Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 10:57 WIB. Pertamina - Pertamina tetap berkomitmen lanjutkan proyek RDMP Cilacap.
  • 06:35 WIB. Inalum - Inalum masih membutuhkan dana jumbo untuk proyek penghiliran.
  • 06:31 WIB. BNI - BNI akan menaikkan tingkat bunga kredit sebesar 50-55 bps.
  • 06:30 WIB. BNI - BNI mencatatkan penurunan NIM pada kuartal I 2019 yoy dari 5,4% menjadi 5%.

Awas! Kampanye Digital Bisa Kena Pidana!

Awas! Kampanye Digital Bisa Kena Pidana! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Kementerian Komunikasi dan Informatika, menegaskan bahwa siapa pun yang masih melakukan kampanye di media sosial pada masa tenang (14, 15, dan 16 April 2019) akan dikenakan pidana. Hal ini dikemukakan Anggota Bawaslu, Fritz Edward Siregar melalui konferensi pers, Sabtu (13/04/2019) di Jakarta.

Fritz menjelaskan bahwa kampanye adalah menyebarkan pesan melalu Whatsapp, Instagram, dan berbagai media sosial lainnya dengan maksud mempengaruhi atau mengajak orang lain untuk mendukung salah satu capres-cawapres.

Baca Juga: Bukan Hoax, Bawaslu Benarkan Video Viral Surat Suara Tercoblos

"Kami minta seluruh platform, tidak ada atau tidak menyebarkan iklan kampanye dari masa tenang dan hari pemungutan suara. Artinya, tidak ada iklan politik selama tanggal 14, 15, 16," kata Fritz. 

Adapun, iklan dilarang yaitu meliputi konten berupa rekam jejak, citra dari capres dan cawapres, yang dimaksudkan untuk salah satu paslon.

"Atau bentuk lainnya yang mengarah pada kampanye yang menguntungkan atau merugikan peserta pemilu," tambah Fritz.

Platform juga diminta untuk menurunkan tagar (#) yang menguntungkan salah satu pihak. Larangan tersebut juga akan dimuat dalam surat edaran yang akan dikirimkan hari ini. Dia meminta platform bekerja sama dan mematuhi larangan tersebut.

Baca Juga: Lebih Pilih Kampanye, Jokowi Santai Hadapi Debat Pamungkas

Edaran ini diserahkan kepada sembilan platform media sosial yang terdiri dari Facebook, Twitter, Bigo Live, Google, Line, Tik Tok, Live Me, Blackberry Messenger, dan Kwaigo. 

"Kami minta kerja sama platform untuk dapat mematuhi edaran yang akan dikeluarkan oleh Bawaslu dan Kominfo, dalam rangka melakukan pengawasan dalam masa tenang dan pemungutan suara," kata Fritz. 

Pada kesempatan yang sama, Dirjen Aplikasi Informatika Kominfo, Semuel Abrijani Pangarepan, mengatakan Kemkominfo senantiasa bekerja sama dengan Bawaslu untuk mengawasi media sosial di masa tenang. Ia menegaskan, untuk akun yang berkampanye akan dinonaktifkan.

Tag: Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu), Kampanye Pemilu Damai, Pilpres 2019, Pemilu

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Ning Rahayu

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,802.70 3,763.93
British Pound GBP 1.00 18,402.67 18,212.34
China Yuan CNY 1.00 2,118.50 2,097.40
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,259.00 14,117.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,024.08 9,917.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.92 1,799.63
Dolar Singapura SGD 1.00 10,480.71 10,374.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,883.10 15,722.10
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,453.38 3,416.51
Yen Jepang JPY 1.00 12,770.02 12,641.71

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56