Portal Berita Ekonomi Rabu, 22 Januari 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:27 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,06% terhadap Poundsterling pada level 1.3058 USD/GBP.
  • 13:26 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Euro pada level 1,1084 USD/EUR.
  • 13:25 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,15% terhadap Yen pada level 110,04 JPY/USD.
  • 13:07 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.551 USD/troy ounce.
  • 13:06 WIB. OIL - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 64,38 USD/barel.
  • 13:05 WIB. OIL - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 58,11 USD/barel.
  • 12:00 WIB. IHSG - IHSG melemah 0,11% di akhir sesi I.

Zurich dan WEF Soroti Risiko Global yang Harus Dihadapi Indonesia

Zurich dan WEF Soroti Risiko Global yang Harus Dihadapi Indonesia - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Laporan dari Global Risk Report yang diterbitkan World Economic Forum dan didukung oleh Zurich Insurance Group menekankan bahwa dunia tengah menghadapi sejumlah tantangan yang kompleks dan saling berkaitan satu sama lain. Laporan ini memprediksi lima risiko yang harus siap dihadapi di tingkat global, termasuk oleh Indonesia, berdasarkan survei persepsi pemangku kepentingan dari berbagai negara dan kalangan.

“Global Risk Report yang Zurich susun bersama World Economic Forum setiap tahunnya merupakan bagian dari komitmen tersebut, di mana kami meninjau dan membantu menjawab tantangan global yang dihadapi oleh masyarakat saat ini,” ungkap Hassan Karim, CEO Zurich Insurance Indonesia di Jakarta, Kamis (2/5/2019).

Adapun lima risiko global yang menjadi sorotan Global Risk Report tahun ini, antara lain risiko makroekonomi, ketegangan di antara negara-negara besar, ketegangan politik, risiko lingkungan, serta kerentanan tekologi. Selama 10 tahun terakhir, isu lingkungan menjadi salah satu isu yang paling menonjol dan mendominasi.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Stabil, Tapi Masih Harus Kurangi Impor!

“Tahun 2018 dikatakan sebagai tahun terpanas keempat sepanjang sejarah. Hal ini sekaligus menjadikan tahun 2015-2018 sebagai empat tahun terpanas yang pernah tercatat,” ungkap Dwikorita Karnawati, Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG).

Perubahan iklim ini pun berdampak pada meningkatnya intensitas cuaca ektrem yang kemudian mengakibatkan berbagai bencana alam.

Dwikorita mengungkapkan, “Sebagian besar bencana alam di Indonesia justru disebabkan oleh perubahan iklim. Data BNPB sejak tahun 1980 menunjukkan bahwa bencana alam yang paling sering terjadi di Indonesia adalah banjir (38%) dan tanah longsor (21%).”

Selain isu lingkungan, isu keamanan cyber juga merupakan risiko yang semakin menjadi perhatian global. Hal ini tentunya berkaitan dengan semakin berkembangnya teknologi dan digitalisasi, seperti penggunaan internet yang tinggi di tengah masyarakat.

Berdasarkan Laporan Pemantauan Keamanan Internet Indonesia, ada lebih dari 232 juta serangan cyber yang terjadi selama tahun 2018.

Baca Juga: Ekonomi Indonesia Bisa Tumbuh 6% Asal...

“Angka serangan yang tinggi ini tidak terlepas dari pengguna internet di Indonesia yang saat ini mencapai 150 juta. Hal ini pun berpengaruh pada peningkatan kerentanan kita ketika bertransaksi di dunia cyber," kata Anton Setiawan, Direktur Direktorat Proteksi Ekonomi Digital Badan Siber dan Sandi Negara (BSSN).

Sementara Rio Daniel, Head of Market Facing Underwriting Zurich Insurance Indonesia mengatakan “melihat dampak dan kesinambungan antara satu risiko dengan yang lainnya, pendekatan yang kolaboratif sangat diperlukan untuk mengatasi isu-isu global ini secara lebih menyeluruh.

"Dalam konteks ini, peran asuransi pun menjadi semakin signfikan, terutama dalam manajemen dan mitigasi risiko," paparnya.

Baca Juga

Tag: Zurich Insurance Group Ltd, Ekonomi Indonesia

Penulis: Fajar Sulaiman

Editor: Kumairoh

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,663.85 3,626.71
British Pound GBP 1.00 17,932.17 17,752.38
China Yuan CNY 1.00 1,991.11 1,970.95
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 13,746.39 13,609.61
Dolar Australia AUD 1.00 9,399.78 9,304.89
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,769.03 1,751.36
Dolar Singapura SGD 1.00 10,182.51 10,078.21
EURO Spot Rate EUR 1.00 15,231.00 15,078.09
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,373.35 3,337.32
Yen Jepang JPY 100.00 12,500.13 12,372.37
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6238.153 -6.890 675
2 Agriculture 1388.378 -28.093 21
3 Mining 1508.098 -7.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 954.298 -4.457 77
5 Miscellanous Industry 1225.694 1.087 51
6 Consumer Goods 2071.621 -10.989 56
7 Cons., Property & Real Estate 475.225 -5.616 85
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1100.084 11.364 76
9 Finance 1368.654 2.222 92
10 Trade & Service 748.831 -1.999 168
No Code Prev Close Change %
1 BAJA 65 87 22 33.85
2 GDST 68 91 23 33.82
3 KAYU 72 91 19 26.39
4 AMAR 450 560 110 24.44
5 PAMG 113 134 21 18.58
6 ASBI 256 298 42 16.41
7 SDRA 700 800 100 14.29
8 KBLV 240 270 30 12.50
9 BKSW 140 157 17 12.14
10 SINI 1,610 1,785 175 10.87
No Code Prev Close Change %
1 PADI 115 75 -40 -34.78
2 PTIS 131 86 -45 -34.35
3 AMIN 380 288 -92 -24.21
4 INDR 2,570 2,000 -570 -22.18
5 PICO 1,500 1,190 -310 -20.67
6 BISI 1,045 830 -215 -20.57
7 LTLS 615 500 -115 -18.70
8 PRDA 3,680 3,000 -680 -18.48
9 MYTX 66 54 -12 -18.18
10 SDPC 146 120 -26 -17.81
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 785 800 15 1.91
2 MNCN 1,745 1,750 5 0.29
3 LUCK 560 600 40 7.14
4 KAYU 72 91 19 26.39
5 TLKM 3,810 3,890 80 2.10
6 BBRI 4,660 4,670 10 0.21
7 TCPI 6,700 6,750 50 0.75
8 FIRE 232 248 16 6.90
9 PSAB 278 264 -14 -5.04
10 PPRO 56 60 4 7.14