Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:23 WIB. EXCL - XL Axiata mencatat trafik data mengalami kenaikan hingga 24% selama periode Pilpres 2019.
  • 00:22 WIB. WTO - Amerika Serikat menang gugatan atas China di WTO soal tarif kuota impor produk komoditas pertanian.
  • 00:19 WIB. ANTM - Antam menargetkan pembangunan smelter nikel di KEK tuntas pada  tahun 2022.
  • 23:55 WIB. ANTM - Antam akan membangun smelter nikel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong mulai tahun 2020.

5 Kota Favorit Bagi Perusahaan Teknologi, Ada yang Ramah Milenial Lho

5 Kota Favorit Bagi Perusahaan Teknologi, Ada yang Ramah Milenial Lho - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Saat ini, semakin banyak perusahaan teknologi yang menangkap ruang pasar kantor di wilayah Asia Pasifik. Sebuah laporan oleh tim peneliti CBRE Asia Pasifik mengidentifikasi bahwa perusahaan teknologi menyumbang 23 persen dari total aktivitas leasing tahun lalu dan membangun lebih dari 8 juta kaki persegi ruang kantor pusat baru selama dua tahun terakhir.

Baca Juga: Direktur Twitter Sebutkan Kegagalan Besar Perusahaan Teknologi

Merujuk data dari CB Insights bahwa Asia Pasifik adalah rumah bagi 37 persen perusahaan startup unicorn dunia senilai lebih dari US$1 miliar pada Januari 2019 dan memimpin kebangkitan startup teknologi di seluruh Asia, enggak mengherankan apabila kelima kota yang disebutkan di bawah ini, menjadi tempat favorit bagi startup:

Beijing

Sebagai pusat teknologi China, Beijing adalah tujuan kantor utama bagi perusahaan teknologi. Sumber daya teknis dan inovasi yang kuat, kebijakan insentif preferensial serta pengelompokan universitas terkenal mendorong permintaan kuat dari sektor teknologi.

Zhongguancun dan Wangjing adalah dua kelompok markas besar untuk raksasa teknologi, unicorn, dan perusahaan pemula. Namun, karena terbatasnya ruang yang tersedia untuk disewakan dan kurangnya lahan yang tersedia untuk pengembangan komersial di dua sub-pasar ini, penjajah teknologi telah mulai menjelajahi area yang didesentralisasi dan taman bisnis.

Baca Juga: 5 Kota di Dunia yang Punya Miliarder Paling Banyak. Ada Jakarta Enggak Ya...

Bangalore

Bangalore dikenal sebagai Ibu kota startup India karena merupakan rumah bagi lebih dari 30% startup negara ini. Negara berkontribusi secara signifikan pada sektor teknologi negara itu, didukung oleh kebijakan untuk mempromosikan startup dan kewirausahaan teknologi.

Pada 155 juta kaki persegi kota ini memiliki stok kantor terbesar di negara ini. Bangalore juga merupakan rumah bagi salah satu kumpulan talenta teknologi terbaik di India, berkat kehadiran lembaga-lembaga terkemuka seperti Institut Teknologi Informasi India (IIIT), Institut Manajemen India (IIM) dan Institut Sains India (IISc).

Shanghai

Secara tradisional dianggap sebagai pusat keuangan China, Shanghai kini muncul sebagai pusat teknologi global terkemuka, didukung oleh kumpulan talenta besar dan pendanaan yang cukup.

Startup besar terbaru termasuk Lu.com, NIO, dan Teknologi YITU. Banyak perusahaan teknologi multinasional berlokasi di Taman Teknologi Tinggi Zhanjiang di distrik Pudong. Institusi pendidikan terkemuka termasuk Shanghai Tech University, Fudan University dan Shanghai Jiao Tong University.

Baca Juga: Negara-negara Ini Disebut sebagai Destinasi Wisata Ramah Muslim

Singapura

Kombinasi infrastruktur TI yang canggih, iklim pro-bisnis, undang-undang kekayaan intelektual yang ketat, dan pemerintah daerah yang cerdas telah memperkuat status Singapura sebagai kota teknologi terkemuka di Asia.

Pada 2018, 80 dari 100 perusahaan teknologi top dunia telah hadir di Singapura, menggarisbawahi statusnya sebagai pintu gerbang ke Asia Tenggara. Dunia teknologi lokal terus tumbuh dengan kecepatan tinggi, didorong oleh komunitas startup yang berkembang dengan fokus pada bidang-bidang seperti Internet of Things (IoT), self-driving, dan big data.

Gurgaon

Gurgaon telah berkembang sebagai poros regional di India Utara untuk industri teknologi. 'Kota milenium' telah menjadi tujuan utama bagi korporasi global dan domestik terkemuka yang ingin mendirikan operasi backoffice/frontoffice.

Karena kedekatannya dengan Ibu kota nasional dan juga bandara internasionalnya, kota ini memiliki kumpulan talenta perangkat lunak yang cukup besar. Ukuran dan kualitas stok kantor, bersama dengan insentif pemerintah untuk sektor teknologi, telah memastikan kota muncul di radar investor.

Tag: Perusahaan Teknologi, Startup

Penulis/Editor: Clara Aprilia Sukandar

Foto: Fintech Futures

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10