Portal Berita Ekonomi Rabu, 13 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:31 WIB. Valas - Dollar melemah 0,01% terhadap Poundsterling pada level 1,2846 USD/Pound
  • 13:30 WIB. Valas - Dollar melemah 0,03% terhadap Euro pada level 1,1012 USD/Euro
  • 13:29 WIB. Valas - Dollar menguat 0,05% terhadap Yen pada level 109,06 Yen/USD
  • 13:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.462 USD/troy ounce
  • 13:28 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 61,74 USD/barel
  • 13:17 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 56,55 USD/barel
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG melemah -0,33% di akhir sesi I.

Gencar Cari Cadangan Migas Baru, Pertamina Sudah Tuai Hasil di Triwulan I

Gencar Cari Cadangan Migas Baru, Pertamina Sudah Tuai Hasil di Triwulan I - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Pertamina (Persero) terus memperkuat bisnis hulu dengan melakukan pendekatan yang tidak biasa untuk meningkatkan cadangan dan produksi migas perusahaan. Salah satunya adalah program pengeboran dua kali lipat dari tahun lalu sejumlah 346 sumur.

Direktur Hulu Pertamina, Dharmawan H Samsu menjelaskan, Pertamina melalui anak usaha sektor hulu bergerak secara progresif untuk menemukan cadangan baru, baik di dalam wilayah kerja maupun melalui upaya new venture yang difokuskan pada lima area eksplorasi baru. Salah satunya, membuka akses wilayah kerja baru Maratua di wilayah Kalimantan Utara.

"Untuk eksplorasi lapangan baru, kami memiliki komitmen pasti investasi. Perseroan menyediakan dana investasi lebih dari US$200 juta untuk program seismik. Operasi pengembangan lapangan dilakukan untuk memastikan cadangan yang ditemukan bisa berubah menjadi produksi, yang belum terbukti menjadi terbukti. Cadangan yang belum dibor, akan dibor untuk membuktikan adanya cadangan migas," jelasnya, Rabu (10/4/2019).

Dharmawan menambahkan, tahun ini dari total sumur yang menjadi prioritas, terdapat 27 sumur eksplorasi di wilayah kerja existing dan 319 sumur eksploitasi. Pengeboran sumur tersebut akan menerapkan teknik nontradisional.

Baca Juga: Pertamina EP Temukan Cadangan Gas di Sulawesi Tengah

Upaya konsisten tersebut mulai membuahkan hasil. Pada triwulan pertama 2019 Pertamina mencatat kinerja eksplorasi yang menggembirakan. Anak perusahaan PT Pertamina Hulu Energi, Badan Operasi Bersama PT Bumi Siak Pusako-Pertamina Hulu (BOB PT BSP-Pertamina Hulu) berhasil menemukan cadangan minyak dari sumur Benewangi #J-01. 

Tajak sumur yang selesai pada awal 2019 ini dengan rate 540 barel minyak per hari.  Khusus untuk pengembangan Benewangi, tambah Dharmawan, Pertamina Hulu Energi mengidentifikasi beberapa prospektif basement play di wilayah kerja sekitarnya dengan perkiraan prospective resources sekitar 500 MMBO. Prospek ini mempunyai petroleum system yang sejenis dengan Benewangi.

Selanjutnya, pada Februari 2019, PT Pertamina EP juga menemukan cadangan migas dari sumur Randuwangi di Subang, Jawa Barat, yang diperkirakan sebesar 15 MMBOE. Pada kuartal ini Pertamina EP juga menemukan cadangan gas dan kondensat di area Pertamina EP Asset 4 di Kecamatan Toili, Kabupaten Banggai, Sulawesi Tengah.

Menurut Dharmawan, penemuan sumur eksplorasi Morea-001 ini merupakan kelanjutan dari penemuan cadangan dari pemboran eksplorasi tahun lalu di struktur Wolai dengan contingent resources sekitar 250 miliar kaki kubik gas (BCFG) plus beberapa juta barel minyak (MMBO).

Penemuan cadangan migas baru struktur Wolai tahun lalu dan dari struktur Morea saat ini, akan menambah keyakinan Pertamina dalam kegiatan eksplorasi baik seismik maupun pemboran, serta mengakselerasi dan sinergi program enhanced oil recovery (EOR) demi menambah cadangan migas.

"Kami akan terus melaksanakan kegiatan eksplorasi hulu migas. Tahun ini kami mentargetkan untuk dapat menyelesaikan survei seimik 2D sebanyak 31.000 km di daerah frontier Indonesia, dan mulai menyiapkan survei seismik 3D di WK eksplorasi Maratua. Hal ini bertujuan untuk mendukung program pemerintah dalam meningkatkan cadangan migas dan menjaga keberlanjutan produksi nasional sekaligus ketahanan energi nasional," pungkas Dharmawan.

Baca Juga: Konsumsi Avtur Turun, Kenapa Pertamina Malah Tambah Depot di Kepulauan Nias?

Baca Juga

Tag: PT Pertamina (Persero), Migas

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Reuters/Fabian Bimmer

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,773.88 3,736.13
British Pound GBP 1.00 18,188.68 17,999.29
China Yuan CNY 1.00 2,015.12 1,994.84
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,152.41 14,011.59
Dolar Australia AUD 1.00 9,674.59 9,576.92
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.38
Dolar Singapura SGD 1.00 10,385.57 10,276.95
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,583.22 15,426.76
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,410.22 3,373.85
Yen Jepang JPY 100.00 12,986.25 12,853.49

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6180.992 32.252 660
2 Agriculture 1413.917 -1.493 20
3 Mining 1501.495 20.147 49
4 Basic Industry and Chemicals 949.967 8.159 75
5 Miscellanous Industry 1202.563 18.307 50
6 Consumer Goods 2087.173 16.534 54
7 Cons., Property & Real Estate 510.695 1.720 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1165.318 18.682 75
9 Finance 1264.361 -3.201 90
10 Trade & Service 807.538 2.872 165
No Code Prev Close Change %
1 MTWI 60 81 21 35.00
2 VINS 100 135 35 35.00
3 KARW 66 89 23 34.85
4 EAST 81 109 28 34.57
5 SKYB 79 106 27 34.18
6 ETWA 71 95 24 33.80
7 ANDI 171 226 55 32.16
8 BAJA 63 81 18 28.57
9 SINI 246 306 60 24.39
10 RELI 150 180 30 20.00
No Code Prev Close Change %
1 ARTO 2,310 1,735 -575 -24.89
2 DFAM 825 620 -205 -24.85
3 FORZ 510 384 -126 -24.71
4 TGRA 555 418 -137 -24.68
5 LUCK 710 535 -175 -24.65
6 POLA 955 730 -225 -23.56
7 BOSS 298 230 -68 -22.82
8 DEAL 1,880 1,480 -400 -21.28
9 ARTA 410 336 -74 -18.05
10 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 250 248 -2 -0.80
2 IRRA 830 800 -30 -3.61
3 PURE 1,200 1,215 15 1.25
4 ENVY 3,000 2,610 -390 -13.00
5 BBRI 4,000 4,000 0 0.00
6 JSKY 785 790 5 0.64
7 PTBA 2,600 2,620 20 0.77
8 TLKM 4,100 4,180 80 1.95
9 ANDI 171 226 55 32.16
10 ANTM 830 820 -10 -1.20