Portal Berita Ekonomi Senin, 20 Mei 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:00 WIB. IHSG - IHSG dibuka melemah 0,08% ke level 5.822,47 di awal sesi I. 
  • 08:34 WIB. PTBA - Hingga April 2019, PTBA telah menjual batubara kalori tinggi sebanyak 526.000 ton.
  • 08:33 WIB. PEHA - Phapros kucurkan Rp10 miliar bangun pusat produksi bone filler.
  • 08:33 WIB. PLN - Sepanjang kuartal-I 2019, PLN sudah menambah 1.161.043 pelanggan.
  • 08:13 WIB. JSMR - Jasa Marga memproyeksikan volume kendaraan di jalan tol berpotensi menanjak pada tahun ini.
  • 08:13 WIB. BRI - Lebaran tahun ini BRI menyediakan uang tunai dua kali lipat.
  • 08:09 WIB. PPRO - PT PP Properti menanam modal Rp14 triliun—Rp16 triliun untuk mengembangkan kawasan superblok di area Jembatan Suramadu.
  • 06:24 WIB. PTPP - PT PP mengantongi kontrak baru Rp10,75 triliun per akhir April 2019.
  • 06:23 WIB. PNM - PNM bakal menaikkan target tahunan seiring dengan peningkatan kinerja yang berlipat.

Setelah Dekati Istana, Demokrat Bilang M Nasir Tidak Terlibat Korupsi

Setelah Dekati Istana, Demokrat Bilang M Nasir Tidak Terlibat Korupsi - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengklaim bahwa anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Demokrat, M Nasir, bersih dari tuduhan tindak pidana korupsi apapun. Klaim muncul setelah tidak ditemukan adanya bukti yang relevan usia Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruangan M Nasir, Sabtu (4/5).

 

"Karena nama Pak M Nasir disebut oleh saudara Bowo Sidik terkait perkara yang sedang dihadapinya, gratifikasi, kemudian KPK melakukan tindak lanjut dan penggeledahan ruangan yang bersangkutan, saudara M Nasir dan tidak ditemukan bukti-bukti. Sehingga dengan demikian kami dari Partai Demokrat menganggap saudara M Nasir sampai saat ini bersih, clear dan tidak terlibat dengan masalah tindak pidana korupsi apapun," ujar Ferdinand, Minggu (5/5/2019).

 

Namun, Ia menegaskan tidak menutup kemungkinan bagi Partai Demokrat untuk mengambil sikap tegas jika nantinya diketahui yang bersangkutan terlibat korupsi. Sesuai pakta integritas, Ferdinand mengatakan bahwa M Nasir wajib berhenti jika pada akhirnya dinyatakan statusnya sebagai tersangka.

 

"Bahkan kalau dia diperiksa dalam pengembangan kasus korupsi pun dia sudah mulai kita awasi dan kita berikan teguran-teguran, sampai kepada saatnya nanti kalau terbukti dan berketetapan hukum yang bersangkutan maka kita berhentikan," ujarnya.

 

Ia mengungkapkan bahwa Partai Demokrat sejauh ini telah berkomunikasi dengan saudara kandung M Nazaruddin tersebut. Kepada partai, M Nasir, merasa bahwa dirinya tidak pernah terlibat seperti apa yang disangkakan Bowo Sidik.

 

"Tapi beliau bilang sebagai warga negara yang taat hukum silahkan, kalau memang ada bukti silahkan. Maka ruangannya pun digeledah tidak masalah, itu yang disampaikan ke fraksi  Karena beliau konfirm merasa dirinya tidak terlibat dan bersih dari apa yang dituduhkan," tuturnya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Tag: Partai Demokrat, Muhammad Nasir

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,877.91 3,838.59
British Pound GBP 1.00 18,596.48 18,410.88
China Yuan CNY 1.00 2,111.71 2,090.79
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,541.00 14,397.00
Dolar Australia AUD 1.00 10,030.38 9,923.85
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,852.45 1,834.08
Dolar Singapura SGD 1.00 10,592.99 10,486.56
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,253.93 16,091.53
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,487.05 3,449.21
Yen Jepang JPY 100.00 13,229.92 13,095.32

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5826.868 -68.870 633
2 Agriculture 1361.882 7.481 21
3 Mining 1598.997 5.603 47
4 Basic Industry and Chemicals 690.248 -7.582 71
5 Miscellanous Industry 1172.940 -12.924 46
6 Consumer Goods 2346.553 -28.106 52
7 Cons., Property & Real Estate 429.151 -1.563 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1057.675 -16.951 74
9 Finance 1163.676 -20.827 90
10 Trade & Service 782.534 -2.899 156
No Code Prev Close Change %
1 IIKP 50 65 15 30.00
2 JAST 368 460 92 25.00
3 POSA 370 462 92 24.86
4 APEX 700 840 140 20.00
5 TMPO 156 184 28 17.95
6 SAPX 710 835 125 17.61
7 GOLD 476 555 79 16.60
8 ABMM 1,425 1,650 225 15.79
9 MBTO 121 137 16 13.22
10 AMFG 4,600 5,200 600 13.04
No Code Prev Close Change %
1 SKBM 380 300 -80 -21.05
2 YPAS 660 525 -135 -20.45
3 KKGI 218 185 -33 -15.14
4 GHON 1,400 1,200 -200 -14.29
5 SOCI 226 195 -31 -13.72
6 RDTX 7,000 6,175 -825 -11.79
7 LTLS 675 600 -75 -11.11
8 MYTX 73 65 -8 -10.96
9 TNCA 292 260 -32 -10.96
10 MASA 515 460 -55 -10.68
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 3,860 3,790 -70 -1.81
2 MNCN 890 920 30 3.37
3 BPTR 92 100 8 8.70
4 POSA 370 462 92 24.86
5 BBCA 26,400 25,900 -500 -1.89
6 TLKM 3,600 3,510 -90 -2.50
7 WAPO 89 83 -6 -6.74
8 BMRI 7,350 7,075 -275 -3.74
9 BBNI 8,175 8,100 -75 -0.92
10 UNTR 24,850 24,825 -25 -0.10