Portal Berita Ekonomi Rabu, 16 Oktober 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.478 USD/troy ounce
  • 13:29 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 59,03 USD/barel
  • 13:28 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 53,09 USD/barel
  • 13:27 WIB. Valas - Dollar melemah 0,12% terhadap Yen pada level 108,73 Yen/USD
  • 13:25 WIB. Valas - Dollar menguat 0,11% terhadap Poundsterling pada level 1,2773 USD/Pound
  • 13:23 WIB. Valas - Dollar melemah 0,16% terhadap Euro pada level 1,1051 USD/Euro
  • 12:05 WIB. IHSG - IHSG ditutup melemah 0,15% di akhir sesi I.

Aset Terkerek 3,5%, Berapa Laba Bersih BFI Finance di Kuartal I 2019?

Aset Terkerek 3,5%, Berapa Laba Bersih BFI Finance di Kuartal I 2019? - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

PT BFI Finance Indonesia Tbk (BFI Finance) mencatatkan kenaikan piutang pembiayaan sebesar Rp17,905 triliun atau 6,1% lebih tinggi dari periode yang sama di 2018 sebesar Rp16,870 triliun.

Dari jumlah pembiayaan tersebut, Rp3,35 triliun adalah pembiayaan baru dengan komposisi 67,5% berasal dari pembiayaan kendaraan roda empat, 17,7% pembiayaan kendaraan roda dua, 13,5% dari alat berat dan machinery, sisanya adalah pembiayaan properti (property-backed financing) dan syariah.

Pembiayaan baru ini turut mengerek kenaikan nilai aset perusahaan sebesar 3,5% menjadi Rp18,464 triliun secara year on year (yoy), dengan laba bersih sebesar Rp337 miliar.

"Di tengah kondisi yang cukup menantang bagi industri pembiayaan dan melemahnya ekonomi makro yang cukup berimbas pada peningkatan kehati-hatian berbisnis, kami mampu mencatatkan kinerja keuangan yang sehat selama kuartal I tahun ini," ujar Direktur Keuangan dan Corporate Secretary BFI Finance, Sudjono.

Baca Juga: BRI Berikan Fasilitas Kredit Rp1 Triliun ke BFI Finance 

Dalam tiga bulan pertama tahun ini, perusahaan mampu menjaga rasio non-performing financing (NPF) di angka 1,33%, atau lebih rendah dari rata-rata industri yang mencapai 2,71%. Sementara NPF coverage, yaitu rasio kecukupan cadangan piutang yang diragukan, dibandingkan kredit bermasalah (NPF) terjaga di angka sebesar 1,6x.

"Sepanjang 2019, BFI Finance menargetkan pertumbuhan bisnis yang cukup moderat. Hal ini antara lain terjadi karena kami sedang meningkatkan infrastruktur dan teknologi dalam mendukung proses kerja yang lebih efisien, untuk mendorong pertumbuhan bisnis di masa mendatang. Kompetisi diperkirakan akan lebih menantang karena tantangan tidak hanya berasal dari perusahaan pembiayaan tradisional, melainkan dari pembiayaan berbasis teknologi (fintech)," kata Sudjono menjelaskan.

Di luar fasilitas bilateral dengan bank-bank domestik, perusahaan telah menerbitkan Obligasi Berkelanjutan IV BFI Finance Tahap II 2019 dengan total nilai sebesar Rp1 triliun, dan melakukan road show dalam rangka penerbitan pinjaman sindikasi dalam mata uang dolar yang dipimpin empat bank, yaitu Bank ANZ, Bank MUFG, Bank Standard Chartered, dan Bank SMBC. Dari road show tersebut, diperoleh total komitmen di atas US$200 juta.

"Penerbitan obligasi dan pinjaman sindikasi dolar menunjukkan kemampuan pendanaan perusahaan yang sangat baik. Pinjaman sindikasi ditutup sebesar US$200 juta, dan akan digunakan sebagai modal kerja untuk mendukung kegiatan pembiayaan perusahaan," tutup Sudjono.

Baca Juga: Lagi, BFI Finance Digugat Bayar Ganti Rugi Dividen Rp1 Triliun

Baca Juga

Tag: PT BFI Finance Indonesia Tbk, Multifinance

Penulis: Ning Rahayu

Editor: Rosmayanti

Foto: Antara/Muhammad Iqbal

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,801.71 3,763.08
British Pound GBP 1.00 18,180.29 17,996.58
China Yuan CNY 1.00 2,009.72 1,989.64
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,257.93 14,116.07
Dolar Australia AUD 1.00 9,604.14 9,505.76
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,817.73 1,799.53
Dolar Singapura SGD 1.00 10,394.35 10,289.43
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,722.22 15,564.38
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,402.04 3,365.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,120.39 12,988.65

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6158.166 31.289 658
2 Agriculture 1344.671 -3.608 20
3 Mining 1608.393 -3.471 48
4 Basic Industry and Chemicals 887.968 24.249 74
5 Miscellanous Industry 1145.695 -2.323 50
6 Consumer Goods 2174.111 9.963 54
7 Cons., Property & Real Estate 501.457 1.148 82
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1212.948 2.953 75
9 Finance 1237.732 3.756 90
10 Trade & Service 801.990 3.006 165
No Code Prev Close Change %
1 IRRA 374 560 186 49.73
2 SLIS 630 785 155 24.60
3 PYFA 160 198 38 23.75
4 HDFA 125 147 22 17.60
5 ISSP 179 210 31 17.32
6 INTD 150 175 25 16.67
7 RODA 204 230 26 12.75
8 PNLF 268 300 32 11.94
9 INKP 6,275 7,000 725 11.55
10 FILM 216 238 22 10.19
No Code Prev Close Change %
1 PDES 1,340 1,105 -235 -17.54
2 ALKA 482 404 -78 -16.18
3 INAF 1,335 1,210 -125 -9.36
4 BOSS 750 680 -70 -9.33
5 LMAS 60 55 -5 -8.33
6 LPLI 125 117 -8 -6.40
7 ITMA 725 680 -45 -6.21
8 MFMI 488 458 -30 -6.15
9 CANI 165 155 -10 -6.06
10 WICO 540 510 -30 -5.56
No Code Prev Close Change %
1 FREN 168 180 12 7.14
2 MAMI 220 216 -4 -1.82
3 KPIG 133 138 5 3.76
4 LMAS 60 55 -5 -8.33
5 ISAT 3,040 3,260 220 7.24
6 BMTR 340 356 16 4.71
7 MSIN 454 450 -4 -0.88
8 INKP 6,275 7,000 725 11.55
9 SMBR 605 655 50 8.26
10 TCPI 6,700 6,400 -300 -4.48