Portal Berita Ekonomi Sabtu, 20 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 00:23 WIB. EXCL - XL Axiata mencatat trafik data mengalami kenaikan hingga 24% selama periode Pilpres 2019.
  • 00:22 WIB. WTO - Amerika Serikat menang gugatan atas China di WTO soal tarif kuota impor produk komoditas pertanian.
  • 00:19 WIB. ANTM - Antam menargetkan pembangunan smelter nikel di KEK tuntas pada  tahun 2022.
  • 23:55 WIB. ANTM - Antam akan membangun smelter nikel di Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sorong mulai tahun 2020.

Pendiri Lion Air 'Berang': Boeing Anggap Rendah Maskapai dan Negara Saya

Pendiri Lion Air 'Berang': Boeing Anggap Rendah Maskapai dan Negara Saya - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Rusdi Kirana, pendiri maskapai penerbangan Lion Air mengecam tindakan Boeing atas kecelakaan pesawat Boeing 737 Max yang terjadi pada Oktober 2018.

Menurut Rusdi, sikap dari produsen pesawat terbesar di dunia itu tidak patut dilakukan, bahkanmemperlakukan Lion Air sebagai sebuah ‘celengan’. Menurutnya, Lion Air telah menghabiskan uang senilai puluhan miliar dolar AS untuk membeli pesawat Boeing. Hal itu bertujuan agar Lion Air menjadi salah satu maskapai murah terbesar di Asia.

“Mereka (Boeing) memandang rendah maskapai saya dan negara saya, meski kami memperlakukan mereka dengan baik. Mereka juga memandang rendah saya, hanya sebagai celengan mereka,” ujarnya di Jakarta, Senin (15/4/2019).

Baca Juga: Garuda Masih Percaya Boeing, Tapi....

Sebagai pelanggan terbesar Boeing, lanjut Rusdi, Lion Air telah memesan 187 pesawat dan 200 lainnya sudah dikirimkan. Pada Desember 2018, Lion Air mengancam untuk menghentikan pesanan tersebut. Namun, tidak ada informasi lebih lanjut terkait hal tersebut.

Ia menambahkan, Boeing telah menunjukkan inkonsistensi dalam tanggapannya terhadap dua kecelakaan pesawat yang melibatkan produk mereka. Karenanya mempertanyakan mengapa hal itu bisa terjadi.

“Boeing bersikap menyalahkan pada kecelakaan yang pertama dan yang kedua mereka meminta maaf,” imbuhnya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Lion Air, Boeing, Rusdi Kirana

Penulis/Editor: Irfan Mualim

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,756.57 3,718.34
British Pound GBP 1.00 18,368.14 18,184.19
China Yuan CNY 1.00 2,105.18 2,084.26
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,086.00 13,946.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,113.75 10,011.83
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,795.40 1,777.49
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.63 10,303.66
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,908.73 15,749.22
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,399.95 3,362.91
Yen Jepang JPY 100.00 12,583.53 12,455.12

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Sep
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Feb
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10