
Dolar Australia AUD 1.00 9,604.86 9,506.49
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,805.75 1,787.60
Dolar Singapura SGD 1.00 10,391.23 10,282.55
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,592.88 15,432.12
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,408.72 3,372.36
Yen Jepang JPY 100.00 13,023.26 12,890.11

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6128.345 29.395 661
2 Agriculture 1385.589 -12.154 20
3 Mining 1478.551 26.308 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.622 15.563 76
5 Miscellanous Industry 1178.252 -5.733 50
6 Consumer Goods 2066.971 -6.238 54
7 Cons., Property & Real Estate 508.022 -0.825 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1141.280 5.153 75
9 Finance 1264.100 13.290 90
10 Trade & Service 786.548 -7.094 165
No Code Prev Close Change %
1 CITY 180 242 62 34.44
2 MPOW 182 244 62 34.07
3 SINI 476 595 119 25.00
4 BOSS 240 300 60 25.00
5 ESIP 276 344 68 24.64
6 POLA 900 1,100 200 22.22
7 NICK 276 334 58 21.01
8 BRAM 11,725 14,050 2,325 19.83
9 KICI 340 400 60 17.65
10 HRTA 292 340 48 16.44
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 496 372 -124 -25.00
2 DEAL 1,150 865 -285 -24.78
3 PURE 1,130 850 -280 -24.78
4 ENVY 2,750 2,070 -680 -24.73
5 JSKY 730 550 -180 -24.66
6 IRRA 590 450 -140 -23.73
7 ARMY 90 71 -19 -21.11
8 RIMO 67 55 -12 -17.91
9 FORZ 326 268 -58 -17.79
10 POSA 71 60 -11 -15.49
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 242 244 2 0.83
2 BBRI 3,940 4,090 150 3.81
3 MNCN 1,405 1,410 5 0.36
4 TCPI 4,490 4,780 290 6.46
5 PURE 1,130 850 -280 -24.78
6 PSAB 264 262 -2 -0.76
7 RIMO 67 55 -12 -17.91
8 BRPT 1,025 1,075 50 4.88
9 SLIS 5,350 5,100 -250 -4.67
10 SKYB 89 79 -10 -11.24