Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.478 USD/troy ounce
  • 13:29 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,03 USD/barel
  • 13:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,09 USD/barel
  • 13:27 WIB. Valas - Dollar melemah 0,12% terhadap Yen pada level 108,73 Yen/USD
  • 13:25 WIB. Valas - Dollar menguat 0,11% terhadap Poundsterling pada level 1,2773 USD/Pound
  • 13:23 WIB. Valas - Dollar melemah 0,16% terhadap Euro pada level 1,1051 USD/Euro
  • 12:05 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,15% di akhir sesi I.

Pemuda Ini Bisa Kaya di Amerika, Tapi Dia Pilih Pulang ke Indonesia, Karena...

Pemuda Ini Bisa Kaya di Amerika, Tapi Dia Pilih Pulang ke Indonesia, Karena... - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Belva Devara, Co Founder dari startup bidang pendidikan, Ruangguru, memilih untuk kembali ke Indonesia sejak tiga tahun yang lalu. Padahal, Belva mengaku bisa menjadi orang kaya jika tetap tinggal di Amerika usai merampungkan studinya.

Menurut Belva, kembali ke Indonesia dan memilih untuk menjadi pengusaha bukanlah karena dirinya ingin memperkaya diri dengan harta. Melainkan untuk memecahkan sebuah permasalahan besar yang dihadapi oleh Indonesia di bidang pendidikan.

Berangkat dari perkataan seorang professor di Harvard Riset, Amerika Serikat, yang menyebut bahwa anak muda Jakarta membutuhkan waktu 128 tahun untuk mengejar ketertinggalan demi bisa setara kompetensinya dengan negara maju. 

Baca Juga: CEO Ruangguru: Merintis Startup Edutech Itu Kompleks

"Kalau kita hanya mengandalkan ‘business as usual’, alias mngandalkan institusi-institusi pendidikan konvensional, ya itu lah, kita masih butuh 128 tahun. Kita jelas enggak punya waktu sebanyak itu, dan gue yakin bahwa teknologi adalah kunci gebrakan bisa ‘lompat’ ke depan untuk akselerasi pencapaian pendidikan. Dengan teknologi, pendidikan berkualitas bisa jauh lebih murah dan mudah diakses daripada solusi non-online/konvensional," kata Belva pada akun Instagramnya, Selasa (23/4/2019).

Yang kedua, menurut Belva, kita sekarang hidup di era yang jarang-jarang ada Iho. Sekarang kita hidup di era dimana anak muda punya ‘kekuatan lebih’ daripada ‘senior-senior’ kita. Kenapa? Dulu, ketika anak muda enggak puas dengan isyu sosial, yang dikerjakan apa? Mengeluh, lalu pilihannya demonstrasi. 

"Ya, bagus juga mengutarakan pendapat, dan tidak dilarang. Beda dengan anak muda sekarang, kita kalau enggak puas dengan  isyu sosial yang ada, langsung bisa dong bikin solusinya. Kenapa? Kita anak muda itu yang lebih jago/melek teknologi, dari lahir/kecil mainannya gadget dan internet, lebih nekat ambil resiko. Kalau bukan anak muda yang mulai, siapa lagi?" ujar Belva.

Baca Juga: Gandeng Ruangguru, Samsung Indonesia Rilis Galaxy Tab A untuk KBM

Ia pun memberi contoh, bahwa jaman dahulu anak muda meniti karir harus dari bawah. Nah kalau sekarang? Perusahaan yang sudah puluhan tahun pun deg-degan dengan startup-startup e-commerce/ojek online/bimbel online, yang semuanya besutan anak muda & mulai berhasil menjawab isyu-isyu sosial yang ada.

"Kalau bukan anak muda yang ‘nyebur’ langsung cari solusi, siapa lagi?" tegas Belva.

Belva juga mengungkapkan bahwa saat ini @ruangguru telah memiliki 1.200 orang karyawan, melayani 13 juta siswa, dan 400.000 guru.

"Tahun ini, insya Allah banyak inisiatif baru dan akan berkembang jauh Iebih besar lagi. Tentunya masih banyak kekurangan, tapi semoga gue dan @ruangguru selalu bisa diberikan kekuatan untuk setiap hari berinovasi memajukan pndidikan. Aamiin," ucap Belva.

Baca Juga

Tag: Ruangguru, Belva Devara

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Kumairoh

Foto: Instagram/belvadevara

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,801.71 3,763.08
British Pound GBP 1.00 18,180.29 17,996.58
China Yuan CNY 1.00 2,009.72 1,989.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,257.93 14,116.07
Dolar Australia AUD 1.00 9,604.14 9,505.76
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.73 1,799.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.35 10,289.43
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,722.22 15,564.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,402.04 3,365.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,120.39 12,988.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6158.166 31.289 658
2 Agriculture 1344.671 -3.608 20
3 Mining 1608.393 -3.471 48
4 Basic Industry and Chemicals 887.968 24.249 74
5 Miscellanous Industry 1145.695 -2.323 50
6 Consumer Goods 2174.111 9.963 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.457 1.148 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1212.948 2.953 75
9 Finance 1237.732 3.756 90
10 Trade & Service 801.990 3.006 165
No Code Prev Close Change %
1 IRRA 374 560 186 49.73
2 SLIS 630 785 155 24.60
3 PYFA 160 198 38 23.75
4 HDFA 125 147 22 17.60
5 ISSP 179 210 31 17.32
6 INTD 150 175 25 16.67
7 RODA 204 230 26 12.75
8 PNLF 268 300 32 11.94
9 INKP 6,275 7,000 725 11.55
10 FILM 216 238 22 10.19
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,340 1,105 -235 -17.54
2 ALKA 482 404 -78 -16.18
3 INAF 1,335 1,210 -125 -9.36
4 BOSS 750 680 -70 -9.33
5 LMAS 60 55 -5 -8.33
6 LPLI 125 117 -8 -6.40
7 ITMA 725 680 -45 -6.21
8 MFMI 488 458 -30 -6.15
9 CANI 165 155 -10 -6.06
10 WICO 540 510 -30 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 FREN 168 180 12 7.14
2 MAMI 220 216 -4 -1.82
3 KPIG 133 138 5 3.76
4 LMAS 60 55 -5 -8.33
5 ISAT 3,040 3,260 220 7.24
6 BMTR 340 356 16 4.71
7 MSIN 454 450 -4 -0.88
8 INKP 6,275 7,000 725 11.55
9 SMBR 605 655 50 8.26
10 TCPI 6,700 6,400 -300 -4.48