Portal Berita Ekonomi Rabu, 23 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 12:01 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,04% di akhir sesi I.

Pipa Transmisi Duri-Dumai Alirkan Gas, 40% Biaya Operasi Terpangkas

Pipa Transmisi Duri-Dumai Alirkan Gas, 40% Biaya Operasi Terpangkas - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Proyek pipa transmisi gas Duri-Dumai PT Pertamina Gas atau Pertagas tahap II secara resmi telah mengalirkan gas (gas in) ke refinery unit II Dumai PT Pertamina (Persero).

Proyek yang dimulai sejak November 2017 lalu ini semakin memperkuat komitmen grup Pertamina dalam mendukung pembangunan infrastruktur nasional. "Kami sudah commisioning per 14 April 2019," ujar Corporate Secretary Pertagas, Fitri Erika, Rabu (24/4/2019).

Pada tahap ke II, pipa gas sepanjang 67 km dibangun untuk memenuhi kebutuhan kilang RU II Dumai Pertamina. Untuk sementara, pipa gas transmisi ini akan mengalirkan gas ke RU II Dumai sebesar 22,7 MMSCFD. "Ke depan, ram up ke 57 MMSCFD dan maksimal di 170 MMSCFD," jelasnya.

Pada tahap I, kata Erika, proyek pipa gas transmisi Duri-Dumai sudah mengalirkan gas ke konsumen PT PGN Tbk sejak 24 November 2018 lalu.

"Proyek ini merupakan pipa transmisi open acces untuk saat ini pemakainya hanya konsumen PGN dan Pertamina RU II Dumai," ujarnya.

Sementara itu, pasokan gas yang mengalir berasal dari sumber di gas Blok Bentu (dioperasikan PT EMP Tbk), Blok Corridor (dioperasikan ConocoPhillips), dan Blok Jambi Merang (dioperasikan Pertamina).

Baca Juga: Proyek Kilang Ramah Lingkungan Terus Dikebut, Progresnya?

Proyek pipa transmisi gas Duri-Dumai merupakan kerja sama operasi (KSO) antara Pertagas dan PGN. Pipa dengan kapasitas alir 268 MMSCFD ini memiliki diameter 24 inchi.

Konstruksi dilakukan dua tahap. Tahap I membentang dari St Duri ke line break control valve (LBCV) 4 dan dilanjutkan ke tahap II dari LBCV 4 ke RU II Dumai.

Terkait proyek gas in dari Pertagas ini, Unit Manager Communication Relations & CSR RU II Dumai, Muslim Dharmawan menyatakan, hal ini menjadi solusi untuk meningkatkan efisiensi kilang, khususnya pada aspek pemenuhan bahan bakar operasional kilang.

Sebelumnya, bahan bakar dipasok secara internal dengan menggunakan fuel oil, naptha, dan fuel gas yang diproduksi RU II Dumai.

"Pemanfaatan gas eksternal ini merupakan salah satu strategic initiatives RU II Dumai untuk meningkatkan gross refinery margin yang sejalan dengan estimasi 40% penghematan fuel cost," ungkap Muslim.

Ditambahkannya, mempersiapkan kilang dalam menggunakan asupan fuel baru, RU II Dumai juga melaksanakan beberapa penyesuaian.

Pada fase pertama, RU II mengembangkan press reducing system untuk mengalirkan gas eksternal ke kilang sehingga tekanan dapat diturunkan dari 25 kg/cm2g menjadi 6 kg/cm2g dan dapat menyesuaikan sistem fuel gas eksisting yang beroperasi pada 3,5 kg/cm2g.

Diikuti dengan fase II, yakni pembangunan gas treating untuk menyesuaikan kandungan gas dengan sistem fuel gas yang sudah ada.

"Kick off pengerjaan sarfas kami laksanakan pada Juli 2018 dan selesai Maret 2019. Dan pada 14 April, mulai dijalankan gas in dari Pertagas yang secara bertahap akan mulai disalurkan sebagai fuel ke seluruh unit di Kilang RU II Dumai," pungkasnya.

Baca Juga: Sinergi dengan PLN, Pertamina Kilang Dumai Hemat Biaya Operasional Rp1,6 Miliar per Bulan

Baca Juga

Tag: Kilang Dumai, PT Pertamina Gas (Pertagas)

Penulis: Bambang Ismoyo

Editor: Rosmayanti

Foto: Muhamad Ihsan

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,765.06 3,727.40
British Pound GBP 1.00 18,152.87 17,970.86
China Yuan CNY 1.00 1,993.57 1,972.90
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,121.25 13,980.75
Dolar Australia AUD 1.00 9,663.17 9,560.04
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,800.81 1,782.71
Dolar Singapura SGD 1.00 10,352.82 10,246.06
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,705.65 15,545.20
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,369.82 3,333.91
Yen Jepang JPY 100.00 13,035.40 12,904.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6225.497 26.510 659
2 Agriculture 1332.891 -2.425 20
3 Mining 1590.141 -0.785 48
4 Basic Industry and Chemicals 925.305 17.446 74
5 Miscellanous Industry 1203.327 2.887 50
6 Consumer Goods 2101.126 -17.473 54
7 Cons., Property & Real Estate 509.572 2.077 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1214.902 6.189 75
9 Finance 1270.661 9.673 90
10 Trade & Service 809.357 1.928 166
No Code Prev Close Change %
1 MKNT 50 59 9 18.00
2 CASS 545 630 85 15.60
3 ISAT 3,090 3,390 300 9.71
4 AUTO 1,140 1,240 100 8.77
5 ALKA 440 478 38 8.64
6 POOL 1,790 1,940 150 8.38
7 CCSI 282 304 22 7.80
8 TELE 338 364 26 7.69
9 NZIA 1,200 1,290 90 7.50
10 BRPT 935 1,005 70 7.49
No Code Prev Close Change %
1 OPMS 230 189 -41 -17.83
2 LPLI 127 110 -17 -13.39
3 TIRA 254 224 -30 -11.81
4 OKAS 218 194 -24 -11.01
5 JSPT 950 850 -100 -10.53
6 POLU 2,440 2,200 -240 -9.84
7 KRAH 1,150 1,050 -100 -8.70
8 PSDN 165 151 -14 -8.48
9 GLOB 454 420 -34 -7.49
10 IGAR 318 298 -20 -6.29
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 236 236 0 0.00
2 TCPI 6,125 6,125 0 0.00
3 MNCN 1,325 1,335 10 0.75
4 ABBA 218 214 -4 -1.83
5 MKNT 50 59 9 18.00
6 OPMS 230 189 -41 -17.83
7 KPIG 137 137 0 0.00
8 HMSP 2,200 2,120 -80 -3.64
9 BRPT 935 1,005 70 7.49
10 ISAT 3,090 3,390 300 9.71