Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Asuransi - Traveloka meluncurkan produk asuransi perlindungan rumah selama momen Lebaran 2019.
  • 23:20 WIB. Hoax - Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 30 berita hoax selama momen ricuh 22 Mei.

Kementan Lakukan Deklarasi Dorong Ekspor Pertanian Asal Papua Barat

Kementan Lakukan Deklarasi Dorong Ekspor Pertanian Asal Papua Barat - Warta Ekonomi
WE Online, Sorong -

Sebanyak 14 instansi pusat dan daerah melakukan deklarasi dorong ekspor komoditas pertanian unggulan asal Propinsi Papua Barat. Hal ini dilakukan setelah diskusi sinergitas antar instansi diselenggarakan Badan Karantina Pertanian (Barantan) di Sorong, Senin (15/4/2019).

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil mengatakan bahwa perlu strategi kolaborasi yang jitu untuk dongkrak ekspor komoditas pertanian unggulan di Papua Barat.

Menurut Jamil, data tahun 2018 dari sistem otomasi IQFAST Barantan mencatat beberapa komoditas unggulan dari Kabupaten Sorong yang bisa saja menjadi komoditas ekspor dari wilayah lain. Diantaranya biji pala, oil palm kernel, bunga pala, minyak sawit mentah, kopra, durian, alpukat, pisang, sarang semut dan buah merah. Kebanyakan komoditas tersebut dilalulintaskan ke Jakarta dan Surabaya, namun tercatat sebagai komoditas ekspor lewat daerah lain.

"Inilah yang harus kita selesaikan bersama, pemerintah pusat dan daerah harus bersama bahu membahu," terang Jamil saat menjadi narasumber pada acara tersebut.

Baca Juga: Kementan Akan Resmikan Museum Pertanian di Kota Bogor

Di sela acara tersebut, Jamil juga menyerahkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT12) kepada pelaku usaha, Gunawan. Dari dialog dengan para pelaku usaha didapat informasi akan tingginya permintaan terhadap komoditas khas Papua Barat. Salah satunya, sari buah merah yang tidak saja diminati pasar domestik tapi juga pasar global seperti Korea Selatan, Amerika Serikat.

Menurut Gunawan, ia mengirimkan minyak buah merah sebanyak 1 ton tujuan Jakarta dan sebagai komoditas wajib periksa Karantina, ia melaporkannya ke petugas Karantina Pertanian di Wilker Bandar Udara Sorong. Pengusaha asal Sorong Timur ini juga mengungkapkan bahwa peluang buah merah untuk diekspor sangat terbuka.

Saat ini ia sedang menjajaki pasar di Korea Selatan dengan volume sekitar 20.000 liter. Menurutnya harga buah merah yang sudah diekstrak menjadi minyak sebesar Rp400.000 per liter, sedangkan untuk pasar ekspor berkisar US$100 per liter atau senilai Rp1.400.000. Sumber yang kaya dan cukup menjanjikan, terlebih lagi jika dapat diekspor langsung dari Sorong, katanya.

Baca Juga: Program Modernisasi Alat Pertanian Kementan Diapresiasi

Kepala Karantina Pertanian Sorong, Wayan Kertanegara, tercatat dari data otomasi, IQFAST diwilayah kerjanya selama Januari hingga April 2019 lalulintas buah merah dari Sorong sebanyak 3,2 ton dalam bentuk buah dan 13 liter dalam bentuk ekstrak. Wayan akan segera lakukan koordinasi dengan instansi terkait agar komoditas tersebut dapat langsung diekspor dari Sorong.

Menurutnya, tidak kurang dari 14 instansi yang telah lakukan deklarasi untuk dongkrak ekspor asal Papua Barat. Masing-masing adalah Pemkab Sorong, Pemkot Sorong, Kadistan Pemprov Papua Barat, Kadistan Kaimana, Bank Indonesia, BPS Prov Papua Barat, Polbangtan Manokwari, BPPT Manokwari, Bea Cukai Manokwari, KSOP Sorong, BC Sorong, Ka Bandara DEO, Pelaku Usaha Agribisnis Kadistan Tambrauw termasuk Karantina Sorong serta Manokwari.

Bupati Sorong, Johny Kamuru yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi upaya Kementan lewat Barantan dan akan ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi internal dan eksternal.

"Sorong sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) maka dukungan pemerintah pusat tentu akan dapat digunakan mempercepat terwujudnya eksportasi komoditas pertanian asal Papua Barat langsung dari Sorong," katanya.

Untuk mendukung upaya pemerintah Kabupaten Sorong dalam upaya tersebut, Ali Jamil juga memberikan aplikasi I-MACE (Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports) kepada Johny Kamuru, Bupati Sorong. Tujuan aplikasi tersebut adalah memudahkan pemerintah daerah dalam memantau potensi pertanian yang ada di daerahnya agar dapat dikembangkan lebih baik.

"Ini semua berisi data potensi pertanian, update secara real time termasuk keterangan asal daerah dan tujuan negara ekspornya," pungkas Jamil.

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Pertanian

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: Kementan

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62