Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:23 WIB. EXCL - XL Axiata mencatat trafik data mengalami kenaikan hingga 24% selama periode Pilpres 2019.
  • 00:22 WIB. WTO - Amerika Serikat menang gugatan atas China di WTO soal tarif kuota impor produk komoditas pertanian.
  • 00:19 WIB. ANTM - Antam menargetkan pembangunan smelter nikel di KEK tuntas pada  tahun 2022.
  • 23:55 WIB. ANTM - Antam akan membangun smelter nikel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong mulai tahun 2020.

Mahfud: Sampai Terlantar, Terlambat, Panitia....

Mahfud: Sampai Terlantar, Terlambat, Panitia.... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Eks Ketua Mahakamah Konstitusi (MK), Mahfud MD, mengatakan terkait kisruh proses pemungutan suara di luar negeri ternyata ada sisi positifnya.

Menurut Mahfud, antrean yang terjadi saat proses pemungutan suara memperlihatkan besarnya antusiasme para pemilih untuk menggunakan hak suara mereka. Animo yang ditunjukan itu menampakan kesadaran pemilih untuk menggunakan hak pilih mereka, berbeda seperti dulu.

"Oleh sebab itu mereka mau antre sampai terlambat, sampai terlantar, sampai panitianya kewalahan itu segi positifnya," ujar Mahfud di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Baca Juga: Ke TPS, Prabowo Bakal Tunggangi Kuda, Fadli Zon Bilang Begini

Karena itu, ia mengimbau pemilih di dalam negeri juga menunjukkan antusiasme serupa. Mahfud mengajak masyarakat untuk tidak membuang-buang kesempatan memilih mengingat negara sekarang sedang membuka pintu bagi warga untuk memilih dan menentukan pilihan mereka.

Selain itu, juga berharap Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) dan Komisi Pemilihan Umum (KPU) menganalisis secara rinci inti dari kericuhan dalam proses pemungutan suara tersebut. "Begini, kericuhan kalau itu sifatnya pelanggaran itu bisa diselesaikan oleh KPU maupun oleh Bawaslu dan kalau ada tindak pidananya itu ada hukum pidananya sendiri," jelasnya.

Baca Juga: Aneh! Prabowo Didukung Ustad Somad, Timses Bilang UAS Tak Perlu Mundur dari PNS

Diketahui, proses pemungutan suara di luar negeri seperti di Australia, Jerman, Hong Kong, Malaysia hingga Belanda mengalami kendala. Warga negara Indonesia (WNI) di berbagai negara mengeluhkan tak dapat menyalurkan hak pilihnya karena Tempat Pemungutan Suara (TPS) sudah ditutup. Diduga mereka yang terpaksa golput itu adalah pemilih yang masuk dalam Daftar Pemilih Khusus (DPK).

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Mahfud MD, Pemilu, Pemilu Presiden (Pilpres)

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10