Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Asuransi - Traveloka meluncurkan produk asuransi perlindungan rumah selama momen Lebaran 2019.
  • 23:20 WIB. Hoax - Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 30 berita hoax selama momen ricuh 22 Mei.

Gali Potensi Mineral Tanah jarang, Timah Anggarkan Capex Rp2,58 Triliun

Gali Potensi Mineral Tanah jarang, Timah Anggarkan Capex Rp2,58 Triliun - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Timah (Persero) Tbk (TINS) berencana untuk melakukan pengembanga bisnis perusahaan termasuk pembangunan fasilitas pemisahaan mineral tanah jarang. Untuk itu, perseroan menganggarkan dana belanja modal atau capital expenditure (capex) sekitar Rp 2,58 triliun. 

 

“Nanti dari Rp 2,58 triliun capex, sekitar Rp 2,3 triliun akan digunakan oleh Timah, sisanya dibagikan ke anak usahanya,” ujar Direktur Keuangan Timah Emil Erminda,di Jakarta, Selasa (23/4/2019)

 

Emil menyebutkan apabila hingga saat ini perseroan berencana untuk menerbitkan obligasi guna memenuhi kebutuhan capex tahun ini. Namun, aksi tersebut masih dalam kajian perseroan. 

 

“Tentunya dari akumulasi modal dan juga dari pinjaman bank. Kami akan berusaha cari mana pembiayaan yang efisien dan efektif," tambahnya. 

 

Baca Juga: Timah Relakan 35% Laba untuk Para Pemegang Saham

Baca Juga: PT Timah Bidik Indonesia Jadi Eksportir Nomor 1 Dunia

Baca Juga: Pendapatan PT Timah Naik 19,88%, Ini Tiga Kontributor Terbesarnya

 

Dalam kesempatan yang sama, Direktur Utama Timah M Riza Pahlevi Tabrani menyebutkan nantinya dana capex bakal digunakan perseroan salah satunya  untuk pembangunan fasilitas pemisahan mineral tanah jarang di Tanjung Ular, Bangka Barat.

 

Nantinya, dari biji timah yang dieksploitasi perusahaan selama ini mengandung mineral tanah jarang. Mineral ini dianggap memiliki nilai yang lebih tinggi bisa 3-4 kali dari logam timah.

 

 

"Jadi itu komposisinya untuk produksi magnet, buat industri strategis, industri kesehatan. Itu semua coba kita kembangkan. Kalau bisa tahun ini Allhamdulilah, kalau tidak bisa tahun depan," pungkasnya.

Tag: PT Timah (Persero) Tbk, Emiten

Penulis/Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Annisa Nurfitriyani

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62