Portal Berita Ekonomi Minggu, 26 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 23:23 WIB. Asuransi - Traveloka meluncurkan produk asuransi perlindungan rumah selama momen Lebaran 2019.
  • 23:20 WIB. Hoax - Kemenkominfo mencatat ada sebanyak 30 berita hoax selama momen ricuh 22 Mei.

Masuk Indonesia, Sistem Sertifikasi Korsel Tingkatkan Kualitas UKM

Masuk Indonesia, Sistem Sertifikasi Korsel Tingkatkan Kualitas UKM - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Staf Ahli Bidang Ekonomi Makro Kementerian Koperasi dan UKM, Hanung Harimba Rachman menyambut baik bakal hadirnya sistem sertifikasi asal Korea Selatan bernama Innobiz dalam meningkatkan kualitas dan daya saing UKM Indonesia di pasar global.

"Selain itu, sistem Innobiz ini juga diharapkan dapat membangun jejaring bisnis UKM di Indonesia. Saya juga berharap akan tercipta satu transfer teknologi bagi UKM Indonesia," kata Hanung saat membuka pertemuan Proposal for The Innobiz Project di Jakarta, Rabu (24/4/2019).

Langkah tersebut perlu dilakukan, lanjut Hanung, karena UKM memiliki peranan penting bagi perekonomian Indonesia dalam kontribusi terhadap PDB nasional hingga menciptakan lapangan kerja. 

"Kita memiliki 62,9 juta unit skala UKM. Ini menjadi tantangan kita untuk meningkatkan daya saing mereka di pasar domestik dan global. Terutama dalam hal pemanfaatan teknologi," tukas Hanung.

Menurut Hanung, selain akan menjajaki kerja sama dengan Innobiz Korsel, Pemerintah Indonesia pun sudah memiliki standar nasional Indonesia (SNI) untuk meningkatkan penetrasi pasar UKM di pasar domestik.

"Kita juga memiliki program standardisasi mutu dan produk, di samping fasilitasi merek dan kemasan hingga fasilitasi produk UKM untuk ekspor," tandas Hanung.

Baca Juga: 4 Platform Bisnis Berbasis Cloud Ini Berkonsolidasi Dukung Digitalisasi UKM Indonesia

Bahkan, kata Hanung, berbagai insentif pun sudah diberikan untuk UKM dalam meningkatkan daya saing produknya di pasaran, salah satunya adalah tax holiday.

"Jadi, kerja sama dengan sistem sertifikasi Innobiz ini bisa kita pertimbangkan sebagai salah satu syarat untuk mendapat insentif dari pemerintah. Di samping untuk meningkatkan sistem sertifikasi di Indonesia," ujar Hanung.

Dalam kesempatan yang sama, Staf Khusus Lembaga Layanan Pemasaran (LLP) KUKM Kemenkop dan UKM, Meliadi Sembiring menjelaskan bahwa kerja sama pengembangan UKM dengan Korsel sudah dimulai sejak 2010 dalam ajang ASEM Forum di Seoul.

"Sudah terjalin MoU antara Menteri Koperasi dan UKM RI dan Menteri UKM Korea, yang diwujudkan dalam pengembangan Green Business Center yang masih berjalan hingga saat ini," papar Meliadi.

Bagi Meliadi, kerja sama Indonesia dengan Korsel merupakan kombinasi ideal yang bisa melahirkan win-win solution bagi pengembangan UKM kedua negara.

"Kita memiliki SDM yang banyak dan sumber daya alam yang melimpah, sedangkan Korea sangat mumpuni dalam hal teknologi. Ini kombinasi yang sangat ideal dan logis," tegas Meliadi.

Terlebih lagi, kata Meliadi, ke depan Indonesia akan fokus dalam peningkatan kualitas SDM. "Itu juga yang mendasari pertemuan dengan pihak Innobiz Korea. UKM kita perlu kita tingkatkan kualitas dan daya saingnya agar mampu bersaing dalam perdagangan domestik dan global. Sistem sertifikasi Innobiz ini bisa kita gunakan dan modifikasi sesuai dengan kebutuhan dan budaya Indonesia," jelas Meliadi lagi.

Sementara itu, Vice Chairman of Innobiz, Kim Jong Kil mengatakan bahwa saat ini anggota Innobiz di Korsel sudah mencapai 18 ribu perusahaan yang didominasi kelas UKM. 

"Hasilnya, anggota Innobiz mampu membukukan nilai penjualan sebesar 300 triliun Won dengan kontribusi terhadap PDB Korea sebanyak 17%," ungkap Kim.

Kim menjabarkan, dengan sistem Innobiz, UKM Indonesia yang bersertifikat pemerintah akan didorong melakukan inovasi hingga mampu menghasilkan riset dan pengembangan (research and development) yang sistematik. 

"Dengan kegiatan inovasi berkelanjutan, akan meningkatkan bisnisnya. Ini juga bisa dijadikan dasar evaluasi manual kemampuan inovasi perusahaan," kata Kim.

Kim berharap kerja sama tersebut bisa menjadi pondasi yang kuat dalam meningkatkan kualitas UKM kedua negara. "Tugas pemerintah Indonesia dalam peningkatan kualitas SDM, bisa kita lakukan bersama dengan teknologi tinggi yang Korea miliki. Apalagi, perubahan iklim usaha global berubah secara cepat. Oleh karena itu, kita harus fokus dalam pengembangan pasar domestik dan juga global," pungkas Kim.

Baca Juga: Kabar Gembira untuk UKM Asia Tenggara, Grab Luncurkan "Grow with Grab"

Tag: Standar Nasional Indonesia (SNI), Usaha Kecil dan Menengah (UKM)

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Kemenkop-UKM

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62