Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 04:15 WIB. Persentase Pengguna Layanan Seluler - Filipina 159%, Jepang 151%, Vietnam 150%, Singapura 147%, Thailand 134%, Brunei 130%, Kamboja 128%, Malaysia 127%, Indonesia 124%, Korea Selatan 118%, China 112%, India 78%
  • 04:11 WIB. Penetrasi Pengguna Media Sosial - Brunei 94%, Korea Selatan 87%, Malaysia 81%, Singapura 79%, Thailand 75%, China 72%, Vietnam 67%, Filipina 67, Jepang 65%, Indonesia 59%, Kamboja 58%, India 29%
  • 04:06 WIB. Penetrasi Pengguna Internet - Korea Selatan 96%, Brunei 95%, Jepang 92%, Singapura 88%, Malaysia 83% , Thailand 75%, Vietnam 70%, Filipina 67%, Indonesia 64%, China 59%, Kamboja 58%, India 50%

Bagaimana Dunia Internasional Mau Hargai Indonesia Kalau Nyawa Tak Dihargai Di Sini

Bagaimana Dunia Internasional Mau Hargai Indonesia Kalau Nyawa Tak Dihargai Di Sini - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Direktur Eksekutif Amnesty lnternational lndonesia Usman Hamid mengatakan sebanyak 48 narapidana divonis mati pada 2018 di Indonesia.

"Dalam laporan global terbarunya, Amnesty International mencatat setidaknya terdapat 308 orang narapidana mati hingga akhir 2018: 48 vonis mati pada tahun 2018, 39 diantaranya untuk kejahatan narkoba – 15 di antaranya adalah WNA; delapan pembunuhan dan satu terorisme," ujar Usman di Jakarta, Rabu (10/4/2019).

Baca Juga: Ketua DPR Apresiasi Keberhasilan KBRI Kuala Lumpur Bebaskan WNI dari Hukuman Mati

Sebagai perbandingan, lanjut Usman, pada tahun sebelumnya 47 vonis mati baru dijatuhkan untuk terpidana di Indonesia, 33 vonis untuk kasus narkoba dan 14 untuk kasus pembunuhan. Sepuluh di antaranya dikenakan pada warga negara asing.

Ini berarti walaupun terdapat sedikit penurunan jumlah vonis mati dan juga walaupun terdapat moratorium eksekusi, hukuman mati tetap dijatuhkan oleh sistem peradilan terutama karena tersedianya pasal-pasal hukuman mati di peraturan perundang-undangan. Hal ini menggarisbawahi pentingnya perubahan perundang-undangan, dimana bolanya ada di DPR.

Selain itu, ia mengatakan penjatuhan vonis mati pada warga negara asing juga dapat berpotensi menimbulkan masalah diplomatik, dari mulai sulitnya membebaskan warga negara Indonesia yang saat ini menghadapi tuntutan dan vonis hukuman mati, hingga tuduhan bahwa Indonesia menerapkan standar ganda.

Amnesty International juga mencatat setidaknya ada dua warga negara Indonesia di luar negeri yang dieksekusi mati pada tahun 2018. Mereka adalah Muhammad Zaini Misrin dan Tuti Tursilawati. Keduanya dieksekusi mati oleh pemerintah Arab Saudi dan mendapat penolakan keras dari masyarakat sipil Indonesia.

Menghapuskan hukuman mati bisa mempermudah upaya diplomasi Indonesia di forum internasional untuk menyelamatkan kurang lebih 188 warga negara Indonesia yang saat ini menjadi terpidana mati di luar negeri.

"Bagaimana Indonesia dapat meyakinkan negara lain untuk mengampuni warganya agar bebas dari jeratan hukuman mati di luar negeri jika masih memiliki peraturan perundang-undangan yang menjadi dasar peradilan untuk mempraktikkan hukuman yang tidak manusiawi ini di dalam negerinya sendiri?," ujar Usman Hamid.

Baca Juga

Tag: Amnesty International Indonesia, Usman Hamid

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Bambang Ismoyo

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,672.99 3,636.25
British Pound GBP 1.00 17,974.32 17,794.11
China Yuan CNY 1.00 1,972.30 1,952.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,775.54 13,638.47
Dolar Australia AUD 1.00 9,266.81 9,167.78
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,773.42 1,755.70
Dolar Singapura SGD 1.00 9,911.89 9,811.85
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,929.93 14,775.92
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,326.62 3,290.34
Yen Jepang JPY 100.00 12,544.89 12,416.67
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5866.945 -5.009 681
2 Agriculture 1294.134 3.031 22
3 Mining 1409.857 -4.102 49
4 Basic Industry and Chemicals 856.342 8.745 77
5 Miscellanous Industry 1076.191 18.011 51
6 Consumer Goods 1907.566 5.773 57
7 Cons., Property & Real Estate 446.979 0.602 87
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.886 -16.706 78
9 Finance 1339.237 -7.480 92
10 Trade & Service 704.406 4.980 168
No Code Prev Close Change %
1 DADA 102 173 71 69.61
2 AYLS 228 284 56 24.56
3 STTP 4,690 5,800 1,110 23.67
4 PAMG 114 140 26 22.81
5 DNAR 135 165 30 22.22
6 SOSS 304 370 66 21.71
7 PRIM 274 326 52 18.98
8 DWGL 169 199 30 17.75
9 FITT 68 79 11 16.18
10 MLIA 500 575 75 15.00
No Code Prev Close Change %
1 MINA 218 164 -54 -24.77
2 SSTM 500 382 -118 -23.60
3 GLOB 358 274 -84 -23.46
4 LUCK 715 570 -145 -20.28
5 ERTX 138 111 -27 -19.57
6 TAMU 198 165 -33 -16.67
7 POLA 65 55 -10 -15.38
8 TOPS 101 86 -15 -14.85
9 PURE 151 131 -20 -13.25
10 INDO 130 114 -16 -12.31
No Code Prev Close Change %
1 LUCK 715 570 -145 -20.28
2 TOWR 890 885 -5 -0.56
3 MNCN 1,490 1,505 15 1.01
4 TLKM 3,730 3,640 -90 -2.41
5 PURA 226 226 0 0.00
6 TCPI 6,450 6,450 0 0.00
7 BBCA 33,950 33,400 -550 -1.62
8 SMBR 288 310 22 7.64
9 ASII 5,950 6,100 150 2.52
10 BBRI 4,570 4,550 -20 -0.44