Portal Berita Ekonomi Jum'at, 19 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:55 WIB. RNI - RNI siap memanfaatkan peluang di Aerocity Kertajati, Majalengka.
  • 16:55 WIB. AP II - AP II segera merealisasikan penyertaan modal di PT BIJB.
  • 16:54 WIB. BPJS Kesehatan - BJPS Kesehatan Palembang membayar tagihan jatuh tempo senilai Rp266,95 miliar.
  • 16:53 WIB. Tol - Pemprov Jateng menerima usulan kepala daerah soal tol Solo-Cilacap.
  • 15:29 WIB. RNI - RNI menunda program revitalisasi pabrik gula di Jabar.
  • 15:28 WIB. JSMR - Jasa Marga memastikan pembangunan tol Pandaan-Malang nyaris rampung tahun ini.

UAS Kuatkan Pendukung Prabowo, Pemilih Jokowi Nggak Pindah?

UAS Kuatkan Pendukung Prabowo, Pemilih Jokowi Nggak Pindah? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Peneliti Senior Populi Center, Afrimadona menilai dukungan Ustad Abdul Somad (UAS) kepada pasangan Prabowo-Sandi merupakan fenomena biasa. Pasalnya, dukungan UAS yang diberikan enam hari menjelang pencoblosan tidak akan terlalu mempengaruhi migrasi dukungan pilpres.

"Pilihan Abdul Somad itu mungkin banyak akan menguatkan pemilih-pemilih paslon dia, tapi tidak akan terlalu banyak mempengaruhi pilihan 01," katanya di Jakarta, Jumat (12/4/2019).

Baca Juga: UAS Dukung Prabowo, Cucu Pendiri NU Ucapkan Ini

Lanjutnya, ia mengatakan tidak semua pendukung Joko Widodo-Ma'ruf Amin akan berpindah meski UAS mendukung Prabowo.

"Jadi terlihat juga dalam beberapa hal pemilih kita menjadi rasional voter Jokowi-Ma'ruf misalnya faktor kepemimpinan agama tidak telalu pengaruh, biasa saja. Secara umum faktor kedekatan itu yang akan banyak mempengaruhi," jelasnya.

Seperti diketahui, sebelumnya Ustad Somad akhirnya mendukung pasangan Prabowo Subianto dan Sandiaga Uno. Menurutnya, butuh perjalanan panjang untuk menyampaikan pilihan politiknya dengan mendukung Prabowo.

Baca Juga: Prabowo Bertemu UAS, 01 Sudah Kalah

"Saya susah kadang saat ceramah ini, 'mari kita dengar tausiah dari Almukarrom Abdul Somad', begitu saya naik, semua orang (menunjukkan simbol dua jari). 'ustaz', saya bilang, kalian kan punya jari 10, kenapa yang diangkat cuma dua? Saya ucapkan itu untuk netralisir, karena ini kan ada Panwaslu-Bawaslu, saya tidak ingin tablig akbar itu jadi politis. Sampai protokol bilang 'jemaah tolong jangan acungkan jari (pilihan politik). Itu dimana-mana pak, bapak bisa lihat rekamannya," ujarnya.

Tag: Ustad Abdul Somad, Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Joko Widodo (Jokowi), Pemilu Presiden (Pilpres)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Syifa Yulinnas

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10