Portal Berita Ekonomi Selasa, 21 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 08:59 WIB. IHSG - IHSG dibuka menguat 0,31% ke level 5.925,42 di awal sesi I. 
  • 08:56 WIB. BRI Agro - BRI Agro akan menerbitkan saham baru maksimal 3 miliar saham dengan skema HMETD.
  • 08:55 WIB. Internasional - Ekonomi Singapura tumbuh 3,8 persen pada kuartal I 2019.
  • 08:14 WIB. PLN - Power Bank jumbo milik PLN suplai Listrik acara Jakarta Fair Kemayoran 2019.
  • 08:13 WIB. PLN - PLN suplai listrik ke industri tambang bauksit Antam di Sanggau Kalbar.
  • 08:11 WIB. PLN - PLN menambah kapasitas setrum 141,53 MW sepanjang kuartal-I 2019.
  • 08:09 WIB. Transportasi - Pegadaian, Garuda, PTPN III, & Taspen bekerja sama dalam penerbangan Jakarta-Denpasar.

Berikan Dukungan Presiden, Mantan Bos Intelijen Venezuela Ditangkap Spanyol

Berikan Dukungan Presiden, Mantan Bos Intelijen Venezuela Ditangkap Spanyol - Warta Ekonomi
WE Online, Madrid -

Mantan kepala badan intelijen Venezuela ditangkap di Madrid, Spanyol atas surat perintah penangkapan penyelundupan narkoba yang dikeluarkan Amerika Serikat (AS), pada Jumat (12/4/2019). Penangkapan itu terjadi beberapa minggu setelah ia memberikan dukungan kepada lawan Presiden Nicolas Maduro, Juan Guaido.

Penangkapan terhadap Hugo Carvajal dirayakan oleh pejabat penegak hukum AS. Pasalnya, mereka lima tahun lalu tidak berdaya ketika pensiunan tentara dengan pangkat terakhir Mayor Jenderal (Mayjen) itu melenggang bebas saat ditangkap di Aruba atas tuduhan yang sama.

Menurut surat penangkapan itu, jaksa penuntut di New York menuduh Carvajal menggunakan kantornya untuk mengoordinasi penyelundupan sekitar 5.600 kilogram kokain dari Venezuela ke Meksiko pada 2006.

Baca Juga: AS Jatuhkan Sanksi Terhadap 34 Kapal Minyak Venezuela

Seorang juru bicara Pengadilan Nasional Spanyol, yang menangani kasus ekstradisi, mengatakan bahwa Carvajal akan memberikan kesaksian di hadapan hakim di Madrid. Ia bisa di ekstradisi ke AS atau melawannya di pengadilan, jelas pejabat yang tidak bersedia disebutkan namanya seperti dikutip dari AP, Minggu (14/4/2019).

Dalam dakwaan sebelumnya, pihak berwenang juga menunjuk Carvajal sebagai bagian dari beberapa pejabat tinggi militer dan penegak hukum Venezuela yang menyediakan tempat perlindungan bagi para penyelundup obat bius utama dari negara tetangga Kolombia.

Kelompok itu kemudian dikenal di Venezuela sebagai "Kartel Matahari" karena perwira tinggi di negara itu mengenakan lencana matahari pada seragam mereka.

Baca Juga: Venezuela Inisiasi Tolak Penggunaan Dolar dalam Blok Perdagangan Baru

Menurut Departemen Keuangan AS, Carvajal juga diduga memberikan senjata kepada gerilyawan bersenjata FARC di Kolombia. Ia juga diduga membantu mendanai kegiatan kelompok itu dengan memfasilitasi pengiriman sejumlah besar kokain yang terikat AS melalui Venezuela.

Pada 2014, ia menjadi pejabat tinggi Venezuela yang pernah ditangkap atas surat perintah AS. Tetapi pihak berwenang di pulau Aruba, Belanda, Karibia, tempat Carvajal menjabat sebagai konsul Venezuela, menolak mengekstradisi dia di bawah tekanan kuat dari Maduro.

Carvajal, yang dikenal di negaranya dengan julukan "El Pollo (Ayam)" akhirnya kembali ke rumah, di mana Maduro menerimanya sebagai pahlawan, tetapi segera setelah mengambil peran kecil dalam politik bergolak negara itu. Pada 2017, ia memutuskan hubungan dengan pemerintah Venezuela atas rencana Maduro untuk membentuk majelis konstitusi yang menghancurkan apa yang tersisa dari kongres yang dikendalikan oposisi.

