Portal Berita Ekonomi Jum'at, 05 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 16:16 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 40,94 USD/barel. 
  • 16:16 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 38,08 USD/barel. 
  • 16:15 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.711 USD/troy ounce.
  • 16:14 WIB. Valas - Rupiah ditutup positif 1,54% terhadap Dollar AS pada level 13.878 IDR/USD.
  • 16:13 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,10% terhadap Yen pada level 109,26 JPY/USD.
  • 16:12 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,38% terhadap Poundsterling pada level 1,2645 USD/GBP.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,05% terhadap Euro pada level 1,1332 USD/EUR.
  • 16:11 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,30% terhadap Yuan pada level 7,08 CNY/USD.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Nikkei ditutup positif 0,74% pada level 22.863.
  • 16:09 WIB. Bursa - Indeks Hang Seng ditutup positif 1,66% pada level 24.770.
  • 16:08 WIB. Bursa - Indeks Straits Times ditutup menguat 1,67% pada level 2.752.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks Shanghai ditutup menguat 0,40% pada level 2.930.
  • 16:07 WIB. Bursa - Indeks KOSPI ditutup positif 1,43% pada level 2.181.
  • 16:06 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 dibuka positif 1,19% pada level 6.417.

Setelah Dekati Istana, Demokrat Bilang M Nasir Tidak Terlibat Korupsi

Setelah Dekati Istana, Demokrat Bilang M Nasir Tidak Terlibat Korupsi
WE Online, Jakarta -

Kadiv Advokasi dan Bantuan Hukum DPP Partai Demokrat Ferdinand Hutahaean mengklaim bahwa anggota DPR RI Komisi VII Fraksi Partai Demokrat, M Nasir, bersih dari tuduhan tindak pidana korupsi apapun. Klaim muncul setelah tidak ditemukan adanya bukti yang relevan usia Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menggeledah ruangan M Nasir, Sabtu (4/5).

 

"Karena nama Pak M Nasir disebut oleh saudara Bowo Sidik terkait perkara yang sedang dihadapinya, gratifikasi, kemudian KPK melakukan tindak lanjut dan penggeledahan ruangan yang bersangkutan, saudara M Nasir dan tidak ditemukan bukti-bukti. Sehingga dengan demikian kami dari Partai Demokrat menganggap saudara M Nasir sampai saat ini bersih, clear dan tidak terlibat dengan masalah tindak pidana korupsi apapun," ujar Ferdinand, Minggu (5/5/2019).

 

Namun, Ia menegaskan tidak menutup kemungkinan bagi Partai Demokrat untuk mengambil sikap tegas jika nantinya diketahui yang bersangkutan terlibat korupsi. Sesuai pakta integritas, Ferdinand mengatakan bahwa M Nasir wajib berhenti jika pada akhirnya dinyatakan statusnya sebagai tersangka.

 

"Bahkan kalau dia diperiksa dalam pengembangan kasus korupsi pun dia sudah mulai kita awasi dan kita berikan teguran-teguran, sampai kepada saatnya nanti kalau terbukti dan berketetapan hukum yang bersangkutan maka kita berhentikan," ujarnya.

 

Ia mengungkapkan bahwa Partai Demokrat sejauh ini telah berkomunikasi dengan saudara kandung M Nazaruddin tersebut. Kepada partai, M Nasir, merasa bahwa dirinya tidak pernah terlibat seperti apa yang disangkakan Bowo Sidik.

 

"Tapi beliau bilang sebagai warga negara yang taat hukum silahkan, kalau memang ada bukti silahkan. Maka ruangannya pun digeledah tidak masalah, itu yang disampaikan ke fraksi  Karena beliau konfirm merasa dirinya tidak terlibat dan bersih dari apa yang dituduhkan," tuturnya.

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Partai Demokrat, Muhammad Nasir

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Sufri Yuliardi

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,774.27 3,735.72
British Pound GBP 1.00 17,840.66 17,661.74
China Yuan CNY 1.00 1,992.25 1,972.18
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,170.50 14,029.50
Dolar Australia AUD 1.00 9,848.50 9,749.10
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,828.43 1,810.21
Dolar Singapura SGD 1.00 10,141.34 10,035.41
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,050.93 15,889.81
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,317.06 3,277.92
Yen Jepang JPY 100.00 12,990.92 12,860.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4947.782 31.078 693
2 Agriculture 1005.979 2.246 22
3 Mining 1279.030 9.869 49
4 Basic Industry and Chemicals 756.813 -4.797 78
5 Miscellanous Industry 899.382 35.666 52
6 Consumer Goods 1816.718 -5.780 58
7 Cons., Property & Real Estate 342.717 5.540 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 906.783 3.973 78
9 Finance 1031.378 8.454 93
10 Trade & Service 615.344 6.666 173
No Code Prev Close Change %
1 JAST 102 137 35 34.31
2 FOOD 85 114 29 34.12
3 MTSM 138 185 47 34.06
4 CMNP 1,500 1,875 375 25.00
5 SAPX 1,460 1,825 365 25.00
6 TECH 216 270 54 25.00
7 IMAS 520 645 125 24.04
8 TPMA 226 276 50 22.12
9 OASA 318 386 68 21.38
10 INPP 705 855 150 21.28
No Code Prev Close Change %
1 DPUM 100 93 -7 -7.00
2 NATO 432 402 -30 -6.94
3 JAWA 73 68 -5 -6.85
4 INPS 2,920 2,720 -200 -6.85
5 KBLV 470 438 -32 -6.81
6 MPRO 890 830 -60 -6.74
7 TMPO 149 139 -10 -6.71
8 NIRO 150 140 -10 -6.67
9 MARI 135 126 -9 -6.67
10 INCI 394 368 -26 -6.60
No Code Prev Close Change %
1 PURA 77 74 -3 -3.90
2 BBRI 3,060 3,110 50 1.63
3 TLKM 3,300 3,230 -70 -2.12
4 PWON 414 462 48 11.59
5 BBCA 28,950 28,625 -325 -1.12
6 BBTN 975 1,055 80 8.21
7 BMRI 4,730 4,850 120 2.54
8 TOWR 1,015 1,065 50 4.93
9 PGAS 955 1,030 75 7.85
10 BBNI 4,140 4,250 110 2.66