Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Poundsterling pada level 1,2906 USD/Pound
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1073 USD/Euro
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yen pada level 108,52 Yen/USD
  • 12:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.475 USD/troy ounce
  • 12:59 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 60,70 USD/barel
  • 12:58 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 55,13 USD/barel
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,08% di akhir sesi II.

Bom! Yang Nyapres Jokowi, Kok Prabowo Serang SBY?

Bom! Yang Nyapres Jokowi, Kok Prabowo Serang SBY? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Pernyataan kontroversial kembali diutarakan calon presiden nomor urut 02, Prabowo Subianto, dalam sesi debat terakhir calon presiden yang berlangsung Sabut (13/04/2019). Prabowo secara terbuka menyalahkan presiden sebelum periode Jokowi yang dinilainya salah dalam mengelola perekonomian negara.

Menurut Prabowo, presiden-presiden terdahulu telah membawa Indonesia kepada arah ekonomi yang salah. Prabowo mengklaim Indonesia selama ini hanya mengirim bahan mentah ke luar negeri untuk diproduksi negara lain.

Tapi Prabowo menegaskan, praktik itu bukanlah kesalahan di era pemerintahan Jokowi. Tapi dia menyebut presiden sebelum Jokowi.

Baca Juga: Prabowo: Saya Tidak Salahkan Pak Jokowi, Tapi. . .

"Jadi kembali lagi saya terus terang saja, saya tidak menyalahkan Pak Jokowi. Ini kesalahan kita sebagai bangsa sudah berjalan belasan hingga puluhan tahun," ujar Jokowi. 

Dia kembali menegaskan bahwa persoalan ekonomi Indonesia bukanlah kesalahan Jokowi. Setidaknya, penegasan itu ditekankan Prabowo sebanyak tiga kali dalam dua menit penjelasannya mengenai isu deindustrialisasi yang terjadi di Indonesia. 

"Saya tidak menyalahkan Bapak (Jokowi). Ini kesalahan kita semua. Kita ini salah jalan kita harus  kembali ke pasal 33 belajar yang baik, berani untuk merencanakan pembangunan industrialisasi, ciptakan lapangan kerja, lindungi petani kita, lindungi nelayan kita. Itu yang harus kita jalankan," kata Prabowo.

Tak berhenti sampai di situ, Prabowo lantas menyebut dengan gamblang kesalahan ini harus ditimpakan kepada presiden sebelum Jokowi.

"Saya tidak menyalahkan bapak karena ini kesalahan besar presiden-presiden sebelum Bapak. Kita semua harus bertanggung jawab," kata Prabowo. 

Baca Juga: Bantah AHY Mundur Teratur, Ferdinand: Malam ini Datang dan Dukung 02 di Debat Terakhir

Prabowo pun menegaskan pandangannya bahwa presiden terdahulu harus dipersalahkan adalah pandangan pribadinya.

"Bener. Itu pendapat saya," kata Prabowo menegaskan. 

Sandi yang mendengar jawaban Prabowo itu tak bisa berkata banyak. Sandi yang biasanya aktif, tampak tak bisa berkata-kata selain ucapan, "terima kasih."

Prabowo yang menyalahkan Presiden sebelum Jokowi secara tak langsung menyindir Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) yang tak lain adalah mitra koalisinya. Sindiran itu dilakukan dihadapan langsung putra SBY, Agus Yudhoyono, yang ironisnya hadir untuk mendukung Prabowo. Namun, Prabowo malah menyerang rekan koalisinya secara terbuka di hadapan publik. 

Di sisi lain, pernyataan Prabowo ini semakin menambah keretakan hubungan koalisinya dengan SBY. Sebelumnya SBY secara terbuka juga mengkritik gaya kampanye Prabowo yang disebutnya tidak lazim dan eksklusif.

Baca Juga

Tag: Debat Capres, Joko Widodo (Jokowi), Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Susilo Bambang Yudhoyono (SBY), Pilpres 2019

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.90 3,740.11
British Pound GBP 1.00 18,287.40 18,104.03
China Yuan CNY 1.00 2,015.06 1,994.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,167.49 14,026.52
Dolar Australia AUD 1.00 9,665.06 9,566.09
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.87 1,791.68
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.85 10,298.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,689.08 15,530.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.83 3,368.52
Yen Jepang JPY 100.00 13,056.39 12,922.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6152.090 29.465 662
2 Agriculture 1379.447 -9.112 20
3 Mining 1485.572 -15.475 49
4 Basic Industry and Chemicals 966.315 11.894 76
5 Miscellanous Industry 1179.958 2.642 50
6 Consumer Goods 2068.235 7.578 54
7 Cons., Property & Real Estate 504.784 -3.189 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1133.400 4.587 76
9 Finance 1279.031 12.798 90
10 Trade & Service 782.237 -0.744 165
No Code Prev Close Change %
1 SINI 740 925 185 25.00
2 JTPE 660 825 165 25.00
3 ESIP 430 535 105 24.42
4 TBMS 800 995 195 24.38
5 OCAP 210 258 48 22.86
6 PCAR 1,410 1,700 290 20.57
7 ABBA 104 124 20 19.23
8 MREI 4,000 4,700 700 17.50
9 TIRA 224 250 26 11.61
10 BRPT 1,130 1,245 115 10.18
No Code Prev Close Change %
1 COWL 180 117 -63 -35.00
2 MPOW 183 129 -54 -29.51
3 PURE 640 480 -160 -25.00
4 CITY 220 165 -55 -25.00
5 DEAL 650 488 -162 -24.92
6 ENVY 1,555 1,170 -385 -24.76
7 JSKY 414 312 -102 -24.64
8 FORZ 268 202 -66 -24.63
9 PBSA 402 310 -92 -22.89
10 OMRE 990 770 -220 -22.22
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,410 1,420 10 0.71
2 MAMI 248 250 2 0.81
3 IPTV 505 510 5 0.99
4 KPIG 125 124 -1 -0.80
5 BBRI 4,120 4,190 70 1.70
6 SQMI 280 230 -50 -17.86
7 MSIN 450 456 6 1.33
8 BBTN 1,955 2,070 115 5.88
9 TCPI 5,175 5,100 -75 -1.45
10 TLKM 4,000 4,020 20 0.50