Portal Berita Ekonomi Rabu, 11 Desember 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:56 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,16% terhadap Poundsterling pada level 1,3135 USD/GBP.
  • 13:38 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,03% terhadap Euro pada level 1,1089 USD/EUR.
  • 13:37 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,02% terhadap Yen pada level 108,74 JPY/USD.
  • 13:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.463 USD/troy ounce.
  • 13:14 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 63,99 USD/barel.
  • 13:11 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,98 USD/barel.
  • 12:07 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,08% di akhir sesi I.

Soal Pemindahan Ibukota, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Industri 4.0

Soal Pemindahan Ibukota, Pemerintah Perlu Pertimbangkan Industri 4.0 - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Guru Besar Institut Teknologi Bandung Suhono Harso Supangkat menilai rencana pemerintah untuk memindahkan ibu kota dinilai perlu dipikirkan lebih matang lagi. Salah satunya ialah mempertimbangkan era industri 4.0.

Menurutnya industri 4.0 bisa untuk menjadi sistem utama dalam pemerintahan. Dengan hal tersebut, maka pemerintahan mempunyai fungsi perencanaan, pelaksanaan, pengaturan hingga pengawasan pembangunan yang akan sangat terbantukan.

Selain itu, observasi, orientasi, keputusan dan tindakan sistem pemerintahan juga bisa lebih efektif, ketimbang harus memindahkan ibu kota.

"Beban atau proses yang selama ini dilakukan untuk fungsi administrasi, baik dalam monitoring, pelaporan rapat bahkan proses pengambilan keputusan dengan mudah terbantukan oleh teknologi," jelasnya dalam keterangan tertulisnya, Jakarta, Rabu (1/5/2019).

Baca Juga: Soal Anggaran Pemindahan Ibu Kota, Sri Mulyani Bilang Gini

Dia menyatakan, teknologi robot, komputasi, jaringan , hingga kecerdasan tiruan (artificial intellegence) sangat dimungkinkan mengurangi beban administrasi pemerintahan. Bahkan bisa dilakukan penyimpanan dokumen secara terdistribusi, sehingga ketika ada bencana data bisa disimpan secara 'mirror' di beberapa lokasi atau disebut 'Data Recovery Center'.

"Pertemuan, rapat, koordinasi bisa dilakukan melalui jejaring video, teks dan suara," imbuhnya.

Menurutnya, pemerintah memang sudah memulai menerapkan sistem pemerintahan berbasis elektronik, namun progresnya masih belum memuaskan. Hal ini mungkin karena ekosistem pendukungnya belum siap, yakni menyangkut sarana dan prasarana, regulasi hingga sumber daya manusia.

Dia menilai, pilihan untuk memindahkan Ibu Kota atau tetap bertahan di Jakarta, perlu memperhatikan kebutuhan dan kemampuan teknologi dalam membantu tugas dan fungsi Ibu Kota jangka panjang.

Roadmap pemerintahan berbasis elektronik (smart government) perlu dibuat dan dikaji lebih rinci, kebutuhan ruang Aparatur Sipil Negara (ASN), pertemuan, dan sistem terdistribusi bisa mengurangi beban Ibu Kota.

"Sementara itu tahun 2045, Aparatur Sipil Negara dan penduduk akan diisi oleh kaum yang saat ini banyak disebut sebagai generasi milenial. Generasi yang tidak perlu kantor tetap, lebih bisa kerja di 'co working space' atau sistem kerja gabungan non formal dengan dunia virtual," jelasnya.

Oleh sebab itu, kondisi tersebut akan berpengaruh terhadap rancangan 'government co working space'. Sehingga masalah infrastructure sharing tidak boleh dilupakan, baik juga masalah keamanan fisik, virtual, hoax, dan hacker perlu di antisipasi lebih baik lagi.

"Dengan demikian pemindahan ibu kota perlu dipikirkan lebih masak lagi, tetapi yang lebih penting lagi bagaimana visi atau bentuk pemerintahan yang berakibat kebutuhan fisik dan virtual yang saling melengkapi," tutupnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Baca Juga

Tag: Pemindahan Ibu Kota, Industri 4.0

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Fajar Sulaiman

Foto: Sufri Yuliardi

Loading...

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,758.80 3,721.00
British Pound GBP 1.00 18,513.95 18,321.36
China Yuan CNY 1.00 2,002.52 1,982.57
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,095.13 13,954.88
Dolar Australia AUD 1.00 9,603.01 9,500.48
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,801.85 1,783.85
Dolar Singapura SGD 1.00 10,370.17 10,263.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,635.73 15,478.75
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,388.25 3,349.71
Yen Jepang JPY 100.00 12,964.62 12,834.43

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6183.505 -10.286 668
2 Agriculture 1430.432 -12.606 20
3 Mining 1490.584 14.558 50
4 Basic Industry and Chemicals 976.983 -0.489 77
5 Miscellanous Industry 1184.951 -4.213 50
6 Consumer Goods 2047.375 -14.079 56
7 Cons., Property & Real Estate 517.757 -0.597 83
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1121.125 -5.297 76
9 Finance 1302.596 0.766 90
10 Trade & Service 766.680 -2.198 166
No Code Prev Close Change %
1 IFII 105 178 73 69.52
2 DEAL 158 202 44 27.85
3 SOTS 187 238 51 27.27
4 OMRE 560 700 140 25.00
5 REAL 228 284 56 24.56
6 MOLI 800 995 195 24.38
7 SKRN 500 620 120 24.00
8 JSKY 197 238 41 20.81
9 DWGL 193 224 31 16.06
10 FISH 3,360 3,890 530 15.77
No Code Prev Close Change %
1 MAMI 185 121 -64 -34.59
2 TFCO 670 510 -160 -23.88
3 AGAR 492 394 -98 -19.92
4 TIRA 252 202 -50 -19.84
5 PICO 4,310 3,580 -730 -16.94
6 IKAI 97 81 -16 -16.49
7 KPAL 276 234 -42 -15.22
8 PCAR 2,290 1,965 -325 -14.19
9 FILM 148 129 -19 -12.84
10 LPGI 4,100 3,600 -500 -12.20
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,505 1,465 -40 -2.66
2 IPTV 525 520 -5 -0.95
3 TCPI 5,500 5,725 225 4.09
4 TOWR 735 750 15 2.04
5 DEAL 158 202 44 27.85
6 BBRI 4,180 4,170 -10 -0.24
7 ZINC 396 410 14 3.54
8 SCMA 1,400 1,450 50 3.57
9 PPRO 74 72 -2 -2.70
10 ADRO 1,420 1,485 65 4.58