Portal Berita Ekonomi Senin, 17 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:04 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Yen pada level 109,84 JPY/USD.
  • 13:03 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Poundsterling pada level 1,3049 USD/GBP.
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,0840 USD/EUR.
  • 13:01 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 57,29 USD/barel.
  • 13:01 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 52,13 USD/barel.
  • 13:00 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.582 USD/troy ounce.
  • 12:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 0,03% di akhir sesi I.

Bu Mega Ikut Komentari Kisruh Pemungutan Suara di Luar Negeri, Katanya...

Bu Mega Ikut Komentari Kisruh Pemungutan Suara di Luar Negeri, Katanya... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Ketua Umum Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP) Megawati Soekarnoputri meminta masyarakat untuk berani bersuara bila ada petugas pemilihan yang tak memberikan hak pilih kepada warga negara. Dia mengatakan, setiap warga negara memiliki hak untuk memilih saat pemilu, dan berkewajiban untuk tidak golput.

"Kalau memang masyarakat punya animo memilih, sudah mendaftar untuk mencoblos, ya harusnya dikasih. Tak usah banyak alasan," kata Megawati dalam keterangan resminya yang diterima, Selasa (16/4/2019).

Baca Juga: PDIP: GBK Adalah Podium Rakyat

Megawati mengatakan, semua hak dan kewajiban itu sudah diatur dalam Konstitusi yakni UUD 1945. Dia meminta, kader PDIP agar benar-benar memahami aturan yang sudah ditetapkan dari Konstitusi hingga tingkat peraturan Komisi Pemilihan Umum (KPU).

"Setiap warga negara punya hak yang sama di mata hukum. Jadi kalau tak diberi hak memilih, protes boleh, mengadu boleh. Saya lihat kemarin di Sydney, di Hongkong, laporkan saja," kata Megawati.

Pernyataan Megawati disampaikan saat melakukan konsolidasi internal di DPD PDI Perjuangan, di Kota Serang, Banten. Sekjen PDIP Hasto Kristiyanto mengaku mendorong agar hak memilih dan dipilih yang dijamin Konstitusi benar-benar dilaksanakan.

Baca Juga: Di Era Jokowi-JK Indeks Pembangunan Manusia Naik Terus

"Siapa pun warga negara yang punya hak memilih harus diberikan. Bila C6 tak diberikan karena ada yang mengerahkan RT/RW melakukan demikian, maka warga bisa datang dengan hanya membawa KTP," kata Hasto.

Dia lantas meminta seluruh kader PDIP diminta untuk bersatu dengan parpol Koalisi Indonesia Kerja (KIK). Hal itu, dia melanjutkan, dilakukan untuk bersama-sama mengawasi jalannya pemungutan dan penghitungan suara di Tempat Pemungutan Suara (TPS) pada 17 April nanti.

Di sisi lain, Hasto mengungkapkan, PDIP telah mempersiapkan dengan baik para saksi yang akan bertugas saat pemungutan suara nanti. Dia mengatakan, saksi dipersiapkan guna mengawal perhelatan Pilpres dan Pileg 2019.

"Intinya seluruh tahapan pemilu sudah kami siapkan. Tapi kami mengimbau kepada masyarakat untuk mari kita lawan intimidasi, kita lawan berbagai politik hoaks," katanya.

Pada kesempatan itu, Hasto kembali menyampaikan kekhawatiran agar KPU betul-betul menjaga dan menjamin hak konstitusional warga negara untuk memilih. Dia menegaskan, jangan sampai hak konstitusional dikalahkan oleh teknis administratif pemilu.

"Apa yang terjadi di Sydney, di Belanda, di Swedia, tidak boleh terjadi lagi. Mereka yang sudah mendaftar itu sampai jam 1 siang, hak untuk menggunakan hak pilihnya harus dijamin. Tidak ada yang boleh menghambat hanya karena persoalan teknis," katanya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Megawati Soekarnoputri, Partai Demokrasi Indonesia Perjuangan (PDIP), Joko Widodo (Jokowi), Pemilu Presiden (Pilpres)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Aji Styawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,669.24 3,632.53
British Pound GBP 1.00 17,955.97 17,775.94
China Yuan CNY 1.00 1,972.52 1,952.67
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,761.47 13,624.54
Dolar Australia AUD 1.00 9,255.96 9,162.50
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,771.76 1,754.11
Dolar Singapura SGD 1.00 9,899.63 9,800.42
EURO Spot Rate EUR 1.00 14,917.43 14,767.64
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,328.85 3,292.54
Yen Jepang JPY 100.00 12,530.93 12,403.99
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5866.945 -5.009 681
2 Agriculture 1294.134 3.031 22
3 Mining 1409.857 -4.102 49
4 Basic Industry and Chemicals 856.342 8.745 77
5 Miscellanous Industry 1076.191 18.011 51
6 Consumer Goods 1907.566 5.773 57
7 Cons., Property & Real Estate 446.979 0.602 87
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1011.886 -16.706 78
9 Finance 1339.237 -7.480 92
10 Trade & Service 704.406 4.980 168
No Code Prev Close Change %
1 DADA 102 173 71 69.61
2 AYLS 228 284 56 24.56
3 STTP 4,690 5,800 1,110 23.67
4 PAMG 114 140 26 22.81
5 DNAR 135 165 30 22.22
6 SOSS 304 370 66 21.71
7 PRIM 274 326 52 18.98
8 DWGL 169 199 30 17.75
9 FITT 68 79 11 16.18
10 MLIA 500 575 75 15.00
No Code Prev Close Change %
1 MINA 218 164 -54 -24.77
2 SSTM 500 382 -118 -23.60
3 GLOB 358 274 -84 -23.46
4 LUCK 715 570 -145 -20.28
5 ERTX 138 111 -27 -19.57
6 TAMU 198 165 -33 -16.67
7 POLA 65 55 -10 -15.38
8 TOPS 101 86 -15 -14.85
9 PURE 151 131 -20 -13.25
10 INDO 130 114 -16 -12.31
No Code Prev Close Change %
1 LUCK 715 570 -145 -20.28
2 TOWR 890 885 -5 -0.56
3 MNCN 1,490 1,505 15 1.01
4 TLKM 3,730 3,640 -90 -2.41
5 PURA 226 226 0 0.00
6 TCPI 6,450 6,450 0 0.00
7 BBCA 33,950 33,400 -550 -1.62
8 SMBR 288 310 22 7.64
9 ASII 5,950 6,100 150 2.52
10 BBRI 4,570 4,550 -20 -0.44