Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:39 WIB. Huawei - Konsumen smartphone global mulai tinggalkan Huawei.
  • 04:38 WIB. Scottish Cup Final: Hearts 1 vs 2 Celtic
  • 04:36 WIB. German DFB Cup: RB Leipzig 0 vs 3 Bayern Munchen
  • 04:33 WIB. Copa Del Rey: Barcelona 1 vs 2 Valencia¬†

Sejahterakan Warga Sleman Lewat KUKM, Kemenkop-UKM Sinergi dengan Pemkab

Sejahterakan Warga Sleman Lewat KUKM, Kemenkop-UKM Sinergi dengan Pemkab - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kementerian Koperasi dan UKM (Kemenkop-UKM) bersama Markplus.inc bersinergi dengan Pemkab Sleman dalam meningkatkan kinerja dan kapasitas SDM pelaku koperasi dan UMKM di kabupaten tersebut. Sinergi ini dilakukan mengingat wilayah tersebut mempunyai potensi yang cukup besar untuk dikembangkan dalam meningkatkan perekonomian dan kesejahteraan masyarakat setempat. 

Deputi Pengembangan SDM Kemenkop-UKM, Rulli Nuryanto mengatakan, di kabupaten ini banyak terdapat perguruan tinggi negeri yang tidak hanya dimanfaatkan masyarakat Sleman, tetapi juga penduduk dari luar Sleman, bahkan di luar DI Yogyakarta sebagai tempat menuntut ilmu.

"Banyaknya pendatang yang tinggal di Sleman untuk menuntut ilmu membuat tingkat perputaran ekonomi di wilayah ini cukup tinggi. Dan, ini menjadi potensi tersendiri untuk meningkatkan pemerataan kesejahteraan warga Sleman," kata Rulli di The Rich Hotel, Sleman, Yogyakarta, Selasa (23/4/2019).

Terlebih, Sleman juga memiliki potensi lain. Sebut saja di bidang komoditas pertanian dengan sejumlah produk unggulannya seperti salak pondoh, mendong, sapi potong, dan budi daya lele.

"Sleman juga banyak potensi wisata, baik itu wisata desa, budaya, alam, pendidikan sampai sejarah termasuk di dalamnya candi dan monumen. Dan, potensi wisata ini pada 2017 mampu mendatangkan wisatawan sebesar 7,2 juta orang wisatawan," paparnya.

Selain itu, lanjut Rulli, ada potensi industri dengan produk unggulan, antara lain mebel dan kerajinan kayu, pakaian jadi, serta sarung tangan kulit golf. Berbagai potensi tersebut, menurut dia, masih bisa terus dikembangkan di waktu-waktu mendatang dengan upaya serius dan kerja keras semua pihak.

Baca Juga: Kemenkop-UKM dan Kopindo Terus Gulirkan Re-Branding Koperasi

"Ini pasar yang sangat besar untuk masyarakat Sleman. Kami harapkan SDM koperasi dan UKM dapat menangkap peluang pasar tersebut. Terlebih dalam mengembangkan ekonomi, pemerintah sudah mengeluarkan kebijakan penurunan suku bunga KUR menjadi 7% dan pajak UMKM dari 1% dari omzet menjadi 0,5%. Kebijakan ini dapat lebih mendorong UMKM dan koperasi untuk mengembangkan usahanya," tuturnya.

Dalam sinergi ini dilakukan sejumlah kegiatan, seperti pelatihan perkoperasian di era digital, pelatihan vokasional, kewirausahaan, uji kompetensi SDM KUMKM melalui SKKNI bidang ritel koperasi, dan bimtek ketahanan usaha KUMKM. 

"Kegiatan yang kita lakukan ini bagian dari pemerataan kesejahteraan masyarakat. Karena pemerintah tidak hanya mengejar pertumbuhan ekonomi. Angka pertumbuhan ekonomi kita masih positif dan cukup baik, yaitu 5,17%, masih lebih baik dari banyak negara lain, tetapi kita juga concern terhadap pemerataan kesejahteraan masyarakat," ujarnya. 

Dikatakannya, pemerataan kesejahteraan masyarakat tidak bisa terlepas dari pemberdayaan dan pengembangan sektor koperasi dan UMKM. Tidak hanya karena jumlah pelaku UMKM menjadi bagian terbesar dari pelaku usaha di Indonesia, yaitu 62,9 juta, tetapi juga karena penyebarannya di seluruh wilayah di Indonesia.

Sementara itu, Bupati Sleman Sri Purnomo, yang membuka kegiatan tersebut, mengatakan, kegiatan sinergi ini dapat terwujud dalam waktu yang singkat. Saat dirinya bertemu dengan Menteri Koperasi dan UKM Puspayoga bersama Hermawan Kertajaya pada 29 Maret 2019, tercetuslah untuk melakukan kegiatan dalam rangka meningkatkan kinerja dan kapasitas SDM pelaku UMKM dan koperasi di Sleman.

Baca Juga: Ingin Hapus Citra Buruk, Kemenkop-UKM Minta Koperasi Tingkatkan Kinerja

Tag: Usaha Kecil dan Menengah (UKM), Kementerian Koperasi dan Usaha Kecil dan Menengah (Kemenkop-UKM)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Kemenkop-UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62