Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:43 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka menguat 0,92% pada level 6.214.
  • 16:42 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yuan pada level 7,06 CNY/USD.
  • 16:41 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,10 USD/barel.
  • 16:40 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,31 USD/barel.
  • 16:39 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,35% terhadap Euro pada level 1.1290 USD/EUR.
  • 16:39 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,35% terhadap Poundsterling pada level 1,2519 USD/GBP.
  • 16:38 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 2,85% pada level 25.124.
  • 16:37 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup menguat 1,36% pada level 2.135.
  • 16:36 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,11% pada level 22.145.
  • 16:35 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 2,13% pada level 3.090.
  • 16:34 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup positif 0,87% pada level 2.632.
  • 16:31 WIB. Valas - Rupiah ditutup melemah 0,67% terhadap Dollar AS pada level 14.378 IDR/USD.
  • 16:30 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,05% terhadap Yen pada level 107,42 JPY/USD.
  • 16:28 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.767 USD/troy ounce.

Perbarui Aplikasi, Pengguna Aktif SnapChat Kembali Meningkat

Perbarui Aplikasi, Pengguna Aktif SnapChat Kembali Meningkat
WE Online, Jakarta -

Snapchat mendapatkan 190 juta pengguna aktif harian. Angka tersebut meningkat 2% dari 186 juta pada Q4 2018, namun menurun jika dibandingkan periode yang sama pada tahun lalu, yakni 191 juta pengguna.

Itu menunjukkan, pada Q1 ini Snapchat mendapat jumlah pengguna yang sama dengan jumlah lima kuartal terakhir. Pembaruan aplikasi di Android jadi salah satu cara dalam melonjaknya jumlah pengguna Snapchat.

Melansir TechCrunch (24/4/2019), perusahaan itu diproyeksikan akan memperoleh pendapatan sebesar US$320 juta. Nilai itu meningkat 39% dari tahun ke tahun (year on year/yoy).

Baca Juga: Dari Snapchat Hingga Amazon, Pakai Komputer Vision

Satu kekhawatiran dari perusahaan tersebut, kerugian yang lebih besar pada kuartal selanjutnya. Angkanya diperkirakan berada di kisaran US$125 juta hingga US$150 juta, padahal di kuartal ini hanya mencapai US$123 juta. Sebab dengan adanya peningkatan pengguna, tagihan AWS dan Google Cloud perusahaan pun bertambah.

CFO Temporal Snap, Lara Sweet mengatakan, "Jika tren berlanjut ke arah yang positif, kami akan tingkatkan biaya infrastruktur. Meskipun itu berarti menambah biaya unit untuk layanan cloud."

Hal tersebut tentu dapat menunda profitabilitas perusahaan. Padahal, Snap telah menargetkan untuk memperoleh keuntungan pada akhir 2019.

Snap berhasil menambah pengguna di semua pasarnya. Tumbuh 1 juta di Amerika Utara, 1 juta di Eropa, dan 2 juta di negara-negara berkembang, di mana aplikasi Android sangat penting. 

Dengan aplikasi versi Android yang diperbaiki, kerugian Snapchat mulai terkendali, mengakhiri kemerosotan pasca-IPO. Sekarang, akhirnya mereka memiliki strategi yang koheren untuk bersaing dengan Facebook dkk.

Baca Juga: Taklukkan Milenial Lewat Snapchat? Gampil, Ini Dia 4 Hacksnya

Baca Juga

Tag: Snapchat, Startup

Penulis: Tanayastri Dini Isna

Editor: Rosmayanti

Foto: TechCrunch

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.98 3,850.24
British Pound GBP 1.00 18,203.63 18,018.17
China Yuan CNY 1.00 2,064.12 2,043.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,588.58 14,443.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,093.84 9,986.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,882.30 1,863.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,469.77 10,363.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,426.74 16,257.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.16 3,367.55
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.30 13,434.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4966.780 52.392 694
2 Agriculture 1038.563 4.951 22
3 Mining 1242.789 5.656 48
4 Basic Industry and Chemicals 737.223 12.786 80
5 Miscellanous Industry 878.117 10.203 52
6 Consumer Goods 1815.004 28.572 57
7 Cons., Property & Real Estate 326.258 7.418 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 895.157 17.382 78
9 Finance 1075.746 5.196 93
10 Trade & Service 605.371 0.353 172
No Code Prev Close Change %
1 EPAC 148 199 51 34.46
2 DNAR 169 226 57 33.73
3 BBHI 80 103 23 28.75
4 LRNA 120 150 30 25.00
5 ARTO 2,210 2,760 550 24.89
6 TNCA 180 224 44 24.44
7 INCI 430 535 105 24.42
8 HDFA 130 160 30 23.08
9 PORT 440 540 100 22.73
10 MSIN 258 316 58 22.48
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 400 372 -28 -7.00
2 ARTA 344 320 -24 -6.98
3 DUTI 5,125 4,770 -355 -6.93
4 MDLN 58 54 -4 -6.90
5 PZZA 800 745 -55 -6.88
6 MARI 73 68 -5 -6.85
7 VRNA 117 109 -8 -6.84
8 INTD 177 165 -12 -6.78
9 TGRA 74 69 -5 -6.76
10 ITIC 1,340 1,250 -90 -6.72
No Code Prev Close Change %
1 TKIM 5,925 6,500 575 9.70
2 PURA 96 97 1 1.04
3 INKP 6,300 6,450 150 2.38
4 TLKM 3,040 3,140 100 3.29
5 PTPP 880 980 100 11.36
6 BCAP 157 158 1 0.64
7 ADRO 1,045 1,050 5 0.48
8 TOWR 1,020 1,040 20 1.96
9 TCPI 4,330 4,340 10 0.23
10 PTBA 2,090 2,070 -20 -0.96