Portal Berita Ekonomi Minggu, 19 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:43 WIB. Ekspor - Gema Grahasara bidik peluang segmen ekspor. 
  • 21:42 WIB. Batubara - United Tractors targetkan kenaikan produksi batubara di tahun 2019.
  • 21:42 WIB. Debit - Saat lebaran, transaksi kartu debit diprediksi akan meningkat.
  • 21:41 WIB. Saham - Warren Buffet kuasai US$861 juta saham Amazon.
  • 21:40 WIB. Subsidi - Realisasi subsidi April 2019 turun 13,70% menjadi Rp37,95 triliun. 
  • 19:14 WIB. Kebakaran - Kebakaran Plaza Kalibata sudah dalam penanganan petugas. 
  • 19:13 WIB. Industri - Industri makanan dan minuman siap saji tetap ekpansif di tahun 2019. 
  • 19:12 WIB. Akuntansi - Radana Finance siap implementasikan standar akuntansi PSAK 71.
  • 19:12 WIB. Alumunium - Harga alumunium berpotensi menguat di tengah polemik perang dagang. 
  • 17:23 WIB. Infrastruktur - Menhub cek kesiapan penerapan one way dari Cikarang hingga Brebes. 
  • 17:21 WIB. Finansial - BCA naikkan pencadangan pembiayaan BCA Finance 1,7%.
  • 17:21 WIB. Batubara - PTBA jual batubara kalori tinggi 526.000 ton hingga April 2019.
  • 17:20 WIB. Pajak - Sri Mulyani: Gerakan boikot bayar banyak penolakan.
  • 17:18 WIB. Hijab - Produsen hijab Marbi rilis produk hijab anti tembem baru.

Wiranto: Pemilu Kita Memasuki Zona Bahaya

Wiranto: Pemilu Kita Memasuki Zona Bahaya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Menko Polhukam Wiranto mengatakan bahwa saat ini suasana hati masyarakat sedang "panas" akibat dari mendekatnya pilpres dan pileg yang akan diadakan pada 17 April ini.

"Suasana pemilu kita memasuki zona berbahaya, namun belum memasuki zona krisis," ujarnya di hadapan para pemimpin redaksi dan wartawan dari berbagai media, termasuk Warta Ekonomi, pada Selasa (9 April) siang.

Wiranto mengatakan bahwa pihaknya mengimbau media massa agar membantu mendinginkan suasana.

"Jangan sampai Indonesia yang sudah susah payah kita bangun ini nanti malah menghadapi masalah," tegasnya.

Baca Juga: Bahaya! Hoaks dengan Unsur Delegitimasi Pemilu Bahaya

Saya yakin, ujar Wiranto, Indonesia pada 2045 akan mencapai empat besar perekonomian terbesar di dunia sebagaimana banyak diramalkan konsultan bisnis internasional PwC.

"Kalau kita mengikuti road map revolution 4.0, kita pasti berhasil mencapainya," tegas Wiranto.

Menurut Wiranto, saat ini pihaknya sedang mengoordinasikan pihak-pihak terkait agar suasana pilpres dan pileg berjalan dengan kondusif. Karena pihaknya akan mendekati secara personal kedua cawapres agar bisa menahan ego masing-masing dan mengarahkan debat capres terakhir mampu mendinginkan suasana.

"Saya yakin bisa. Yang satu bos saya sekarang (Jokowi), yang satu lagi mantan anak buah (Prabowo) he-he," candanya.

Di samping itu, pihaknya juga akan terus mengoptimalkan sosialisasi pilpres dan pileg karena baru 60% dari 192 juta pemilih yang tahu betul bahwa pilpres dan pileg akan berlangsung pada 17 April.

Baca Juga: Tokoh Politik Gunakan Simbol Agama di Pemilu 2019

"Sedangkan 40% lagi perlu sosialisasi yang lebih kuat agar mengetahuinya secara pasti," tambahnya.

Dalam kesempatan yang sama, Sekjen Kemenkominfo Nike Widiastuti mengatakan bahwa jumlah hoaks terus meningkat. Berdasarkan data-data Kemenkominfo, jumlah hoaks setiap bulan meningkat, yakni Agustus 2018 (25 hoaks), September 2018 (27 hoaks), Oktober 2018 (53 hoaks), November 2018 (63 hoaks), Desember 2018 (75 hoaks), Januari 2019 (175 hoaks), dan Februari 2109 (353 hoaks).

"Terlihat bahwa menjelang pilpres dan pileg, jumlah hoaks terus meningkat," ujar Niken. Karena itu, lanjut Niken, pihaknya meminta agar media mainstream membantu memerahi hoaks.

Tag: Pemilu 2019, Pilpres 2019, Wiranto, Hoax

Penulis: Muhamad Ihsan

Editor: Rosmayanti

Foto: Muhamad Ihsan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10