Portal Berita Ekonomi Selasa, 15 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:09 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,48% pada level 2.980
  • 21:08 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,62% pada level 8.098
  • 21:06 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,55% pada level 26.935
  • 20:32 WIB. GOLD - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.488 USD/troy ounce
  • 20:31 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,21 USD/barel
  • 20:30 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,42 USD/barel
  • 20:28 WIB. Valas - Dollar menguat 0,04% terhadap Yen pada level 108,44 Yen/USD
  • 20:27 WIB. Valas - Dollar melemah 0,28% terhadap Poundsterling pada level 1,2643 USD/Pound
  • 20:26 WIB. Valas - Dollar menguat 0,27% terhadap Euro pada level 1,0997 USD/Euro
  • 16:28 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup negatif 0,07% pada level 26.503
  • 16:27 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup negatif 0,31% pada level 3.114
  • 16:26 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup negatif 0,56% pada level 2.991
  • 16:22 WIB. Valas - Yuan ditutup positif 0,12% terhadap USD pada level 7,0763 Yuan/USD
  • 16:18 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 0,19% terhadap USD pada level Rp. 14.166/USD
  • 14:35 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 1,87% pada level 22.207

Juni 2019, Pembangunan Runway 3 Bandara Soetta Ditargetkan Rampung

Juni 2019, Pembangunan Runway 3 Bandara Soetta Ditargetkan Rampung - Warta Ekonomi
WE Online, Tangerang -

Landasan pacu (runway) ketiga di Bandar Udara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten, ditargetkan rampung pada Juni 2019.

"Progresnya menjelang 60%, akan kita selesaikan akhir Juni bisa dipakai," kata Menteri Perhubungan, Budi Karya Sumadi, di Jakarta, Jumat (15/4/2019).

Baca Juga: Mulai Bulan Depan, Jetstar Asia di Bandara Soetta Pindah Terminal

Menhub menjelaskan landasan pacu tersebut nantinya bisa didarati pesawat berbadan besar, seperti Boeing 777 dengan spesifikasi ketebalan landasan pacu lebih baik, yakni PCN 86. Dengan demikian, seluruh landasan pacu bisa didarati pesawat berbadan besar dan menambah kapasitas.

"Artinya, selain jumlah pesawat yang bisa lepas landas dan mendarat, pesawat juga bisa penuh bawa orang," katanya.

Budi menyebutkan pergerakan pesawat mendarat dan tinggal landas bisa meningkat 30% atau dari 81-83 pergerakan per jam menjadi 114 pergerakan per jam.

"Selain itu, mempermudah kita maintenance (perawatan) karena setiap saat ada maintenance dan meningkatkan keselamatan. Saat operasi nanti landasan pacu baru dipakai untuk mendarat, sedangkan landasan pacu kedua untuk lepas landas, sehingga kombinasi itu bisa dilaksanakan," katanya.

Selain itu, dia mengatakan pihaknya sudah menambah cadangan tanah (landbank) untuk pengembangan Bandara Internasional Soekarno-Hatta dari 1.800 hektare menjadi 2.000 hektare. "Kita membebaskan 213 hektare dan kegunaannya untuk landasan pacu ketiga ini, banyak fungsinya," katanya.

Baca Juga: 2024, Pembangunan Terminal 4 Bandara Soetta Diprediksi Tuntas

Dengan adanya landasan pacu ketiga, lanjut dia, kualifikasi Bandara Soekarno-Hatta akan semakin baik.

"Kami harapkan kepercayaan masyarakat dunia aviasi bertambah. Kita sebagai negara yang ingin memberikan suatu layanan bagi masyarakat dunia khususnya turis, Soekarno-Hatta ini jadi showcase yang baik sehingga keselamatan terjamin," katanya.

Selain itu, Budi mengatakan rencana pembangunan Terminal 4 yang akan dimulai pada 2021 dan ditargetkan selesai dalam tiga tahun atau 2024. Lokasi Terminal 4, yakni di atas lapangan golf dan Bandara Soekarno-Hatta bisa menampung 100 juta penumpang per tahun.

