Portal Berita Ekonomi Kamis, 25 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:11 WIB. Geo Dipa - Pembangunan PLTP Dieng dan Patuha menelan investasi US$300 juta.
  • 15:10 WIB. PLTP - Sri Mulyani memastikan proyek PLTP Unit 2 Dieng bebas korupsi.
  • 15:09 WIB. K3 - Menteri ESDM: industri migas dan pertambangan membutuhkan implementasi K3 secara menyeluruh.
  • 15:08 WIB. Geothermal - Sri Mulyani menyontek Islandia soal pemanfaatan Geothermal.
  • 15:07 WIB. Milenial - Menteri ESDM cemas milenial tak lagi tertarik ke industri energi.
  • 15:06 WIB. Minyak - Harga minyak mentah dunia merosot dihantam peningkatan pasokan AS.
  • 15:06 WIB. Sutra - Menko Luhut menyebutkan proyek Jalur Sutra modern menggunakan skema B to B.
  • 15:05 WIB. Go-Pay - Go-Pay kembangkan donasi digital di Jawa Tengah.
  • 15:04 WIB. Wisata - Labuan Bajo dikembangkan sebagai destinasi wisata berkelanjutan.
  • 15:03 WIB. KPBU - PUPR mendorong KPBU mencapai 10 juta sambungan air minum baru.
  • 15:03 WIB. Vial - Data Kemenperin menyebutkan konsumsi produk vial di dalam negeri 500 juta pcs per tahun.
  • 15:02 WIB. Ampul - Data Kemenperin menyebutkan konsumsi produk ampul di dalam negeri 700 juta pcs per tahun.
  • 15:00 WIB. Ekspor - Kemenperin menargetkan ekspor kerajinan Indonesia naik 9% di 2019.
  • 15:00 WIB. Hotel - Hotel Prime Park menargetkan tingkat okupansi di 2019 sebesar 70%.
  • 14:59 WIB. Ekspor - Menteri PUPR mendukung Wikon ekspor jembatan girder baja ke Filipina.

Keren! PP Presisi Naikkan Target Laba dan Mau Lakukan Aksi Korporasi

Keren! PP Presisi Naikkan Target Laba dan Mau Lakukan Aksi Korporasi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT PP Presisi Tbk (PPRE) percaya jika sektor konstruksi di tanah air masih memiliki potensi yang besar untuk tumbuh. Pada tahun ini perseroan pun menaikan target perolehan laba bersih menjadi sebesar Rp600 miliar dari sebelumnya senilai Rp500 miliar.

 

Direktur Keuangan PPRE, Benny Pidakso, target perolehan laba bersih tersebut akan didukung oleh optimisme perseroan yang bisa meraih pendapatan serta kontrak baru yang akan sama-sama mencapai sebesar Rp5 triliun-Rp6 triliun di akhir tahun ini. 

 

"Target laba 2019, jadi kita sudah sepakat dengan induk melalui strategi peningkatan feeding segmen pasar dan sebagainya, kita optimasi laba bersih di Rp600 miliar jadi peningkatan cukup besar dibanding 2018. Pendapatan di angka Rp5-6 triliun. Rasio laba bersih 10%,” katanya di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

 

Baca Juga: Kabar Gembira! PP Presisi Bagikan Dana Hampir Seratus Miliar ke Pemegang Saham

 

Dimana, dari target kontrak baru di 2019 yang sekitar Rp5 triliun-Rp6 triliun perseroan pada kuartal pertama tahun ini sudah mengantongi sekitar 28% atau Rp1,6 triliun. "Kontribusi terbesar untuk Tol Indrapura-Kisaran sebesar Rp1,1 triliun," ucapnya. 

 

Bennny menyebutkan bila untuk mendukung target tersebut, PPRO bakal menganggarkan belanja modal (capex) Rp1 triliun. "Penggunaan capex akan lebih besar untuk penyediaan alat berat dan akuisisi perusahaan yang diperkirakan selesai pada semester pertama tahun ini," jelasnya.

 

Adapun, sumber pendanaan capex berasal dari kas internal dan pinjaman perbankan. Namun, Perseroan pun membuka peluang untuk melakukan aksi korporasi dengan menerbitkan obligasi atau medium term notes (MTN) senilai Rp500 miiiar. "Untuk penerbitan obligasi atau MTN (medium term note) akan kami jajaki pada semester kedua, itu pun kalau kami perlukan," terang Benny. 

 

Baca Juga: Simak, Begini Strategi PP Presisi di Tahun Politik

 

Benny mengungkapkan, jika melihat tingkat suku bunga pinjaman perbankan yang masih kompetitif, maka PPRO memandang bahwa pernerbitan obligasi masih terlalu mahal. "Kami akan mengoptimalkan dana di kas yang ada dan pinjaman bank," ungkapnya. 

 

 

 

Tag: PT PP Presisi Tbk (PP Presisi), Emiten

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6447.885 -14.937 632
2 Agriculture 1442.951 -28.467 21
3 Mining 1811.281 -5.209 47
4 Basic Industry and Chemicals 822.905 -12.606 71
5 Miscellanous Industry 1326.618 -0.874 46
6 Consumer Goods 2506.178 -0.702 52
7 Cons., Property & Real Estate 493.676 2.433 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1162.416 -0.583 73
9 Finance 1299.327 -4.382 91
10 Trade & Service 818.653 3.375 156
No Code Prev Close Change %
1 CAKK 113 141 28 24.78
2 OASA 300 374 74 24.67
3 MBSS 600 705 105 17.50
4 WIIM 256 300 44 17.19
5 KONI 272 318 46 16.91
6 MKPI 15,000 17,175 2,175 14.50
7 FAST 2,100 2,400 300 14.29
8 HDFA 142 162 20 14.08
9 ARTA 406 458 52 12.81
10 MTPS 920 1,035 115 12.50
No Code Prev Close Change %
1 HRME 580 460 -120 -20.69
2 CNTX 570 454 -116 -20.35
3 CPRI 131 112 -19 -14.50
4 ALKA 390 340 -50 -12.82
5 TRIO 121 108 -13 -10.74
6 BUVA 124 111 -13 -10.48
7 LMSH 620 555 -65 -10.48
8 TMPO 178 160 -18 -10.11
9 GSMF 123 111 -12 -9.76
10 MYTX 83 75 -8 -9.64
No Code Prev Close Change %
1 CPRI 131 112 -19 -14.50
2 JPFA 1,765 1,675 -90 -5.10
3 CAKK 113 141 28 24.78
4 ERAA 1,585 1,655 70 4.42
5 SWAT 118 124 6 5.08
6 CPIN 6,050 5,625 -425 -7.02
7 TLKM 3,850 3,840 -10 -0.26
8 APII 184 185 1 0.54
9 ACES 1,625 1,630 5 0.31
10 BBRI 4,430 4,400 -30 -0.68