Portal Berita Ekonomi Jum'at, 28 Februari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:05 WIB. Bursa - Indeks Strait Times dibuka negatif 1,88% pada level 3.053
  • 09:03 WIB. Bursa - Indeks Nikkei dibuka negatif 2,35% pada level 21.224
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks KOSPI dibuka negatif 2,34% pada level 2.006
  • 09:02 WIB. Bursa - Indeks S&P 500 ditutup negatif 4,42% pada level 2.978
  • 09:00 WIB. Bursa - Indeks Dow Jones ditutup negatif 4,42% pada level 25.776
  • 08:59 WIB. Bursa - Indeks Nasdaq ditutup negatif 4,61% pada level 8.566
  • 08:59 WIB. IHSG - IHSG melemah 1,80% di awal sesi I.

Laba Grup Astra di Kuarta I Tahun Ini Cuma Naik 5%

Laba Grup Astra di Kuarta I Tahun Ini Cuma Naik 5% - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT Astra International Tbk (ASII) mencatatkan laba bersih sebesar Rp5,22 triliun pada kuarta I 2019. Angka ini naik sedikit 5% dari periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,98 triliun.

Prijono Sugiarto, Presiden Direktur Grup Astra, menuturkan bahwa kinerja grup cukup baik pada kuartal pertama 2019, yang didukung oleh peningkatan kontribusi dari bisnis jasa keuangan dan bisnis kontraktor penambangan, serta kontribusi dari bisnis tambang emas yang baru diakuisisi.

Untuk periode sepanjang tahun ini, grup diperkirakan masih akan menikmati kenaikan kontribusi dari bisnis-bisnis tersebut, meskipun masih ada tantangan pada permintaan yang melemah dan persaingan yang ketat di pasar mobil serta penurunan harga komoditas," kata dia melalui siaran pers, Rabu (24/4/2019).

Prijono menjelaskan, peningkatan laba bersih grup, utamanya karena peningkatan kontribusi dari bisnis jasa keuangan dan alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi. Ketiga bisnis Astra ini mengalamai kenaikan kinerja lebih tinggi daripada penurunan kontribusi bisnis otomotif dan agribisnis.

Baca Juga: Wih! Laba Bersih Astra International Tembus Rp21,67 Triliun di 2018

Pendapatan bersih grup pada periode ini juga meningkat 7% menjadi Rp59,6 triliun dari sebelumnya Rp55,82 triliun. Pendapatan lebih tinggi ini terjadi pada hampir semua segmen bisnis, terutama dari bisnis alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi, serta jasa keuangan.

Sementara nilai aset bersih per saham tercatat sebesar Rp3.503 pada 31 Maret 2019, 4% lebih tinggi dibandingkan posisi akhir tahun lalu.

Kinerja Anak Usaha

Bisnis otomotif Astra mengalami penurunan laba bersih sebesar 10% menjadi Rp1,9 triliun, terutama disebabkan oleh penurunan volume penjualan mobil dan kenaikan biaya material pada bisnis manufaktur.

Penjualan mobil Astra menurun 5% menjadi 134.000 unit sehingga pangsa pasar Astra meningkat dari 49% menjadi 53% pada kuartal I 2019. Sementara penjualan sepeda motor PT Astra Honda Motor (AHM) meningkat 19% menjadi 1,3 juta unit.

Sebaliknya, bisnis jasa keuangan mencetak kenaikan laba bersih sebesar 32% menjadi Rp1,4 triliun, dengan peningkatan kontribusi dari sebagian besar segmen bisnis.

Laba bersih dari divisi alat berat, pertambangan, konstruksi dan energi grup meningkat 20% menjadi Rp1,8 triliun. PT United Tractors Tbk (UT), yang 59,5% sahamnya dimiliki perseroan, melaporkan peningkatan laba bersih 21% menjadi Rp3,1 triliun dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu.