Dalam kesempatan sama, Direktur Utama PT Angkasa Pura II Muhammad Awaluddin mengatakan pembebasan tanah untuk landasan pacu ketiga sudah selesai.

"Yang tersisa proses konsinyasi oleh Pengadilan Negeri, tetapi proses lanjutan dari konsinyasi itu dilewati dengan mediasi karena yang bersengketa antara sesama pemilik," katanya.

Dia menambahkan apabila proses konsinyasi Undang-Undang Nomor 2 Tahun 2012 sudah dilakukan, secara keseluruhan pengalihan tanah sudah menjadi milik AP II berdasarkan putusan PN. Pasalnya, berdasarkan pantauan lapangan masih banyak rumah-rumah warga berdiri di sekitar pembanguann proyek landasan pacu ketiga dan beberapa masih ditinggali.

"Kami sudah melaporkam juga ke Kemenkeu terhadap penyerapan anggaran PMN yang dialokasikan pemerintah khusus pembebasan lahan. Sudah laporkan per 31 Maret," katanya.

Awaluddin menyebutkan dana pembebasan lahan mencapai Rp4 triliun, sementara itu untuk konstruksi taxiway dan landasan pacu ketiga hanya Rp2 triliun. "Kalau dihitung total Rp6 triliun," katanya.

Untuk percepatan konstruksi, dia mengatakan akan menambah tenaga kerja dengan tidak menurunkan kualitas.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Budi Karya Sumadi

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Risky Andrianto

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,788.81 3,750.91
British Pound GBP 1.00 17,916.85 17,735.76
China Yuan CNY 1.00 2,010.37 1,989.52
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,210.70 14,069.30
Dolar Australia AUD 1.00 9,633.43 9,536.17
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,811.32 1,793.18
Dolar Singapura SGD 1.00 10,382.63 10,274.81
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,670.14 15,512.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,395.63 3,359.43
Yen Jepang JPY 100.00 13,119.18 12,987.45

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6158.166 31.289 658
2 Agriculture 1344.671 -3.608 20
3 Mining 1608.393 -3.471 48
4 Basic Industry and Chemicals 887.968 24.249 74
5 Miscellanous Industry 1145.695 -2.323 50
6 Consumer Goods 2174.111 9.963 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.457 1.148 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1212.948 2.953 75
9 Finance 1237.732 3.756 90
10 Trade & Service 801.990 3.006 165
No Code Prev Close Change %
1 IRRA 374 560 186 49.73
2 SLIS 630 785 155 24.60
3 PYFA 160 198 38 23.75
4 HDFA 125 147 22 17.60
5 ISSP 179 210 31 17.32
6 INTD 150 175 25 16.67
7 RODA 204 230 26 12.75
8 PNLF 268 300 32 11.94
9 INKP 6,275 7,000 725 11.55
10 FILM 216 238 22 10.19
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,340 1,105 -235 -17.54
2 ALKA 482 404 -78 -16.18
3 INAF 1,335 1,210 -125 -9.36
4 BOSS 750 680 -70 -9.33
5 LMAS 60 55 -5 -8.33
6 LPLI 125 117 -8 -6.40
7 ITMA 725 680 -45 -6.21
8 MFMI 488 458 -30 -6.15
9 CANI 165 155 -10 -6.06
10 WICO 540 510 -30 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 FREN 168 180 12 7.14
2 MAMI 220 216 -4 -1.82
3 KPIG 133 138 5 3.76
4 LMAS 60 55 -5 -8.33
5 ISAT 3,040 3,260 220 7.24
6 BMTR 340 356 16 4.71
7 MSIN 454 450 -4 -0.88
8 INKP 6,275 7,000 725 11.55
9 SMBR 605 655 50 8.26
10 TCPI 6,700 6,400 -300 -4.48