Pada pertengahan Februari, ketika Carvajal mengumumkan dukungannya kepada pemimpin oposisi Juan Guaido dalam sebuah video yang didistribusikan di media sosial, mantan kepala mata-mata itu mengatakan militer Venezuela sama-sama buruk dengan sebuah negara bangsa secara keseluruhan.

"Kami tidak dapat membiarkan tentara, di tangan beberapa jenderal yang tunduk pada instruksi Kuba, untuk menjadi kolaborator terbesar dari pemerintah diktator yang telah menjangkiti orang-orang dengan kesengsaraan," katanya saat itu, meminta sesama militer untuk bergabung dengannya.

Baru-baru ini dua hari yang lalu, Carvajal tetap berharap bahwa mantan teman sebayanya akan mengikuti langkahnya. Namun, terlepas dari permintaan konstan Guaido dan pemerintah Trump agar mereka mundur, militer Venezuela sebagian besar tetap berada di belakang Maduro.

"Saya tidak ragu," tulisnya di feed Twitter-nya, "Maduro akan pergi dengan keputusan Angkatan Nasional Bersenjata.”

Mantan diplomat Amerika Roger Noriega mengatakan harapan di kalangan intelijen AS dan kebijakan luar negeri bahwa Carvajal dapat berfungsi sebagai jembatan bagi para jenderal berpangkat tinggi lainnya untuk membelot salah arah. Dia mengatakan bahwa budaya korupsi yang diwakili Carvajal dan telah lama menjangkiti Venezuela adalah hal yang perlu dicabut.

"Bagaimana narcogeneral dari Venezuela, yang telah didakwa di AS, menghindari red notice Interpol untuk bepergian ke Eropa?" kata Noriega, yang mengawasi kebijakan terhadap Amerika Latin di Departemen Luar Negeri selama kepresidenan George W. Bush.

"Terakhir kali dia ditangkap, pemerintahan Obama membiarkannya lolos. Saya harap pemerintah AS tidak akan membiarkan itu terjadi lagi," imbuhnya.

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Tag: Venezuela, Spanyol

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Carabobo

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,880.41 3,841.09
British Pound GBP 1.00 18,536.70 18,346.04
China Yuan CNY 1.00 2,109.06 2,088.19
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,550.00 14,406.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,059.87 9,957.43
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,853.83 1,835.42
Dolar Singapura SGD 1.00 10,577.20 10,468.72
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,240.71 16,075.66
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,485.03 3,448.06
Yen Jepang JPY 100.00 13,203.27 13,069.04

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5907.121 80.253 633
2 Agriculture 1351.935 -9.947 21
3 Mining 1609.598 10.601 47
4 Basic Industry and Chemicals 707.320 17.072 71
5 Miscellanous Industry 1203.823 30.883 46
6 Consumer Goods 2359.388 12.835 52
7 Cons., Property & Real Estate 435.075 5.924 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1079.565 21.890 74
9 Finance 1184.407 20.731 90
10 Trade & Service 783.451 0.917 156
No Code Prev Close Change %
1 HDFA 140 180 40 28.57
2 JAST 460 575 115 25.00
3 HRME 260 324 64 24.62
4 MTPS 915 1,140 225 24.59
5 DUTI 4,440 5,500 1,060 23.87
6 BELL 386 458 72 18.65
7 MKPI 12,000 13,975 1,975 16.46
8 JSKY 1,065 1,230 165 15.49
9 MYTX 65 74 9 13.85
10 SSTM 352 400 48 13.64
No Code Prev Close Change %
1 RELI 244 202 -42 -17.21
2 LPGI 4,100 3,400 -700 -17.07
3 INPP 840 710 -130 -15.48
4 BIPP 88 75 -13 -14.77
5 PEHA 1,800 1,550 -250 -13.89
6 MTSM 202 176 -26 -12.87
7 IBFN 228 200 -28 -12.28
8 NICK 322 286 -36 -11.18
9 TRIS 266 238 -28 -10.53
10 NIPS 288 260 -28 -9.72
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,790 3,750 -40 -1.06
2 SRIL 328 342 14 4.27
3 MNCN 920 925 5 0.54
4 CPRI 67 73 6 8.96
5 TLKM 3,510 3,600 90 2.56
6 BBCA 25,900 26,900 1,000 3.86
7 ESTI 96 95 -1 -1.04
8 BMRI 7,075 7,225 150 2.12
9 SMGR 10,550 11,250 700 6.64
10 UNTR 24,825 24,500 -325 -1.31