Portal Berita Ekonomi Selasa, 02 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 21:57 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,22% terhadap Yen pada level 107,59 JPY/USD.
  • 21:54 WIB. Valas - Dollar AS melemah 1,06% terhadap Poundsterling pada level 1,2474 USD/GBP.
  • 21:52 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,24% terhadap Euro pada level 1,1128 USD/EUR.
  • 21:48 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.734 USD/troy ounce.
  • 21:45 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 37,91 USD/barel.
  • 21:43 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 35,01 USD/barel.
  • 21:40 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 dibuka positif 0,08% pada level 3.046.
  • 21:39 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones dibuka positif 0,24% pada level 25.444.
  • 21:38 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq dibuka positif 0,33% pada level 9.521.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Yuan pada level 7,13 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 3,36% pada level 23.732.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 2,21% pada level 2.915.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 1,64% pada level 2.552.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,84% pada level 22.062.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,75% pada level 2.065.

24% Generasi Milenial Indonesia Ingin Punya Bisnis Sendiri

24% Generasi Milenial Indonesia Ingin Punya Bisnis Sendiri
WE Online, Jakarta -

Generasi muda terus berlomba membangun perusahaan rintisan (startup) dan mengembangkan karier secara mandiri untuk menjadi wirausaha baru.

Pemuda Indonesia menjadi yang tertinggi di ASEAN yang berpikiran positif membangun negeri dan menciptakan lapangan pekerjaan baru dengan memanfaatkan teknologi.

Hasil penelitian Sea Group kepada 14.000 anak muda Indonesia menyebutkan 24% responden menginginkan punya bisnis sendiri; 17% bekerja di pemerintahan; 16,5% ingin melanjutkan usaha keluarga; dan 3,2% ingin bekerja di rintisan startup.

Baca Juga: 100 Pengusaha Hingga Pengembang Bikin Startup Cuma 54 Jam

Sea Group bekerja sama dengan World Economic Forum (WEF) melakukan survei tidak hanya kepada anak muda di Indonesia, namun juga pemuda di Asia Tenggara. Hasil survei mengungkapkan motivasi pekerjaan generasi muda Indonesia adalah ingin memberi dampak positif kepada masyarakat dan komunitas.

Indonesia berada di tingkat paling atas atau 25,7% pemuda yang memiliki keinginan tersebut. Angka ini lebih tinggi dibandingkan Filipina dan Vietnam. Menurut Chief Economist Sea Group Santitarn Sathiratai, ada korelasi atas hasil penelitian. Dalam penelitian itu ada keinginan anak muda menjadi entrepreneur karena tidak lagi ingin memiliki penghasilan besar.

"Generasi Indonesia masa kini ingin mempunyai nilai dalam hidupnya dan berani untuk menjadi lebih mandiri," ujar Santitarn di Jakarta, beberapa waktu lalu.

Menurut Santitarn, keinginan anak muda tersebut merupakan hal positif. Bila mereka menjadi pengusaha, tentu akan memiliki dampak untuk orang lain. Motivasi generasi muda Indonesia ini menurutnya membuat perusahaan berpikir untuk menawarkan sesuatu yang lebih menarik selain penghasilan.

Santitarn juga mengingatkan anak muda untuk menjadi wirausaha yang mengikuti perkembangan zaman. Memasuki ekonomi digital merupakan jalan terbaik.

"Perusahaan teknologi mengikuti kemauan anak muda. Mereka bukan hanya memberikan yang terbaik untuk pembeli, tapi juga memberdayakan entrepreneur. Ini yang harus dimanfaatkan semaksimal mungkin oleh anak muda," katanya.

Baca Juga: Dear Pendiri Startup, 3 Kesalahan Ini Perlu Dihindari saat Pitching

Lantas, bagaimana pemerintah mendukung generasi muda yang minat menjadi pengusaha digital untuk siap masuk era revolusi 4.0? Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan (Kemendikbud) Direktorat Pembinaan Sekolah Menengah Kejuruan memiliki program sekolah pencetak wirausaha berbasis digital sejak 2018.

Bekerja sama dengan SEAMEA yakni Asosiasi Kementerian Pendidikan Se-ASEAN memfasilitasi anak-anak SMK wirausaha berbasis digital, dari berdagang online, startup, hingga usaha lain.

Kepala Subdit Penyelarasan Kejuruan dan Kerja Sama Industri Kemendikbud Saryadi Guyatno mengatakan, konsep yang dikembangkan, mulai awarness hingga mentoring, secara daring melalui video confrence oleh narasumber ahli.

Saryadi menyebut dua pelajaran wajib yang diberlakukan kepada semua jurusan di SMK. Pertama simulasi digital, yakni siswa mempelajari teknologi terkini yang digunakan di industri digital. Kedua, produk kreatif dan kewirausahaan.

Salah seorang konsultan startup digital, Rama Mamuaya, mengatakan, 2018 adalah tahun kreatif bagi anak muda. Berbagai ide bisnis muncul, umumnya di bidang financial technology (fintech).

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Generasi Milenial, Entrepreneur

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Cahyo Prayogo

Foto: Antara/Iggoy el Fitra

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10