Segmen agribisnis mengalami penurunan laba bersih sebesar 89% menjadi Rp30 miliar. Laba bersih PT Astra Agro Lestari Tbk (AAL) turun 89% menjadi Rp37 miliar, disebabkan oleh penurunan harga minyak kelapa sawit sebesar 20% menjadi Rp6.252 per kg dibandingkan dengan rata-rata pada kuartal I 2018.

Divisi infrastruktur dan logistik grup melaporkan laba bersih sebesar Rp16 miliar, dibandingkan dengan rugi bersih sebesar Rp23 miliar pada kuartal I 2018. Hal ini terutama disebabkan oleh peningkatan pendapatan dari operasional jalan tol.

Baca Juga: Laba United Tractors Berhasil Tumbuh 21% Dalam 3 Bulan

Laba bersih dari segmen teknologi informasi Grup mencatat penurunan 26% menjadi Rp20 miliar. PT Astra Graphia Tbk (AG) melaporkan penurunan laba bersih sebesar 26% menjadi Rp26 miliar yang disebabkan peningkatan biaya operasi meskipun pendapatan segmen bisnis solusi dokumen dan solusi perkantoran mengalami peningkatan.

Divisi properti grup melaporkan laba bersih sebesar Rp15 miliar, dibandingkan dengan laba bersih sebesar Rp6 miliar pada kuartal pertama tahun lalu, terutama karena kenaikan laba bersih dari Menara Astra.

Baca Juga

Tag: PT Astra International Tbk, laba

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: Astra International

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,754.92 3,716.77
British Pound GBP 1.00 18,203.22 18,019.30
China Yuan CNY 1.00 2,007.16 1,986.91
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,088.09 13,947.91
Dolar Australia AUD 1.00 9,231.93 9,138.67
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,807.44 1,789.39
Dolar Singapura SGD 1.00 10,083.81 9,981.33
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,368.70 15,212.99
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,340.78 3,303.63
Yen Jepang JPY 100.00 12,779.47 12,648.87
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5535.694 -153.227 682
2 Agriculture 1207.532 -23.247 22
3 Mining 1368.723 -34.054 49
4 Basic Industry and Chemicals 770.392 -21.052 77
5 Miscellanous Industry 1050.866 -17.023 51
6 Consumer Goods 1799.973 -43.530 57
7 Cons., Property & Real Estate 433.140 -5.803 88
8 Infrastruc., Utility & Trans. 965.769 -20.170 78
9 Finance 1253.766 -51.425 92
10 Trade & Service 676.875 -5.364 168
No Code Prev Close Change %
1 VRNA 75 100 25 33.33
2 ALDO 362 450 88 24.31
3 IBST 6,900 8,275 1,375 19.93
4 FORU 105 122 17 16.19
5 JAYA 71 80 9 12.68
6 SRAJ 200 222 22 11.00
7 OCAP 140 155 15 10.71
8 LRNA 154 170 16 10.39
9 ITIC 1,605 1,760 155 9.66
10 DEAL 187 204 17 9.09
No Code Prev Close Change %
1 AYLS 70 50 -20 -28.57
2 CTBN 3,150 2,370 -780 -24.76
3 ALKA 396 300 -96 -24.24
4 DPNS 254 195 -59 -23.23
5 COCO 930 720 -210 -22.58
6 PICO 695 545 -150 -21.58
7 BALI 930 730 -200 -21.51
8 KPAL 140 110 -30 -21.43
9 BUKK 1,260 995 -265 -21.03
10 MAYA 8,100 6,500 -1,600 -19.75
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 4,480 4,130 -350 -7.81
2 MNCN 1,270 1,290 20 1.57
3 BBCA 32,100 31,450 -650 -2.02
4 TOWR 855 835 -20 -2.34
5 TLKM 3,510 3,470 -40 -1.14
6 BMRI 7,650 7,350 -300 -3.92
7 ANTM 630 600 -30 -4.76
8 DEAL 187 204 17 9.09
9 BHIT 61 59 -2 -3.28
10 PGAS 1,495 1,385 -110 -7.36