Portal Berita Ekonomi Selasa, 23 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 05:58 WIB. SBR006 - Hasil penjualan SBR006 lebih rendah daripada SBR005.
  • 05:57 WIB. BTN - BTN masuk Finraya melalui perusahaan modal ventura.
  • 05:56 WIB. Pendapatan Negara - Pertumbuhan pendapatan negara melambat di Kuartal I 2019.
  • 05:56 WIB. HIN - Hotel Indonesia Natour mencatatkan pendapatan Rp157 miliar di kuartal I-2019.
  • 05:55 WIB. Investree - Hingga Maret 2019, Investree salurkan pinjaman Rp1,96 triliun.
  • 23:43 WIB. Go-Jek - Go-Jek rilis dua fitur baru di aplikasi: Go-Mall dan Go-News.
  • 23:41 WIB. Mbiz - Mbiz hadirkan Mbizmarket bidik pasar UMKM.
  • 22:01 WIB. Oppo - Oppo F11 Pro edisi Avengers rilis di Indonesia pada 24 April.
  • 21:55 WIB. Grab - Di kuartal II tahun ini, Grab berencana lakukan otomatisasi mitra perempuan dengan penumpang perempuan.
  • 21:52 WIB. Realme - Realme Pro 3 seharga Rp2 jutaan pakai Snapdragon 710.
  • 21:51 WIB. LG - Ponsel LG X4 tawarkan audio oke dan tahan banting.
  • 21:50 WIB. Leica - Iklan Leica kena sensor di China.
  • 21:49 WIB. Twitter - Twitter bercita-cita jadi platform percakapan sehat.
  • 21:48 WIB. Asus - Asus Zenfone Live L2 resmi mendarat di Indonesia, harganya Rp1,199 juta.
  • 21:45 WIB. Rio Hariyanto - Mantan pembalap F1, Rio Hariyanto beli Toyota C-HR Hybrid secara tunai.

Wow, Minat Investor Terhadap Investasi Berikan Dampak Positif Hingga US$26 Triliun!

Wow, Minat Investor Terhadap Investasi Berikan Dampak Positif Hingga US$26 Triliun! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menurut laporan yang baru dikeluarkan oleh Intenational Finance Corporation (IFC), bagian dari Grup Bank Dunia, minat investor terhadap Impact Investing atau investasi yang memberikan dampak sosial positif disamping keuntungan finansial yang kuat (Investasi Berdampak) mencapai US$26 triliun. Terdapat potensi dana hingga $268 triliun dari berbagai aset keuangan institusi dan rumah tangga dari seluruh dunia yang dapat disalurkan untuk investasi ini.

Laporan yang berjudul Creating Impact: The Promise of Impact Investing itu juga menyatakan, jika 10% dari potensi dana ini disalurkan untuk investasi yang berfokus pada perbaikan kondisi sosial dan lingkungan, maka akan tersedia pendanaan untuk mencapai tujuan pembangunan yang berkelanjutan (Sustainable Development Goals) yang pada saat yang bersamaan juga memfasilitasi kondisi rendah karbon di masa depan.

Tumbuhnya permintaan Investasi Berdampak, sebagian merupakan refleksi dari perubahan kondisi demografi. Menurut Accenture, di Amerika bagian utara saja terdapat paling tidak US$30 triliun kekayaan yang akan di transfer dalam beberapa dekade mendatang dari generasi Baby Boomers ke generasi X dan millennial. Investor generasi muda semakin cenderung memilih strategi investasi berlatar sosial dan lingkungan, dan mau berinvestasi dalam nilai yang besar.

“Semakin banyak investor, termasuk generasi muda, yang menginginkan agar investasi mereka disalurkan ke dalam pendanaan yang memiliki dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan. Kami memiliki peluang historis untuk menumbuhkan pasar ini dan ini merupakan berita baik bagi planet dan berbagai komunitas di seluruh dunia,” ujar CEO IFC, Philippe Le Houérou.

Baca Juga: Investasi di Jabar Capai Angka Ratusan Triliun, Gimana Tuh Strategi Kang Emil?

