Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 06:35 WIB. Inalum - Inalum masih membutuhkan dana jumbo untuk proyek penghiliran.
  • 06:31 WIB. BNI - BNI akan menaikkan tingkat bunga kredit sebesar 50-55 bps.
  • 06:30 WIB. BNI - BNI mencatatkan penurunan NIM pada kuartal I 2019 yoy dari 5,4% menjadi 5%.
  • 06:29 WIB. BCA - BCA membukukan laba Rp6,1 triliun di kuartal I 2019.
  • 06:19 WIB. MTF - MTF akan semakin ekspansif untuk menyalurkan pembiayaan non otomotif.

Produk Bumdes Tabanan Sudah Mendunia, Bisa Dipesan Secara Online Lho

Produk Bumdes Tabanan Sudah Mendunia, Bisa Dipesan Secara Online Lho - Warta Ekonomi
WE Online, Tabanan -

Pemasaran hasil Bumdes di Tabanan yang bekerjasama dengan Perusahaan Daerah Dharma Shantika (PDDS) kini semakin meluas dan mendunia. Dimana untuk pemesanan produk produk Bumdes Tabanan, kini bisa dilakukan secara online. 

Direktur PDDS, I Putu Sugi Darmawan, mengatakan sejumlah produk Bumdes Tabanan memang sudah mulai dipasarkan secara online. Karena diakuinya, pasar online merupakan peluang baru yang sangat besar prospeknya untuk mampu mengusung produk-produk desa bisa dipasarkan melalui pasar-pasar digital yang saat ini marak dan bersliweran di internet. 

Baca Juga: Ditolak Warga Tabanan Bali, Sandi Memilih Begini...

“Sejumlah produk yang ditawarkan seperti kopi, beras hitam, beras merah & teh beras merah. Dan untuk varian beras serta kopi asli Tabanan ini, kualitas, kuantitas dan kontinuitas sudah terjamin.  Setiap bulan ada saja yang pesan via Bukalapak & Tokopedia, paling banyak dipesan produk kopi, Beras Hitam, Beras Merah dan teh beras merah," ujarnya kepada wartawan, Rabu (10/4/2019).

Meski demikian, Sugi mengakui untuk belanja via online memang serapannya masih rendah. Hanya saja, itu tidak membuat PDDS patah semangat dan terus mencoba mempromosikan via media sosial. “untuk sistem belanja online ini sebenarnya sudah dilaksanakan sejak setahun terakhir, dengan produk kopi dan beras yang paling banyak dicari," tandasnya.

Seperti diketahui sebelumnya Kabupaten Tabanan saat ini sedang gencar-gencarnya membangun ekonomi kerakyatan baik dalam hal pemberdayaan UMKM maupun perlindungan terhadap petani agar petani memiliki ketahanan ekonomi menyongsong era globalisasi. Tidak hanya itu berbagai kebijakan pro rakyat berupa program –program inovatif juga dilakukan untuk mensejahterakan masyarakat Tabanan. Bahkan banyak daerah luar yang justru ingin belajar tentang Bumdes di Kabupaten Tabanan.

Baca Juga: Vokasi UI Bantu 20 Lebih UMKM di Kota Depok Naik Kelas

Terkait terobosan yang telah dibuat oleh PDDS ini mendapat perhatian langsung Bupati Tabanan Ni Putu Eka Wiryastuti.

Dengan peluang yang semakin terbuka untuk memasarkan produk Bumdes hingga mendunia ini, menurut Bupati Eka akan menjadi kesempatan emas bagi Bumdes untuk berinovasi menghasilkan produk-produk unggulan mereka yang tidak kalah saing dengan produk dari luar.

"Ini membuktikan bahwa Tabanan fokus dalam market digital, sekarang hanya tinggal buka link ke semua lini dan kerja sama stakeholder yang ada," ucapnya. 

Bupati Eka pun menegaskan agar kedepan kuantitas dan kualitas produk Bumdes Tabanan bisa terus dijaga, mengingat peluang untuk pemasaran sudah terbuka lebar hingga mendunia. 

"Kalau kita mencintai Tabanan harus berani membeli dan memasarkan  produk-produk hasil bumdesnya, itu baru namanya pro rakyat pro produk lokal," tegasnya. 

Dan selaku pimpinan daerah, Bupati Eka mengaku akan terus siap mengawal dan membuat kebijakan yang memang untuk mendukung pengembangan produk Bumdes,khususnya dalam pengurusan ijin terutama ijin BPOM.

"Masak buat usaha di persulit, ini akan jadi pekerjaanan rumah kita untuk bisa memudahkan UMKM dan bumdes berkembang," pungkasnya

Tag: Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM), Bisnis Online

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Bumdes Tabanan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56