Portal Berita Ekonomi Jum'at, 26 April 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 20:32 WIB. Google - Google hapus 50 aplikasi jahat yang juga populer di Indonesia.
  • 20:31 WIB. LG - LG kabarnya setop produksi smartphone¬†di negerinya sendiri, Korea Selatan.
  • 20:29 WIB. Tik Tok - India tak lagi blokir Tik Tok.
  • 20:29 WIB. Toshiba - Toshiba kenalkan pembangkit listrik virtual yang dikenal dengan Virtual Power Plant.
  • 20:12 WIB. Xiaomi - Xiaomi punya dua paten baru, yakni tiga kamera depan hingga notch menyembul.
  • 20:10 WIB. Ericsson - Ericsson mau hadirkan jaringan 5G di Indonesia, tapi terkendala dengan ketersediaan spektrum.
  • 19:49 WIB. PUBG - Irak mau blokir gim sejenis PUBG dan Fortnite.
  • 19:45 WIB. Amazon - Ridwan Kamil bilang Amazon mau investasi belasan triliun di Jabar.
  • 19:45 WIB. Apple - Kabarnya Apple mulai ngebet bikin iPhone layar lipat.
  • 19:44 WIB. Samsung - TV 8K Samsung tiba di Indonesia, ada yang seharga Rp1,5 miliar.¬†
  • 19:42 WIB. Xiaomi - Xiaomi rilis Redmi Y3¬†dengan kamera selfie 32 MP, harga Rp2 jutaan.

SPH Lahirkan Inovasi Teknologi Industri 4.0

SPH Lahirkan Inovasi Teknologi Industri 4.0 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Sebagai upaya mendorong revolusi 4.0, Sekolah Pelita Harapan (SPH) Lippo Village mengadakan pameran ilmiah pertama yang menampilkan 20 proyek ilmiah yang didedikasikan oleh 24 murid-murid dari kelas 10-12 (1-3 SMA).

Dalam kesempatan tersebut para murid juga menampilkan beragam proyek yang berkaitan dengan bioteknologi, biosensor, energi terbarukan, machine learning, machine vision, mikrobiologi, teknik sipil, ilmu komputer, ilmu material, ilmu data, farmasi, food technology, dan robotik.

Beberapa contoh karya seperti, pembalut luka berbasis protein sutra dengan ekstrak tanaman lokal yang dapat menyesuaikan diri dengan luka dengan sifat retensi bahan antimikroba dan bahan aktif yang kuat. Ada juga yang melakukan penelitian memisahkan dan mengidentifikasikan bakteri dari Kimchi, yang menemukan bahwa bahan tersebut berpotensi mencegah pembekuan darah.

Ada lagi siswa lain yang melakukan penelitian di bidang robotik dengan sistem pelacakan mata yang memungkinkan lengan robot untuk mengambil benda dengan eye movement. Dan ada juga murid yang mempelajari kristal yang dapat menyerap cahaya, dan menemukan cara untuk menyimpan energi cahaya ini secara jangka panjang. Selain itu, ada murid yang tertarik mempelajari plastik ramah lingkungan, mengembangkan film plastik dengan zat tepung.

Baca Juga: Matangkan Industri 4.0, Kemenperin Gelar Indonesia Industrial Summit 2019

"Hasil ini juga akan disajikan dalam konferensi ilmiah internasional yang akan datang dalam optik modern," ujar Eden Steven, Direktur SPH Applied Science Academy (ASA) saat membuka pameran ilmiah, Senin (15/4/2019).

Eden mengatakan, Indonesia harus siap menghadapi revolusi industri 4.0. Salah satu langkah yang perlu diambil dengan mengembangkan dan memaksimalkan sumber daya manusia yang memiliki kemampuan inovatif, kreatif, dan problem solving.

"Lembaga pendidikan adalah sektor yang paling strategis untuk memperlengkapi generasi muda agar siap memasuki dunia industri 4.0," imbuh Eden.

Menurut doktor dari Florida State University dengan spesialisasi bidang advanced materials dan elektronika ini, SPH berkomitmen untuk menjadi yang terdepan, sebagai pelopor ide pembelajaran terbaru dan melawan metode pembelajaran konvensional dari pendidikan tradisional.

Saat ini, sembari melangkah menuju model pendidikan 4.0, SPH sedang menerapkan model pendidikan 3.0 yang mengizinkan para murid menjadi pembelajar mandiri, yang juga didorong untuk menggunakan teknologi digital terkini secara konsisten sebagai bagian terpenting.