Di pasar saham dan obligasi, laporan memperkirakan bahwa minat investor dapat mencapai US$21 triliun. Selain itu, terdapat tambahan $5 triliun yang dapat berasal dari perusahaan investasi (Private Equity), hutang non pemerintah dan modal ventura. Realisasi dari potensi ini akan tergantung pada tersedianya peluang dan kendaraan investasi yang memungkinkan investor untuk memperoleh dampak serta keuntungan finansial, secara berkelanjutan.

IFC sendiri merupakan salah satu investor terlama dan terbesar dalam hal Investasi Berdampak, yang menunjukkan bahwa melakukan investasi yang memiliki dampak pembangunan yang signifikan dan pada saat yang bersamaan menghasilkan keuntungan finansial yang kuat, adalah suatu hal yang dapat dilaksanakan.

Secara rata-rata, tingkat pengembalian riil investasi ekuitas IFC, sebanding dengan tingkat pengembalian pada indeks MSCI bagi pasar negara berkembang dari tahun 1988 hingga 2016.

Sepanjang sejarahnya, IFC telah memobilisasi investor yang memiliki pemikiran yang serupa untuk berkolaborasi dalam merubah tataran investasi. Pada tahun 2003, IFC telah membantu perbankan internasional untuk mendirikan prinsip ekuator (Equator Principles), yang kemudian menjadi tolak ukur global yang paling teruji dan terimplementasikan bagi pembiayaan proyek berkelanjutan di negara berkembang.

Baru-baru ini, IFC berkolaborasi dengan institusi keuangan lainnya telah mengenalkan satu set Prinsip-prinsip Operasi untuk Manajemen Dampak (Operating Principles for Impact Management), sebuah standar pasar yang dapat membantu mencapai tingkat disiplin dan transparansi yang sama dengan Prinsip Ekuator pada pembiayaan proyek.

Tag: Investasi, International Finance Corporation (IFC)

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Kumairoh

Foto: Unsplash/rawpixel

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,767.34 3,729.10
British Pound GBP 1.00 18,352.50 18,169.21
China Yuan CNY 1.00 2,107.26 2,086.37
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,126.00 13,986.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,088.79 9,987.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.52 1,782.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,418.17 10,313.40
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,876.21 15,717.47
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.20 3,378.26
Yen Jepang JPY 100.00 12,620.39 12,490.85

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6414.743 -92.478 632
2 Agriculture 1465.003 -23.397 21
3 Mining 1781.165 -2.123 47
4 Basic Industry and Chemicals 831.329 -16.797 71
5 Miscellanous Industry 1307.550 -48.206 46
6 Consumer Goods 2475.827 -70.443 52
7 Cons., Property & Real Estate 491.877 -6.552 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1148.843 -15.603 73
9 Finance 1300.817 -9.558 91
10 Trade & Service 809.674 -1.726 156
No Code Prev Close Change %
1 JAYA 134 168 34 25.37
2 HRME 374 466 92 24.60
3 ESTI 94 109 15 15.96
4 RAJA 262 302 40 15.27
5 MDLN 260 286 26 10.00
6 IKBI 254 278 24 9.45
7 CSAP 585 640 55 9.40
8 LUCK 780 840 60 7.69
9 VOKS 260 280 20 7.69
10 FREN 290 312 22 7.59
No Code Prev Close Change %
1 KIOS 1,100 930 -170 -15.45
2 MAYA 8,100 7,000 -1,100 -13.58
3 IIKP 144 125 -19 -13.19
4 PTIS 306 266 -40 -13.07
5 AHAP 69 61 -8 -11.59
6 ABBA 163 147 -16 -9.82
7 LMPI 155 140 -15 -9.68
8 BMSR 138 125 -13 -9.42
9 INTD 166 151 -15 -9.04
10 JSKY 1,185 1,080 -105 -8.86
No Code Prev Close Change %
1 HMSP 3,630 3,440 -190 -5.23
2 MABA 55 52 -3 -5.45
3 JAYA 134 168 34 25.37
4 FREN 290 312 22 7.59
5 BBRI 4,460 4,440 -20 -0.45
6 CPRI 177 168 -9 -5.08
7 TLKM 3,860 3,780 -80 -2.07
8 BBCA 28,125 28,125 0 0.00
9 ANTM 885 855 -30 -3.39
10 WIKA 2,420 2,380 -40 -1.65