Portal Berita Ekonomi Senin, 06 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

Kementan Lakukan Deklarasi Dorong Ekspor Pertanian Asal Papua Barat

Kementan Lakukan Deklarasi Dorong Ekspor Pertanian Asal Papua Barat
WE Online, Sorong -

Sebanyak 14 instansi pusat dan daerah melakukan deklarasi dorong ekspor komoditas pertanian unggulan asal Propinsi Papua Barat. Hal ini dilakukan setelah diskusi sinergitas antar instansi diselenggarakan Badan Karantina Pertanian (Barantan) di Sorong, Senin (15/4/2019).

Kepala Badan Karantina Pertanian Kementerian Pertanian (Kementan), Ali Jamil mengatakan bahwa perlu strategi kolaborasi yang jitu untuk dongkrak ekspor komoditas pertanian unggulan di Papua Barat.

Menurut Jamil, data tahun 2018 dari sistem otomasi IQFAST Barantan mencatat beberapa komoditas unggulan dari Kabupaten Sorong yang bisa saja menjadi komoditas ekspor dari wilayah lain. Diantaranya biji pala, oil palm kernel, bunga pala, minyak sawit mentah, kopra, durian, alpukat, pisang, sarang semut dan buah merah. Kebanyakan komoditas tersebut dilalulintaskan ke Jakarta dan Surabaya, namun tercatat sebagai komoditas ekspor lewat daerah lain.

"Inilah yang harus kita selesaikan bersama, pemerintah pusat dan daerah harus bersama bahu membahu," terang Jamil saat menjadi narasumber pada acara tersebut.

Baca Juga: Kementan Akan Resmikan Museum Pertanian di Kota Bogor

Di sela acara tersebut, Jamil juga menyerahkan Sertifikat Kesehatan Tumbuhan Antar Area (KT12) kepada pelaku usaha, Gunawan. Dari dialog dengan para pelaku usaha didapat informasi akan tingginya permintaan terhadap komoditas khas Papua Barat. Salah satunya, sari buah merah yang tidak saja diminati pasar domestik tapi juga pasar global seperti Korea Selatan, Amerika Serikat.

Menurut Gunawan, ia mengirimkan minyak buah merah sebanyak 1 ton tujuan Jakarta dan sebagai komoditas wajib periksa Karantina, ia melaporkannya ke petugas Karantina Pertanian di Wilker Bandar Udara Sorong. Pengusaha asal Sorong Timur ini juga mengungkapkan bahwa peluang buah merah untuk diekspor sangat terbuka.

Saat ini ia sedang menjajaki pasar di Korea Selatan dengan volume sekitar 20.000 liter. Menurutnya harga buah merah yang sudah diekstrak menjadi minyak sebesar Rp400.000 per liter, sedangkan untuk pasar ekspor berkisar US$100 per liter atau senilai Rp1.400.000. Sumber yang kaya dan cukup menjanjikan, terlebih lagi jika dapat diekspor langsung dari Sorong, katanya.

Baca Juga: Program Modernisasi Alat Pertanian Kementan Diapresiasi

Kepala Karantina Pertanian Sorong, Wayan Kertanegara, tercatat dari data otomasi, IQFAST diwilayah kerjanya selama Januari hingga April 2019 lalulintas buah merah dari Sorong sebanyak 3,2 ton dalam bentuk buah dan 13 liter dalam bentuk ekstrak. Wayan akan segera lakukan koordinasi dengan instansi terkait agar komoditas tersebut dapat langsung diekspor dari Sorong.

Menurutnya, tidak kurang dari 14 instansi yang telah lakukan deklarasi untuk dongkrak ekspor asal Papua Barat. Masing-masing adalah Pemkab Sorong, Pemkot Sorong, Kadistan Pemprov Papua Barat, Kadistan Kaimana, Bank Indonesia, BPS Prov Papua Barat, Polbangtan Manokwari, BPPT Manokwari, Bea Cukai Manokwari, KSOP Sorong, BC Sorong, Ka Bandara DEO, Pelaku Usaha Agribisnis Kadistan Tambrauw termasuk Karantina Sorong serta Manokwari.

Bupati Sorong, Johny Kamuru yang hadir dalam acara tersebut mengapresiasi upaya Kementan lewat Barantan dan akan ditindaklanjuti dengan melakukan koordinasi internal dan eksternal.

"Sorong sebagai Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) maka dukungan pemerintah pusat tentu akan dapat digunakan mempercepat terwujudnya eksportasi komoditas pertanian asal Papua Barat langsung dari Sorong," katanya.

Untuk mendukung upaya pemerintah Kabupaten Sorong dalam upaya tersebut, Ali Jamil juga memberikan aplikasi I-MACE (Indonesian Map of Agricultural Commodities Exports) kepada Johny Kamuru, Bupati Sorong. Tujuan aplikasi tersebut adalah memudahkan pemerintah daerah dalam memantau potensi pertanian yang ada di daerahnya agar dapat dikembangkan lebih baik.

"Ini semua berisi data potensi pertanian, update secara real time termasuk keterangan asal daerah dan tujuan negara ekspornya," pungkas Jamil.

Baca Juga

Tag: Kementerian Pertanian (Kementan), Pertanian

Penulis/Editor: Kumairoh

Foto: Kementan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89