Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,52% terhadap Poundsterling pada level 1,2255 USD/GBP.
  • 14:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Euro pada level 1,0917 USD/EUR.
  • 14:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yen pada level 107,87 JPY/USD.
  • 14:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.728 USD/troy ounce.
  • 14:03 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 36,16 USD/barel.
  • 14:03 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 34,38 USD/barel.
  • 11:32 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,39% di akhir sesi I.

Indonesia Kembangkan Sawit Jadi Bensin dan LPG, Pertama di Dunia Loh!

Indonesia Kembangkan Sawit Jadi Bensin dan LPG, Pertama di Dunia Loh!
WE Online, Jakarta -

Indonesia merupakan salah satu produsen minyak sawit terbesar di dunia. Selain dimanfaatkan sebagai campuran bahan bakar minyak jenis solar, kini sawit bisa dimanfaatkan untuk bahan bakar jenis bensin (gasolin) maupun LPG (Liquified Petroleum Gas).

Indonesia tengah melakukan penelitian tersebut, yakni melalui kerja sama Pertamina dengan Institut Teknologi Bandung (ITB).

"Indonesia yang pertama mengembangkan sawit untuk bensin melalui co-prosessing. Minyak sawit dicampurkan ke kilang dengan proses cracking, menggunakan katalis Merah Putih, yang juga merupakan produksi anak bangsa, dan akan menghasilkan bensin dan LPG di akhir proses," ujar Kepala Badan Penelitian dan Pengembangan Energi dan Sumber Daya Mineral, Dadan Kusdiana di Jakarta, Sabtu (13/4/2019).

Dadan mengungkapkan, pemanfaatan sawit untuk bensin ini juga telah dilakukan di beberapa negara seperti di Amerika, Italia, dan UEA. Namun, yang dikembangkan di negara-negara tersebut adalah membuat pabrik baru yang dapat mengolah langsung sawit dengan bensin sebagai salah satu produknya.

Baca Juga: Temui Otoritas Eropa, Darmin Protes Diskriminasi Sawit

"Yang mereka kembangkan bukan co-prosessing, tapi standalone, dari sawit menghasilkan bensin. Untuk co-processing ini kita yang pertama," paparnya.

Kelebihan lain dari co-prosessing ini, lanjut Dadan, Indonesia masih dapat menggunakan kilang eksisting sehingga lebih hemat dalam proses produksinya.

"Yang digunakan adalah kilang eksisting, hanya ditambahkan proses di tengahnya untuk menghasilkan bensin dan LPG," imbuh Dadan.

Terkait harga, Dadan mengungkapkan, bensin dari sawit ini nantinya masih akan tergantung dari harga bahan baku sawitnya.

"Ada mekanisme yang saling menguntungkan pastinya, bisa melalui intensif atau bentuk lain, karena kita tahu hingga saat ini di lapangan kita tahu kalau harga minyak goreng selalu lebih mahal dari bahan bakar," tandasnya.

Baca Juga: Soal Sawit, Pemerintah Bakal Laporkan Uni Eropa ke WTO

Partner Sindikasi Konten: SINDOnews

Baca Juga

Tag: Sawit, Liquefied Petroleum Gas (LPG)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/FB Anggoro

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.00 3,910.65
British Pound GBP 1.00 18,129.25 17,941.51
China Yuan CNY 1.00 2,082.33 2,061.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,847.87 14,700.13
Dolar Australia AUD 1.00 9,743.17 9,643.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.16 1,896.03
Dolar Singapura SGD 1.00 10,437.87 10,332.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,200.51 16,037.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.69 3,366.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,767.15 13,627.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10