Portal Berita Ekonomi Selasa, 07 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:14 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup menguat 3,81% pada level 26.339.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,65% pada level 2.187.
  • 16:13 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup menguat 1,83% pada level 22.714.
  • 16:12 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup positif 5,71% pada level 3.332.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,30% pada level 2.687.
  • 16:11 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,93% pada level 6.276.
  • 16:10 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,47% terhadap Yuan pada level 7,03 CNY/USD.
  • 16:10 WIB. Valas - Rupiah ditutup menguat 0,22% terhadap Dollar AS pada level 14.490 IDR/USD.

Soal Polemik Laporan Keuangan Garuda, Apa Arahan Budi Karya?

Soal Polemik Laporan Keuangan Garuda, Apa Arahan Budi Karya?
WE Online, Jakarta -

Menteri Perhubungan (Menhub) Budi Karya Sumadi akan menunggu klarifikasi terkait laporan keuangan maskapai Garuda Indonesia tahun 2018.

"Kami menunggu klarifikasi itu, kami harapkan klarifikasi itu memberikan suatu rekomendasi bagi suatu pengakuan pendapatan atau selanjutnya. Yang penting bagi Kementerian Perhubungan (Kemenhub) adalah kita memastikan bahwa sustainability dari pada maskapai ini atau kelangsungan operasi daripada Garuda itu berjalan lebih baik," ujar Menhub Budi Karya di Jakarta, Senin.

Baca Juga: Laporan Keuangan Janggal, BEI Panggil Garuda dan Auditor

Budi menjelaskan bahwa tentang klarifikasi sudah akan dilakukan klarifikasi, pihaknya sudah mendengar ada yang dari BPK, Komisi VI DPR, dan Bursa Efek Indonesia. Sedangkan terkait penjelasan, lanjutnya, selain Garuda Indonesia tentu pemegang saham maskapai tersebut yakni kementerian BUMN yang bisa menjelaskan.

Kemenhub sendiri sudah mendapatkan laporan keuangan dari Garuda dan di situ dinyatakan bahwa tahun 2018 maskapai tersebut mengalami keuntungan.

"Secara detail kita tidak dilaporkan tentang hal yang berkaitan dengan pengakuan pendapatan, oleh karenanya Kemenhub selaku regulator menyerahkan kepada pihak-pihak yg berwenang untuk memberikan penjelasan dan melakukan klarifikasi," kata Menhub.

Budi juga menambahkan bahwa polemik yang menerpa Garuda memang cukup serius karena ada beberapa hal yang terjadi berkaitan dengan pengakuan pendapatan yang mengakibatkan laporan keuangannya berubah dan adanya protes. Namun dirinya mengatakan bahwa Kemenhub harus mencermati polemik ini bisa diatasi dan pihaknya akan memastikan bahwa Garuda bisa beroperasi dengan baik.

"Bahwa terjadi polemik, saya pikir kita harus mencermati agar polemik ini bisa diatasi dan kita akan pastikan bahwa Garuda bisa beroperasi dengan baik," tutur Budi.

Sebelumnnya dua komisaris PT Garuda Indonesia menolak pencatatan laporan keuangan tahun buku 2018. Penolakan itu terkait perjanjian kerja sama dengam PT Mahata Aero Teknologi dan PT Citilink Indonesia, di mana diakui menjadi pendapatan perusahaan, karena apabila tanpa pengakuan pendapatan ini perseroan akan alami kerugian sebesar 244,95 juta dolar AS.

Namun manajemen PT Garuda Indonesia Tbk mengatakan kebijakan memasukkan piutang menjadi pendapatan dalam laporan keuangan tahun 2018 tidak melanggar Standar Akuntansi Keuangan (PSAK) 23.

Baca Juga

Tag: Budi Karya Sumadi, PT Garuda Indonesia (Persero) Tbk, Kementerian Perhubungan (Kemenhub)

Penulis: Redaksi WE Online/Ant

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Aji Styawan

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,897.77 3,858.57
British Pound GBP 1.00 18,246.90 18,058.10
China Yuan CNY 1.00 2,071.43 2,050.56
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,619.74 14,474.27
Dolar Australia AUD 1.00 10,172.42 10,063.96
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,886.39 1,867.60
Dolar Singapura SGD 1.00 10,498.92 10,390.72
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,477.91 16,312.50
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,415.83 3,377.89
Yen Jepang JPY 100.00 13,571.98 13,435.69
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4988.866 15.072 695
2 Agriculture 1045.460 10.258 22
3 Mining 1286.898 18.399 48
4 Basic Industry and Chemicals 757.405 6.942 80
5 Miscellanous Industry 875.383 0.445 52
6 Consumer Goods 1815.510 0.031 57
7 Cons., Property & Real Estate 319.383 -1.778 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 894.669 -2.909 78
9 Finance 1078.408 5.109 93
10 Trade & Service 606.641 1.044 173
No Code Prev Close Change %
1 UANG Tbk. 125 168 43
2
3
4
5
6
7
8
9
10
No Code Prev Close Change %
1 AMFG Tbk. 2,860 2,660 -200
2
3
4
5
6
7
8
9
10
No Code Prev Close Change %
1 TOWR Tbk. 1,090 1,110 20
2
3
4
5
6
7
8
9
10