Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Asuransi - Traveloka meluncurkan produk asuransi perlindungan rumah selama momen Lebaran 2019.
  • 23:20 WIB. Hoax - Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 30 berita hoax selama momen ricuh 22 Mei.

Matangkan Industri 4.0, Kemenperin Gelar Indonesia Industrial Summit 2019

Matangkan Industri 4.0, Kemenperin Gelar Indonesia Industrial Summit 2019 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Perindustrian akan menggelar Indonesia Industrial Summit (IIS) 2019 pada tanggal 15-16 April 2019 di ICE BSD, Tangerang, Banten. Kegiatan ini mengusung tema “Implementasi Making Indonesia 4.0 Menuju Negara 10 Besar Ekonomi Dunia”.

“Pada tahun lalu, kami menyelenggarakan acara serupa untuk peluncuran peta jalan making Indonesia yang diresmikan langsung oleh Bapak Presiden Joko Widodo. Saat itu menjadi momen penting dan bersejarah bagi Indonesia dalam kesiapan memasuki era industri 4.0,” kata Sekretaris Jenderal Kemenperin, Haris Munandar di Jakarta, Sabtu (13/04/2019).

Haris menjelaskan, IIS 2019 bakal dihadiri lebih dari 3.300 peserta yang antara lain mewakili kementerian dan lembaga, kedutaan besar, pemerintah daerah, asosiasi dan pelaku industri, praktisi teknologi, serta alumni pendidikan vokasi dan diklat industri. 

Baca Juga: Kata Bang Sandi, Ini 3 Tantangan UMKM di Era Revolusi Industri 4.0

Rencananya, kegiatan dibuka secara resmi oleh Wakil Presiden Jusuf Kalla didampingi Menteri Perindustrian Airlangga Hartarto. Pada IIS tahun ini, akan diberikan penghargaan kepada para pelaku industri yang sudah ataupun sedang menuju era industri 4.0, yang penilaiannya menggunakan framework dari INDI 4.0. 

“INDI 4.0 merupakan sebuah indeks acuan yang digunakan oleh industri dan pemerintah untuk mengukur tingkat kesiapan menuju industri 4.0. Metode asesmen INDI 4.0 sebagai salah satu tahap implementasi peta jalan Making Indonesia 4.0,” papar Haris.

Selama dua hari nanti, diagendakan sesi talkshow dan diskusi panel tentang kebijakan dan implementasi industri 4.0 di Indonesia, dengan menghadirkan sejumlah narasumber kompeten di bidangnya masing-masing.

Misalnya, di hari Senin (15/04/2019), pada sesi pertama diisi dengan talkshow yang rencananya menghadiri para pembicara seperti Menperin Airlangga yang ingin membahas tentang Transformasi Kebijakan Industrialisasi di Era Industri 4.0. Kemudian, Duta Besar Jerman untuk Indonesia akan mengangkat tema mengenai Indonesia-Germany Partnership, Preparing Indonesia as Official Country Partner of Hannover Messe 2020.

Baca Juga: Airlangga: Implementasi Industri 4.0 Buka 17 Juta Lapangan Kerja

Selanjutnya, di sesi diskusi panel, narsumber bakal diisi oleh Kepala Bappenas, Menteri Keuangan, perwakilan dari Asosiasi Cloud Computing Indonesia, dan Direktur Politeknik Enjinering Indorama. Sementara itu, pada hari Selasa (16/4), pembicara yang akan hadir dari Apindo, PT TMMIN, dan AT Kearney.

“Kami juga mengundang Menteri Ketenagakerjaan, President of Singapore Manufacturing Federation, Wakil Gubernur Jawa Timur, dan Prof. Dradjad Irianto,” sebut Haris.

Kemenperin berharap penyelenggaraan IIS 2019 juga menjadi forum konsolidasi para pemangku kepentingan untuk membangun rumusan bersama mengenai langkah-langkah strategis yang perlu dilakukan dalam mengakselerasi transformasi digital di sektor industri manufaktur.

Pada kesempatan berbeda, Menperin menyampaikan, Making Indonesia 4.0 merupakan sebuah peta jalan yang diterapkan untuk mencapai tujuan Indonesia menjadi negara 10 besar ekonomi dunia pada 2030. 

Sejak peluncurannya oleh Presiden RI tepat satu tahun lalu, Kemenperin melakukan berbagai langkah untuk mempercepat penerapan Making Indonesia 4.0 sebagai game changer pertumbuhan ekonomi nasional. 

“Dengan penerapan Making Indonesia 4.0, Indonesia berpeluang meningkatkan nilai tambah terhadap PDB nasional sebesar USD 150 Miliar pada 2025. Selain itu, meningkatkan pertumbuhan ekonomi hingga 1-2 persen,” tegasnya.

Tag: Industri 4.0, Kementerian Perindustrian (Kemenperin)

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Medium

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62