Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:23 WIB. EXCL - XL Axiata mencatat trafik data mengalami kenaikan hingga 24% selama periode Pilpres 2019.
  • 00:22 WIB. WTO - Amerika Serikat menang gugatan atas China di WTO soal tarif kuota impor produk komoditas pertanian.
  • 00:19 WIB. ANTM - Antam menargetkan pembangunan smelter nikel di KEK tuntas pada  tahun 2022.
  • 23:55 WIB. ANTM - Antam akan membangun smelter nikel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong mulai tahun 2020.

Berbagai Faktor Ini Bikin Konsumen Pilih Produk Premium di E-Commerce

Berbagai Faktor Ini Bikin Konsumen Pilih Produk Premium di E-Commerce - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Studi dari Nielsen menemukan bahwa semakin banyak konsumen di seluruh dunia berbelanja online ke e-commerce lokal untuk membeli produk premium (45% di 2018, naik 6 poin dari 2016).

Banyak faktor utama yang dicari konsumen di seluruh dunia dari membeli produk premium secara online. Di antaranya, kualitas yang unggul (56%), kinerja (51%), desain (43%), pengalaman (42%), dan merek (42%).

Bahkan secara khusus, sekitar dua dari lima konsumen (41%) bersedia membayar lebih untuk produk dari bahan organik dan yang sepenuhnya alami. Serupa dengan hal tersebut, konsumen bersedia membayar lebih untuk produk yang berkelanjutan (38%) dan produk-produk yang memiliki tanggung jawab sosial (30%).

Baca Juga: Nielsen: Konsumem Indonesia Suka Belanja Online Produk Premium

Menurut laporan tersebut, kategori produk teratas di mana konsumen paling bersedia untuk membeli barang-barang premium ialah elektronik pribadi (42%), pakaian (40%), kosmetik (31%), dan protein seperti susu dan daging (masing-masing 30% dan 29%).

Konsumen menilai rekomendasi teman sebagai faktor yang paling berpengaruh dalam uji coba mereka terhadap produk-produk premium baru. Hampir setengah dari konsumen (46%) mengatakan, rekomendasi dan dorongan teman atau keluarga memengaruhi keputusan mereka untuk mencoba produk premium baru, diikuti oleh riset tentang produk (36%), iklan online (32%), iklan televisi (31%), dan iklan dalam toko (25%).

Baca Juga: Mengamati Tren Belanja Online Selama Ramadan

Tag: Belanja Online, E-commerce, Nielsen Holdings PLC

Penulis: Yosi Winosa

Editor: Rosmayanti

Foto: Lazada Indonesia

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10