Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:39 WIB. Huawei - Konsumen smartphone global mulai tinggalkan Huawei.
  • 04:38 WIB. Scottish Cup Final: Hearts 1 vs 2 Celtic
  • 04:36 WIB. German DFB Cup: RB Leipzig 0 vs 3 Bayern Munchen
  • 04:33 WIB. Copa Del Rey: Barcelona 1 vs 2 Valencia¬†

Rupiah KO Lagi? Tuman!

Rupiah KO Lagi? Tuman! - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Mengawali perdagangan hari ketiga di pekan ini, rupiah terkoreksi 0,11% ke level Rp14.085 per dolar AS. Sepertinya rupiah mulai terbiasa berada di klasemen terbawah sehingga kembali menyandang status sebagai mata uang terlemah kedua setelah won (-0,16%). 

Rupiah, mata uang kebanggaan Indonesia itu kian terkoreksi di hadapan dolar AS. Hingga pukul 09.55 WIB, depresiasi rupiah menebal jadi 0,32% ke level Rp14.120 per dolar AS. 

Setelah dolar AS, ada dolar Hongkong dan yen yang menekan rupiah masing-masing sebesar 0,33% dan 0,30%. 

Baca Juga: Babak Belur! Rupiah Butuh Jokowi Effect Lagi?

Bagaimanapun, ini terjadi karena dolar AS tengah berulah. Dengan dukungan Trump, dolar AS membabat habis mayoritas mata uang dunia dan Asia. Ya, indeks dolar AS memang sempat menguat 0,3% pagi itu, itulah sebabnya hanya yuan dan dolar Hongkong yang masih bisa selamat dari terkaman dolar AS dengan apresiasi masing-masing sebesar 0,06% dan 0,01%.

AS-Eropa vs AS-China

Sebagai informasi, investor global tengah ketar-ketir mencari perlindungan di bawah dolar AS setelah Trump menguatkan sinyal perang dengan Eropa melalui cuitannya yang berbunyi, "Sangat tidak adil bagi AS. Kami akan membalas!"

Cuitan tersebut ditujukan kepada Eropa lantaran Trump geram atas fakta bahwa laba bersih pabrikan motor Harley Davidon amblas hingga 27% di kuartal I 2019 ini. Tak ayal, aksi saling ancam menaikkan bea masuk menjadi tak terelakkan. 

Sebelumnya, di tengah kekesalannya atas tindakan Eropa yang memberikan subsidi sangat besar kepada Airbus, Trump mengancam akan menaikkan bea masuk untuk produk Uni Eropa sebesar US$11 miliar. 

Baca Juga: AS-Eropa Perang, IHSG Dibuka Amblas

Ancaman tersebut kemudian dibalas oleh Eropa, di mana pihaknya mengatakan akan menaikkan bea masuk atas produk AS seperti pesawat, helikopter, tembakau, produk kimia, dan lain sebagainya dengan nilai kenaikan mencapai US$20 miliar. 

Sementara itu, perkembangan positif justru terjadi pada upaya penyelesaian perang dagang antara AS-China. Juru bicara Gedung Putih menyatakan bahwa AS-China akan kembali melakukan perundingan dagang di akhir April 2019 ini.

Hal itu dilakukan berdasarkan arahan dari Trump, di mana ia meminta perwakilan dagang AS, Robert Lighthizer dan Menteri Keuangan AS, Steven Mnuchin, untuk menyambangi Beijing pada 30/04/2019 mendatang. 

Baca Juga: Karena AS-China, Pasar Keuangan Indonesia Bergerak Top!

Sepakat dengan hal itu, Wakil Perdana Menteri China, Liu He, mengatakan juga akan berkunjung ke Washington pada 08/05/2019 mendatang. 

"Materi pembicaraan pekan depan akan membahas isu-isu perdagangan termasuk hak kekayaan intelektual, alih teknologi memaksa, halangan nontarif, pertanian, jasa, pembelian, dan penegakan hukum," jelas sang jubir Gedung Putih. 

Tag: Perang Dagang, Nilai Tukar Rupiah, Rupiah, Dolar Amerika Serikat (AS)

Penulis/Editor: Lestari Ningsih

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62