Portal Berita Ekonomi Selasa, 17 September 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:34 WIB. Jepang  - Menkeu Taro Aso rekomendasikan Masatsugu Asakawa menjadi Presiden ADB
  • 21:03 WIB. Pariwisata - Universal Beijing Resort yang klaimnya terbesar di dunia akan dibuka 2021
  • 20:58 WIB. China - Asisten interaktif besutan Tencent, "Xiaowei" bakal diluncurkan akhir tahun
  • 20:11 WIB. Filipina - Takehiko Nakao mengundurkan diri sebagai Presiden ADB (Selasa), efektif 16 Januari 2020
  • 20:04 WIB. India - Rosneft dan pemerintah India bahas peningkatan pasokan minyak Rusia
  • 17:59 WIB. China - Pendapatan fiskal China naik 3,2% (y on y) pada Januari-Agustus
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Strait Times ditutup melemah 0,65% pada level 3.183
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat tipis 0,01% pada level 2.062
  • 16:10 WIB. Bursa - Shanghai Composite Index ditutup melemah 1,74% pada level 2.978
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 0,06% pada level 22.001
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup melemah 1,23% pada level 26.790
  • 16:02 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,41% terhadap dollar di level Rp 14.100
  • 15:31 WIB. Go-Jek - Go-Jek masuk Top 10 Most Valuable Indonesian Brand 2019.

Raih Pertumbuhan Transaksi 13,5 Lipat, Go-Jek Targetkan Hal Ini di 2019

Raih Pertumbuhan Transaksi 13,5 Lipat, Go-Jek Targetkan Hal Ini di 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Go-Jek mengumumkan perkembangan bisnis terbarunya, Kamis (11/4/2019). Perusahaan mengklaim, selama 2016 hingga 2019 bertumbuh 13,5 kali lipat. Per akhir 2018, pertumbuhan nilai transaksi (growth transaction value/GTV) Go-Jek mencapai lebih dari US$9 miliar dengan total volume transaksi setahun mencapai US$2 miliar.

Hingga Maret 2019, Go-Jek telah memiliki 2 juta mitra pengemudi, lebih dari 400 ribu merchant, dan 60 ribu penyedia layanan. Pertumbuhan itu ditargetkan dapat dilipatgandakan pada tahun ini. Hal tersebut diungkapkan oleh Chief Commercial Expansion Go-Jek, Catherine Hindra pada Konferensi Pers Mitra Juara Go-Jek 2019.

"Tahun ini minimal harus double untuk 1 ekosistem Go-Jek," ujar Catherine kepada pers, Jakarta, Kamis (11/4/2019).

Baca Juga: Go-Jek Bantu Ratusan UMKM Muslimat NU Naik Kelas

Di kesempatan yang sama, Founder dan CEO Go-Jek Global, Nadiem Makarim menyampaikan, angka pertumbuhan nilai transaksi Go-Jek berada di atas Grab, walaupun bisnis mereka baru masuk ke empat negara Asia Tenggara. Go-Jek pun disebutkan sebagai aplikasi ride-sharing yang paling sering digunakan di Indonesia, berdasarkan laporan "The State of Mobile 2019" dari App Annie, platform analisis dan insight untuk aplikasi mobile.

"Analisis penghina aktif mingguan kami juga 1,5 kali lebih besar dari kompetitor. Yang paling penting dampak kami, yang paling penting kerja nyata karena itu bagian dari budaya Indonesia," jelas Nadiem.

Pria lulusan Harvard Business School itu menambahkan, dari hasil riset lambaga demografi Universitas Indonesia pada 2018, kontribusi Go-Jek terhadap perekonomian Indonesia mencapai Rp44,2 triliun. Angka itu naik tiga kali lipat dari tahun sebelumnya.

Baca Juga: Cihuy, Jokowi Ucapkan Selamat ke Go-Jek dan Mitranya

"Angka itu dihitung dari pendapatan mitra dari empat pilar layanan Go-Jek. Pertama transportasi manusia, logistik dan barang, antarmakanan, dan layanan finansial," sambung Nadiem lagi.

Sejak berdiri pada 2010 lalu, Go-Jek telah berevolusi dari penyedia transportasi lewat call center, menjadi sebuah aplikasi on-demand yang digunakan setiap hari oleh masyarakat Indonesia. Di Indonesia, Go-Jek telah masuk ke 244 kota dan memiliki 100 kantor operasional. Sementara secara global, bisnis perusahaan itu sudah ada di empat negara, yakni Indonesia, Vietnam, Thailand, dan Singapura.

Tag: PT Go-Jek Indonesia, Decacorn, Startup

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: Tanayastri Dini Isna

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,778.03 3,739.77
British Pound GBP 1.00 17,598.96 17,421.21
China Yuan CNY 1.00 2,003.53 1,983.46
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,171.00 14,029.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,700.05 9,600.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.94 1,793.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,297.94 10,192.53
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,607.94 15,445.93
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,394.25 3,356.22
Yen Jepang JPY 100.00 13,109.16 12,975.40

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6236.690 17.255 653
2 Agriculture 1401.290 40.171 21
3 Mining 1677.442 -1.658 49
4 Basic Industry and Chemicals 892.715 -1.823 72
5 Miscellanous Industry 1156.368 -32.269 49
6 Consumer Goods 2234.077 11.452 53
7 Cons., Property & Real Estate 497.631 1.437 81
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.642 17.931 75
9 Finance 1252.622 4.164 90
10 Trade & Service 806.759 0.554 163
No Code Prev Close Change %
1 TFAS 180 278 98 54.44
2 OKAS 193 260 67 34.72
3 ITIC 1,000 1,250 250 25.00
4 ETWA 82 96 14 17.07
5 JSKY 720 840 120 16.67
6 KOTA 478 550 72 15.06
7 KARW 91 102 11 12.09
8 YELO 134 150 16 11.94
9 MINA 2,300 2,570 270 11.74
10 BMSR 100 110 10 10.00
No Code Prev Close Change %
1 SDRA 800 675 -125 -15.62
2 TFCO 635 545 -90 -14.17
3 TRST 400 360 -40 -10.00
4 JAWA 124 112 -12 -9.68
5 LPLI 158 144 -14 -8.86
6 INTD 159 145 -14 -8.81
7 MPRO 790 725 -65 -8.23
8 AHAP 62 57 -5 -8.06
9 BUKK 1,770 1,630 -140 -7.91
10 GLOB 420 390 -30 -7.14
No Code Prev Close Change %
1 IPTV 540 540 0 0.00
2 MAMI 130 139 9 6.92
3 MNCN 1,285 1,275 -10 -0.78
4 MSIN 466 466 0 0.00
5 TFAS 180 278 98 54.44
6 BMTR 364 354 -10 -2.75
7 HMSP 2,290 2,330 40 1.75
8 PGAS 2,050 2,180 130 6.34
9 GGRM 54,600 54,625 25 0.05
10 ERAA 1,860 1,980 120 6.45