Portal Berita Ekonomi Rabu, 20 November 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:03 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Poundsterling pada level 1,2906 USD/Pound
  • 13:02 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1073 USD/Euro
  • 13:01 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yen pada level 108,52 Yen/USD
  • 12:59 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.475 USD/troy ounce
  • 12:59 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 60,70 USD/barel
  • 12:58 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 55,13 USD/barel
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,08% di akhir sesi II.

Apa Itu Defisit Transaksi Berjalan?

Apa Itu Defisit Transaksi Berjalan? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Segala transaksi yang berasal dari perdagangan barang dan jasa serta pendapatan yang berasal dari investasi asing akan tercatat dalam neraca transaksi berjalan. Dalam neraca transaksi berjalan dikenal istilah defisit transaksi berjalan atau current account deficit, yaitu kondisi keuangan negara dengan angka pertumbuhan impor yang lebih tinggi daripada angka pertumbuhan ekspor.

Selain itu, defisit transaksi berjalan juga didefinisikan sebagai suatu keadaan, di mana tingkat tabungan nasional lebih rendah daripada tingkat investasi suatu negara. Defisit transaksi berjalan untuk kasus ini lebih umum terjadi di negara-negara berkembang.

Baca Juga: Apa Itu Neraca Perdagangan?

Pasalnya, negara berkembang mempunyai modal yang minim dari tingkat tabungan domestik sehingga peluang untuk menerima investasi dari negara asing lebih terbuka lebar.

Defisit baik atau buruk?

Menilai defisit transaksi berjalan tidak semudah memisahkan antara hitam dan putih. Dalam keadaan tertentu, defisit transaksi berjalan menjadi suatu hal yang baik, namun dapat menjadi suatu hal yang buruk untuk keadaan yang berbeda.

Jika defisit tercermin melalui tingginya impor daripada ekspor, hal itu mengindikasikan adanya permasalah daya saing atas produk-produk tertentu. Sementara itu, jika defisit tercermin melalui tingginya investasi daripada tabungan nasional, hal itu mengindikasikan bahwa ekonomi suatu negara tumbuh dan produktif.

Komponen dalam defisit transaksi berjalan

Ada dua komponen yang digunakan dalam defisit transaksi berjalan, yaitu defisit perdagangan yang berkaitan dengan aktivitas ekspor-impor dan investasi asing yang berkaitan dengan aktivitas penanaman modal asing.

Baca Juga: BI Perkirakan Defisit Transaksi Berjalan Masih di Atas 3% di Triwulan IV 2018

Defisit transaksi berjalan berkaitan erat dengan pendapatan bersih suatu negara. Setidaknya, ada empat hal yang digunakan dalam mengukur pendapatan bersih. Pertama, pembayaranyang dilakukan kepada orang asing dalam bentuk dividen saham domestik. Kedua, pembayaran bunga obligasi. Ketiga, upah yang dibayarkan kepada orang asing yang bekerja di negara tersebut. Keempat, uang WNA yang sebagian besar dikirim kebali ke negara asal mereka.

Penyebab defisit transaksi berjalan

1. Pertumbuhan ekonomi global melambat

Pertumbuhan ekonomi global yang melambat akan berdampak pada lesunya perdagangan internasional. Hal tersebut tentu akan membuat nilai ekspor dari suatu negara mengalami penurunan.

2. Permintaan dan harga komoditas global menurun

Faktor menurunnya permintaan dan harga komoditas global akan menjadi guncangan bagi negara-negara pengekspor. Pasalnya, jika permintaan dan harga komoditas menurun, pendapatan negara dari sektor ekspor juga akan menurun secara drastis.

3. Program subsidi pemerintah

Berbagai program subsidi yang berasal dari anggaran pemerintah akan menjadi beban tersendiri bagi keuangan nasional. Bukan hanya itu, subsidi akan memperlebar defisit transaksi berjalan. Misalnya, pemerintah Indonesia memberikan subsidi BBM sehingga harga BBM menjadi lebih murah.

Namun, hal itu akan membuat permintaan BBM semakin meningkat sehingga pemerintah hars mengimpor BBM dari negara lain di saat produksi domestik tidak mencukupi. Jika berkepanjangan, aktivitas ekspor akan lebih tinggi daripada impor dan akhirnya defisit transaksi berjalan kian melebar. 

Baca Juga

Tag: Defisit Transaksi Berjalan, Transaksi Berjalan, Neraca Perdagangan, Defisit Neraca Perdagangan, defisit neraca berjalan

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Freepik/Indylooker

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,777.90 3,740.11
British Pound GBP 1.00 18,287.40 18,104.03
China Yuan CNY 1.00 2,015.06 1,994.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,167.49 14,026.52
Dolar Australia AUD 1.00 9,665.06 9,566.09
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,809.87 1,791.68
Dolar Singapura SGD 1.00 10,408.85 10,298.47
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,689.08 15,530.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.83 3,368.52
Yen Jepang JPY 100.00 13,056.39 12,922.90

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6152.090 29.465 662
2 Agriculture 1379.447 -9.112 20
3 Mining 1485.572 -15.475 49
4 Basic Industry and Chemicals 966.315 11.894 76
5 Miscellanous Industry 1179.958 2.642 50
6 Consumer Goods 2068.235 7.578 54
7 Cons., Property & Real Estate 504.784 -3.189 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1133.400 4.587 76
9 Finance 1279.031 12.798 90
10 Trade & Service 782.237 -0.744 165
No Code Prev Close Change %
1 SINI 740 925 185 25.00
2 JTPE 660 825 165 25.00
3 ESIP 430 535 105 24.42
4 TBMS 800 995 195 24.38
5 OCAP 210 258 48 22.86
6 PCAR 1,410 1,700 290 20.57
7 ABBA 104 124 20 19.23
8 MREI 4,000 4,700 700 17.50
9 TIRA 224 250 26 11.61
10 BRPT 1,130 1,245 115 10.18
No Code Prev Close Change %
1 COWL 180 117 -63 -35.00
2 MPOW 183 129 -54 -29.51
3 PURE 640 480 -160 -25.00
4 CITY 220 165 -55 -25.00
5 DEAL 650 488 -162 -24.92
6 ENVY 1,555 1,170 -385 -24.76
7 JSKY 414 312 -102 -24.64
8 FORZ 268 202 -66 -24.63
9 PBSA 402 310 -92 -22.89
10 OMRE 990 770 -220 -22.22
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,410 1,420 10 0.71
2 MAMI 248 250 2 0.81
3 IPTV 505 510 5 0.99
4 KPIG 125 124 -1 -0.80
5 BBRI 4,120 4,190 70 1.70
6 SQMI 280 230 -50 -17.86
7 MSIN 450 456 6 1.33
8 BBTN 1,955 2,070 115 5.88
9 TCPI 5,175 5,100 -75 -1.45
10 TLKM 4,000 4,020 20 0.50