Portal Berita Ekonomi Sabtu, 04 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 09:36 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,08% terhadap Euro pada level 1,1248 USD/EUR.
  • 09:35 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Poundsterling pada level 1,2438 USD/GBP.
  • 09:34 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 40,32 USD/barel.
  • 09:32 WIB. Bursa - Indeks FTSE 100 ditutup melemah 1,33% pada level 6.157.
  • 09:31 WIB. Valas - Dollar AS menguat 0,01% terhadap Yen pada level 107,51 JPY/USD.
  • 09:30 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.772 USD/troy ounce.

Aturan Merger BPR Siap Terbit Bulan Depan

Aturan Merger BPR Siap Terbit Bulan Depan
WE Online, Jakarta -

Otoritas Jasa Keuangan (OJK) tengah bersiap untuk segera menerbitkan aturan baru terkait merger Bank Perkreditan Rakyat (BPR). Aturan baru ini nantinya bakal mengatur mekanisme perizinan merger, konsolidasi dan akuisisi 1.593 BPR yang tersebar di seluruh Indonesia. 

“Kami sedang berencana untuk mengeluarkan Peraturan OJK (POJK) yang baru terkait merger BPR. Mudah-mudahan bulan depan kita sudah bisa terbitkan,” ujar Direktur Penelitian dan Pengaturan BPR OJK, Ayahandayani, dalam acara Pelatihan dan Gathering Media Massa Jakarta, di Bandung, akhir pekan. 

Nantinya saat diterbitkan, menurutnya, POJK baru itu bakal diberi nama POJK Penggabungan, Peleburan dan Pengambilalihan BPR/BPR Syariah (BPRS).

Baca Juga: Waduh, 240 BPR di Indonesia Sudah Menyerah

Menurut wanita yang akrab disapa Ani ini, nantinya dalam aturan tersebut akan dijelaskan secara terperinci syarat-syarat untuk dapat dilakukannya merger oleh BPR dan/atau BPRS. Salah satunya adalah bahwa BPR bersangkutan harus meminta persetujuan ke OJK sebelum kemudian melanjutkan perijinannya ke Kementerian Hukum dan HAM (Kemkumham). 

“Nanti misalnya BPR mau mengajukan izin itu, kami akan lihat dulu feasibility studynya terkait dengan insentif pelaksanaan merger, konsolidasi dan juga terkait dengan wilayahoperasionalnya,” tutur Ani.

Baca Juga: Kondisi Keuangan Memburuk, OJK Cabut Izin Usaha BPRS Bengkulu

Dijelaskannya, POJK tentang Penggabungan, Peleburan dan Pengambilalihan ini sendiri diterbitkan OJK dengan harapan agar permodalan BPR dan BPRS ke depan bisa lebih kuat di tengah gempuran layanan jasa keuangan yang ada sekarang ini. 

Tak hanya penguatan modal, tantangan lain yang harus dijawab BPR dan BPRS ke depan adalah kemampuan beradaptasi dengan perkembangan teknologi yang ada. 

Baca Juga: OJK NTB Minta BPR Penuhi Kewajiban Modal Inti Rp3 Miliar

BPR dikatakan Ani harus mampu dan mau memperbaharui teknologi agar bisa juga memenuhi standar informasi dan teknologi (IT) yang telah ditetapkan OJK. 

“Nah tantangan ini akan sangat sulit dipenuhi oleh BPR kalau hanya dilakukan sendirian. Karena itu langkah merger atau konsolidasi menjadi salah satu opsi yang pantas untuk dipertimbangkan. Kalau mereka sendirian, modalnya kecil, bagaimana mereka bis penuhi ketentuan soal IT, struktur organisasi, SDM, tata kelola, manajemen risiko? Mau gak mau mereka harus perkuat industri itu. Kalau tidak mampu sendiri ya merger lah atau konsolidasi,” tegas Ani.

Baca Juga

Tag: Otoritas Jasa Keuangan (OJK), Bank Perkreditan Rakyat (BPR)

Penulis: Taufan Sukma

Editor: Annisa Nurfitriyani

Foto: Antara/Akbar Nugroho Gumay

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,903.38 3,863.51
British Pound GBP 1.00 18,244.37 18,061.39
China Yuan CNY 1.00 2,071.79 2,050.85
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,638.83 14,493.17
Dolar Australia AUD 1.00 10,143.25 10,033.62
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,888.83 1,870.01
Dolar Singapura SGD 1.00 10,496.79 10,388.62
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,462.83 16,294.67
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,416.30 3,379.15
Yen Jepang JPY 100.00 13,614.98 13,478.26
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4973.794 7.014 694
2 Agriculture 1035.202 -3.361 22
3 Mining 1268.499 25.710 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.463 13.240 80
5 Miscellanous Industry 874.938 -3.179 52
6 Consumer Goods 1815.479 0.475 57
7 Cons., Property & Real Estate 321.161 -5.097 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 897.578 2.421 78
9 Finance 1073.299 -2.447 93
10 Trade & Service 605.597 0.226 172
No Code Prev Close Change %
1 BBHI 103 139 36 34.95
2 EPAC 199 268 69 34.67
3 INDS 1,940 2,420 480 24.74
4 AMAR 308 384 76 24.68
5 PDES 390 470 80 20.51
6 MARK 540 650 110 20.37
7 DNAR 226 270 44 19.47
8 DAYA 600 700 100 16.67
9 DSSA 19,500 22,400 2,900 14.87
10 GLOB 168 190 22 13.10
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 372 346 -26 -6.99
2 MSIN 316 294 -22 -6.96
3 SMMA 17,700 16,475 -1,225 -6.92
4 BIKA 188 175 -13 -6.91
5 FOOD 145 135 -10 -6.90
6 INPS 1,960 1,825 -135 -6.89
7 HDFA 160 149 -11 -6.88
8 PRAS 146 136 -10 -6.85
9 AMFG 3,070 2,860 -210 -6.84
10 PLIN 2,640 2,460 -180 -6.82
No Code Prev Close Change %
1 PURA 97 92 -5 -5.15
2 TOWR 1,040 1,090 50 4.81
3 PTPP 980 955 -25 -2.55
4 BCAP 158 158 0 0.00
5 TKIM 6,500 6,250 -250 -3.85
6 TCPI 4,340 4,150 -190 -4.38
7 TLKM 3,140 3,120 -20 -0.64
8 MNCN 890 915 25 2.81
9 JPFA 1,150 1,175 25 2.17
10 MAIN 570 615 45 7.89