Portal Berita Ekonomi Selasa, 26 Mei 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:03 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,78% di akhir sesi II.
  • 14:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,52% terhadap Poundsterling pada level 1,2255 USD/GBP.
  • 14:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,17% terhadap Euro pada level 1,0917 USD/EUR.
  • 14:05 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yen pada level 107,87 JPY/USD.
  • 14:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.728 USD/troy ounce.
  • 14:03 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 36,16 USD/barel.
  • 14:03 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 34,38 USD/barel.

Massa 212 Gagal Antar Prabowo Jadi Presiden

Massa 212 Gagal Antar Prabowo Jadi Presiden
WE Online, Jakarta -

Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan pasangan Jokowi-Ma'ruf unggul dengan 55,65% suara, sedangkan pasangan Prabowo-Sandiaga meraih 44,35%. Kemenangan tersebut berdasarkan quick count LSI Denny JA per pukul 18.22 WIB yang telah mengumpulkan 98,50% suara.

Menurutnya, hal tersebut terjadi lantaran pawai akbar para pendukung Prabowo-Sandi tidak mempengaruhi hasil pemilu.

"Pawai akbar, yang minta ampun melimpah enggak menggambarkan apa-apa. Walaupun pawai akbar melimpah di kubu Prabowo, dan enggak memenangkan Prabowo. Silent minority yang justru bersembunyi," ujarnya kepada wartawan, Rabu (17/4/2019).

Baca Juga: Prabowo Sujud Syukur Klaim Kemenangan dan Rocky Gerung Akui Kemenangan Jokowi?

Lanjutnya, ia mengatakan karena klaim pawai akbar seperti dua juta orang hanyalah sebagian kecil dari jumlah pemilih yang mencapai sekitar 192 juta orang tersebut.

"Riuh rendah itu, menang kalahnya lihat silent majority, wong cilik itu sekitar 50% dari populasi atau 100 juta orang. Silent majority lima kali lipat dari pawai akbar," jelasnya.

Baca Juga: Usai Klaim Unggul dari Jokowi, Prabowo Pulang ke Hambalang

Sambungnya lagi, ia mengaku selama sejarah pemilu pascareformasi, jumlah massa 212 terbilang cukup menakhubkan, Namun, hal tersebut justru memengaruhi pada elektabilitas Prabowo-Sandi.

"Bahwa itu besar, tapi efek elektabilitasnya bisa merugikan Prabowo-Sandi. Habib Rizieq (Imam Besar FPI) dukung Prabowo-Sandi, terbuka lagi mata, perilaku memilih. Prabowo-Sandi besar di kalangan Islam yang afiliasi pada FPI, PKS, dan komunitas yang sering dilabeli. Tapi, minoritas pergi berbondong-bondong dari Prabowo," tutur Denny.

Baca Juga

Tag: Prabowo Subianto Djojohadikusumo, Alumni 212, Pilpres 2019, Joko Widodo (Jokowi)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Hafidz Mubarak A

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,951.00 3,910.65
British Pound GBP 1.00 18,129.25 17,941.51
China Yuan CNY 1.00 2,082.33 2,061.41
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,847.87 14,700.13
Dolar Australia AUD 1.00 9,743.17 9,643.29
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,915.16 1,896.03
Dolar Singapura SGD 1.00 10,437.87 10,332.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,200.51 16,037.84
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,404.69 3,366.96
Yen Jepang JPY 100.00 13,767.15 13,627.64
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 href="Download_Data/" />Download_Data/ - Aug
2 href="Market_Summary/" />Market_Summary/ - Dec
3 href="MockTestReportingDRC/" />MockTestReportingDRC/ - Nov
4 href="PSPNDC/" />PSPNDC/ - Mar
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10
No Code Prev Close Change %
1
2 f(n)
3 =
4
5
6
7
8
9 id="container">
10