Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:55 WIB. RNI - RNI siap memanfaatkan peluang di Aerocity Kertajati, Majalengka.
  • 16:55 WIB. AP II - AP II segera merealisasikan penyertaan modal di PT BIJB.
  • 16:54 WIB. BPJS Kesehatan - BJPS Kesehatan Palembang membayar tagihan jatuh tempo senilai Rp266,95 miliar.
  • 16:53 WIB. Tol - Pemprov Jateng menerima usulan kepala daerah soal tol Solo-Cilacap.
  • 15:29 WIB. RNI - RNI menunda program revitalisasi pabrik gula di Jabar.
  • 15:28 WIB. JSMR - Jasa Marga memastikan pembangunan tol Pandaan-Malang nyaris rampung tahun ini.

Di Hadapan Mahasiswa Indonesia di New York, Menkeu Sampaikan Pentingnya Aset Finansial

Di Hadapan Mahasiswa Indonesia di New York, Menkeu Sampaikan Pentingnya Aset Finansial - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kondisi terkini perekonomian Indonesia, outlook ekonomi, dan bagaimana pemerintah menyikapi berbagai perkembangan menjadi topik yang dibahas dalam pertemuan Menteri Keuangan (Menkeu) Sri Mulyani Indrawati dengan sekitar 150 mahasiswa Indonesia di Amerika Serikat (Permias), Selasa (9/4/2019), di Columbia University, New York.

"Dalam beberapa tahun terakhir kondisi ekonomi kita sudah jauh lebih baik, dan lebih berdaya tahan dari 2013 (saat terjadi taper tantrum). Dibandingkan empat fragile country lain, Indonesia menjadi salah satu yang paling berdaya tahan di dunia," ujar Sri Mulyani dalam keterangannya di Jakarta.

Meskipun perekonomian semakin membaik, namun Menkeu menyampaikan bahwa persentase penghasilan ditabung masih tergolong rendah.

Baca Juga: Nabung Pakai Cara Miliarder Ini, Finansial Aman Kapten!

"Saving rate di indonesia masih sekitar 30-33%. Kondisi ini masih di bawah sejumlah negara besar seperti China, meskipun lebih baik dibandingkan dengan negara-negara di Amerika Latin," lanjut Menkeu.

Salah satu tantangan rendahnya saving rate di Indonesia karena tidak dialokasikan ke aset finansial , tapi ke aset fisik seperti tanah sehingga lebih sulit untuk dimanfaatkan bagi pendanaan investasi seperti infrastruktur.

Padahal, creative financing dengan pendanaan bukan hanya dari APBN sangatlah penting. Dalam rangka meningkatkan pertumbuhan PDB dalam jangka panjang, Indonesia perlu meningkatkan kebijakan industrialisasi dan sektor jasa.

Menkeu menyampaikan kuliah umum yang merupakan kelanjutan dari Indonesian Speaker Series. Kegiatan ini adalah program unggulan Permias NYC, di mana pemimpin, baik dari sektor publik, sosial, maupun bisnis bertemu dengan mahasiswa dan pekerja Indonesia di New York untuk berbagi ilmu, pengalaman, dan berdiskusi mengenai isu-isu terkini di Tanah Air.

Melalui Indonesian Speaker Series ini, diharapkan mahasiswa dan komunitas Indonesia di New York dapat semakin peka dan cerdas dalam menyikapi berbagai isu nasional serta dapat menyumbangkan ide bagi kemajuan negara dan bangsa.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Membaik Karena Jokowi, Misbakhun: Cuma Kalah Sama China dan India

Tag: finansial, Sri Mulyani Indrawati

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Wahyu Putro A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10