Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:39 WIB. Bursa - LINK bukukan pendapatan Rp3,72 triliun di tahun 2018.
  • 16:38 WIB. Dividen - LPPF bagikan dividen Rp933,60 miliar. 
  • 16:37 WIB. Kredit - LinkAja targetkan bisa layani penyaluran kredit di semester I tahun 2020. 
  • 16:35 WIB. Rupiah - Rupiah melemah 0,02% ke level Rp14.188 per dolar AS. 
  • 16:34 WIB. 5G - Ericsson rilis platform 5G terbaru. 
  • 16:33 WIB. IHSG - IHSG ditutup hijau 0,44% ke level 6.401,08 di akhir sesi II. 
  • 16:32 WIB. Saham - OJK rilis produk wakaf saham. 
  • 13:17 WIB. Bio Farma - WHO-Unicef menggandeng Bio Farma untuk menyediakan vaksin polio.
  • 13:09 WIB. Pertamina - Tahun 2018, total kontribusi Pertamina Grup untuk APBN mencapai Rp120,8 triliun.

Dagangan Produk Organik di London, Indonesia Raih Transaksi US$1,5 Juta

Dagangan Produk Organik di London, Indonesia Raih Transaksi US$1,5 Juta - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Produk-produk organik dan alami Indonesia didagangkan di ajang Natural & Organic Products Europe (NPE) 2019 di ExCeL London, Inggris pada 7-8 April 2019 lalu. Pada pameran ini, Indonesia berhasil membukukan potensi transaksi sebesar US$1,5 juta.

"Keikutsertaan Indonesia dalam NPE 2019 merupakan salah satu bentuk konsistensi Kementerian Perdagangan dan Kedutaan Besar RI London untuk mempromosikan dan mendorong ekspor produk organik dan alami Indonesia ke pasar Inggris," ujar Atase Perdagangan London Nur Rakhman Setyoko melalui siaran pers, Kamis (11/4/2019).

NPE merupakan pameran tahunan yang khusus menampilkan produk organik dan alami seperti makanan dan minuman, produk kesehatan, serta produk kecantikan dan perawatan. Tahun ini, NPE diikuti sekitar 700 peserta yang berasal dari 48 negara.

Baca Juga: Ekspor Nonmigas Juli 2018 Catatkan Rekor Tertinggi

Selama dua hari pelaksanaan, pameran dikunjungi sekitar 10.500 orang yang terdiri dari pedagang besar atau supermarket, pengecer, importir, eksportir, pialang atau konsultan, pengusaha spa atau pusat kebugaran, ahli gizi, serta produsen kesehatan dan kecantikan.

Pada NPE 2019, Paviliun Indonesia menampilkan empat perusahaan, yaitu PT Coco Sugar Indonesia (gula kelapa organik), PT Hijau Bali Sejahtera (daun kelor bubuk, kacang almond, kacang mete, minyak kelapa, garam laut, dan madu alami), PT Natural Fiber Globalindo dan PT Santosa Adi Perkasa/Samara Farm Indonesia (gula kelapa organik), dan CV Agradaya Indonesia (rempah-rempah, teh, dan tanaman obat alami).

Pada pameran NPE 2019 ini, partisipasi Indonesia mendapat dukungan dari PT Bank Mandiri Tbk yang menghadirkan salah satu UKM binaannya.

Nur Rahkman menyampaikan, selama pameran berlangsung, Paviliun Indonesia tidak pernah sepi dari pengunjung yang tertarik dengan produk organik dan alami Indonesia. Pengunjung Pavilun berasal dari perwakilan perusahaan distributor atau pedagang besar, importir, serta pengecer dari Inggris dan Eropa.

"Pengunjung yang hadir terlihat sangat antusias menjalin kerja sama dan bertukar informasi dengan peserta pameran asal Indonesia. Bahkan, perwakilan perusahaan distributor produk organik dan alami di Inggris memuji produk gula kelapa organik Indonesia memiliki kualitas tinggi dengan butiran halus dan telah tersertifikasi organik," kata Nur Rakhman.

Pada 2018 ekspor produk organik dan alami Indonesia ke Inggris tercatat sebesar US$5,46 juta atau naik 1,95% dari tahun sebelumnya. Ekspor produk alami dan organik Indonesia ke pasar Inggris masih memiliki potensi yang besar untuk dapat ditingkatkan.

"Produk organik Indonesia yang beragam, berkualitas tinggi, serta tersertifikasi organik berpeluang merebut pasar Inggris. Ke depan, diharapkan semakin banyak perusahaan Indonesia yang dapat memanfaatkan tren pasar produk organik sehingga memberikan kontribusi terhadap peningkatan ekspor nonmigas ke Inggris," pungkas Nur Rakhman.

Baca Juga: Kementan Atur Ekspor Karet untuk Kendalikan Stok di Pasar Internasional

Tag: Kementerian Perdagangan (Kemendag), Ekspor

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: WE

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,802.70 3,763.93
British Pound GBP 1.00 18,402.67 18,212.34
China Yuan CNY 1.00 2,118.50 2,097.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,259.00 14,117.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,024.08 9,917.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.92 1,799.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,480.71 10,374.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,883.10 15,722.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,453.38 3,416.51
Yen Jepang JPY 100.00 12,770.02 12,641.71

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56