Portal Berita Ekonomi Jum'at, 24 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 22:50 WIB. China vs AS - Perusahaan AS di China cemas jadi sasaran balas dendam.
  • 22:48 WIB. Samsung - Samsung mau rilis ponsel tahan banting bulan depan.
  • 22:47 WIB. Huawei - Disetop Google dan Microsoft, sistem operasi Huawei siap meluncur kuartal IV tahun ini di China.
  • 22:44 WIB. SpaceX - SpaceX akhirnya sukses kirim 60 satelit internet Starlink.
  • 22:43 WIB. Kemenkominfo - Rudiantara bantah pembatasan akses medsos berlangsung 10 hari.
  • 22:42 WIB. Suzuki - Suzuki kasih kode, Jimny bakal meluncur di GIIAS 2019.
  • 20:33 WIB. Huawei - Huawei sedang berdiskusi dengan app store pihak ketiga Aptoide.
  • 20:31 WIB. WhatsApp - Facebook umumkan WhatsApp akan mulai kedatangan iklan pada 2020.
  • 20:29 WIB. WhatsApp - Rudiantara bilang akses WhatsApp cs akan normal kembali tunggu situasi kondusif.
  • 20:27 WIB. Telkomsel - Dirut Telkomsel Ririek Adriansyah resmi jadi Dirut Telkom.
  • 20:25 WIB. Samsung - Ada rumor Samsung mulai garap Galaxy A70S, kameranya 64 MP.
  • 20:25 WIB. Facebook - Facebook sikat 3 miliar akun abal-abal.
  • 20:24 WIB. Amazon - Amazon bikin wearable pendeteksi emosi.
  • 20:23 WIB. Samsung - Samsung Galaxy A2 Core masuk Indonesia, harganya Rp1 jutaan.
  • 20:21 WIB. Apple - Apple daftarkan 11 model iPhone 2019.

Dikejar Wartawan di KPK, Nicke Widyawati Terbirit-birit

Dikejar Wartawan di KPK, Nicke Widyawati Terbirit-birit - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Direktur Utama (Dirut) Pertamina, Nicke Widyawati rampung menjalani pemeriksaan penyidik Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) sebagai saksi untuk tersangka Sofyan Basir dalam kasus dugaan suap kesepakatan kontrak kerjasama PLTU Riau-1.

Baca Juga: Nicke Widyawati: Pertamina Bantu Stabilkan Rupiah

Berdasarkan pantauan di Gedung Merah Putih KPK, Kamis (2/5/2019), perempuan berkerudung itu terbirit-birit menghindari awak media ketika usai menjalani pemeriksaan.

Nicke tak berhenti berjalan ketika dihujani pertanyaan oleh awak media. Bahkan, dua orang yang bersama dengan Nicke membuat border guna mendorong pewarta untuk tetap bisa terus berjalan menuju kendaraan yang sudah menunggunya.

Nicke hanya menjawab sedikit mengenai pemeriksaannya hari ini. Pasalnya, dia dicecar oleh penyidik terkait dengan Berita Acara Pemeriksaan (BAP) dari tersangka sebelum Sofyan Basir.

"Seperti yang saya sampaikan dahulu. Tadi saya ditanya kurang lebih seperti yang sebelumnya, sebagai mantan direktur di PLN itu saja," singkat Nicke sembari berjalan dan enggan menanggapi pertanyaan lain dari wartawan.

Diketahui, dalam kasus PLTU Riau-1 Nicke juga sempat diperiksa penyidik lembaga antirasuah sebagai saksi untuk tersangka Eni Maulani Saragih dan Idrus Marham ketika itu. Pemeriksaan Nicke ini merupakan penjadwalan ulang dari hari Kamis 29 April lalu. Ketika itu, Nicke berhalangan hadir panggilan lembaga antirasuah dengan dalih mengalami sakit.

Dalam pemeriksaan perkara ini, Nicke akan dimintai keterangannya dalam kapasitasnya sebagai mantan pejabat PT PLN. Pasalnya, Nicke pernah menjabat beberapa posisi strategis di PT. PLN antara lain, Direktur Niaga dan Managemen Resiko, Direktur Perencanaan Korporat dan Direktur Pengadaan Strategis 1.

Sofyan Basir diduga bersama-sama atau membantu Eni Maulani Saragih selaku Anggota DPR-Rl dan kawan-kawan menerima hadiah atau janji dari pengusaha Johanes B Kotjo.

Pemberian uang tersebut, ditenggarai bermuara pada kesepakatan kontrak kerja sama pembangunan PLTU Riau-l. Hal tersebut juga diperkuat dengan adanya fakta-fakta persidangan yang muncul dari terpidana lainnya.

Partner Sindikasi Konten: Okezone

Tag: PT Pertamina (Persero), Nicke Widyawati

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Antara/Indrianto Eko Suwarso

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,873.11 3,833.79
British Pound GBP 1.00 18,390.47 18,203.81
China Yuan CNY 1.00 2,105.00 2,084.12
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,523.00 14,379.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,001.99 9,895.63
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,850.58 1,832.12
Dolar Singapura SGD 1.00 10,523.91 10,415.79
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,239.62 16,077.16
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,466.11 3,429.29
Yen Jepang JPY 100.00 13,250.91 13,115.94

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6057.353 24.657 633
2 Agriculture 1373.110 2.580 21
3 Mining 1637.715 -11.489 47
4 Basic Industry and Chemicals 722.150 -0.477 71
5 Miscellanous Industry 1249.820 10.190 46
6 Consumer Goods 2391.895 9.088 52
7 Cons., Property & Real Estate 446.447 1.873 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1120.346 19.080 74
9 Finance 1223.772 6.088 90
10 Trade & Service 792.573 -3.999 156
No Code Prev Close Change %
1 BMSR 86 116 30 34.88
2 PTSN 835 1,040 205 24.55
3 KONI 214 264 50 23.36
4 KOIN 204 242 38 18.63
5 AKPI 450 530 80 17.78
6 HDFA 112 131 19 16.96
7 TRIM 147 170 23 15.65
8 KOBX 161 180 19 11.80
9 POLY 89 98 9 10.11
10 ANDI 1,670 1,820 150 8.98
No Code Prev Close Change %
1 TAXI 90 59 -31 -34.44
2 CNTX 590 458 -132 -22.37
3 GOLD 530 420 -110 -20.75
4 BRAM 8,225 6,600 -1,625 -19.76
5 DUTI 4,600 3,750 -850 -18.48
6 CANI 193 160 -33 -17.10
7 SKBM 450 376 -74 -16.44
8 MKNT 116 97 -19 -16.38
9 FIRE 10,375 8,925 -1,450 -13.98
10 MBTO 139 122 -17 -12.23
No Code Prev Close Change %
1 MNCN 1,030 1,055 25 2.43
2 BBRI 3,850 3,850 0 0.00
3 TLKM 3,660 3,750 90 2.46
4 SOCI 196 210 14 7.14
5 BMRI 7,575 7,700 125 1.65
6 JPFA 1,400 1,425 25 1.79
7 FREN 266 284 18 6.77
8 TARA 765 785 20 2.61
9 BBCA 28,025 28,050 25 0.09
10 ERAA 1,105 1,145 40 3.62