SPH memulai Center of Excellence pertama dalam area ilmu pengetahuan praktis, yang dikenal sebagai applied science academy (akademi ilmu pengetahuan praktis). Center of Excellence bertujuan untuk melengkapi murid-murid dengan penelitian terdepan, praktikum terbaik, bantuan dengan area-area spesialisasi dan bimbingan dari mentor yang ahli.

Sedangkan ASA dibentuk dengan tujuan untuk memberdayakan dan mendidik ilmuwanilmuwan muda. Hal ini dapat dilakukan dengan adanya paparan otentik ke lingkungan penelitian sehingga eksplorasi ilmiah yang menghasilkan inovator muda dalam ilmu terapan dapat terjadi. Untuk mendukung hal ini, SPH juga menyediakan peralatan dan bahan lab terbaru dan canggih.

Baca Juga: Kata Bang Sandi, Ini 3 Tantangan UMKM di Era Revolusi Industri 4.0

Fasli Jalal, Ketua Komite Tetap Pendidikan Dasar dan Menengah dan Kejuruan Kadin, hadir dalam kegiatan tersebut menyampaikan dukungan atas langkah SPH dalam menggali potensi generasi pemuda pada tingkat pendidikan menengah, dan menyediakan wadah, sarana bagi mereka dalam mewujudkan Inovasi, kreativitas dalam bidang ilmu sains.

Menurutnya, KAdin akan terus mendukung program-program pendidikan, dari pendidikan dasar, menengah dan kejuruan, dan siap mengusung semua hasil karya yang baik untuk bekerja sama dengan sektor perdagangan dan industri.

 

"Indonesia memiliki potensi besar dalam kompetensi ilmu sains. Kadin terbeban untuk mengambil bagian dan turut serta dalam mewujudkan Indonesia Industri 4.0, sekaligus mendukung program Kemenristekdikti dalam hal peningkatan STEM," ujarnya. 

Tag: Industri 4.0, Sekolah Pelita Harapan (SPH) Lippo Village

Penulis: Agus Aryanto

Editor: Rosmayanti

Foto: Agus Aryanto

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,793.33 3,755.17
British Pound GBP 1.00 18,367.32 18,182.56
China Yuan CNY 1.00 2,113.45 2,092.35
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,225.00 14,083.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,988.80 9,886.27
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,814.09 1,795.96
Dolar Singapura SGD 1.00 10,444.97 10,339.94
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,870.83 15,709.59
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,441.81 3,404.98
Yen Jepang JPY 100.00 12,711.11 12,581.97

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6372.787 -75.098 632
2 Agriculture 1421.881 -21.070 21
3 Mining 1794.054 -17.227 47
4 Basic Industry and Chemicals 808.779 -14.126 71
5 Miscellanous Industry 1307.808 -18.810 46
6 Consumer Goods 2452.192 -53.986 52
7 Cons., Property & Real Estate 485.163 -8.513 75
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1156.206 -6.210 73
9 Finance 1289.730 -9.597 91
10 Trade & Service 814.879 -3.774 156
No Code Prev Close Change %
1 TMPO 160 190 30 18.75
2 MTPS 1,035 1,195 160 15.46
3 NIKL 2,410 2,620 210 8.71
4 APEX 750 815 65 8.67
5 TRST 370 400 30 8.11
6 LPIN 1,060 1,140 80 7.55
7 DVLA 2,120 2,280 160 7.55
8 CNTX 454 488 34 7.49
9 KBLI 382 410 28 7.33
10 RIGS 302 324 22 7.28
No Code Prev Close Change %
1 TFCO 630 520 -110 -17.46
2 TRIO 108 93 -15 -13.89
3 PADI 715 625 -90 -12.59
4 KIOS 900 800 -100 -11.11
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 HDTX 119 108 -11 -9.24
7 CAKK 141 129 -12 -8.51
8 ALMI 600 550 -50 -8.33
9 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
10 GIAA 500 462 -38 -7.60
No Code Prev Close Change %
1 JPFA 1,675 1,540 -135 -8.06
2 SWAT 124 125 1 0.81
3 UNVR 48,650 46,400 -2,250 -4.62
4 BBRI 4,400 4,330 -70 -1.59
5 CPRI 112 101 -11 -9.82
6 MNCN 895 945 50 5.59
7 ESTI 99 98 -1 -1.01
8 PTBA 4,130 4,030 -100 -2.42
9 BBCA 28,150 27,975 -175 -0.62
10 CPIN 5,625 5,200 -425 -7.56