Portal Berita Ekonomi Kamis, 20 Juni 2019

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 14:49 WIB. Miliarder -¬†Bernard Arnault masuk ke dalam klub eksklusif miliarder centibillionaires.
  • 14:38 WIB. China - Dell, Microsoft, dan Intel tolak proposal tarif untuk laptop China.
  • 14:27 WIB. Facebook - Parlemen AS panggil Facebook terkait Libra.
  • 14:04 WIB. Youtube - Perangi konten nakal, Youtube hapus 9 juta video.
  • 13:13 WIB. Samsung - Samsung¬†diprediksi rilis Galaxy Fold bersamaan dengan Galaxy Note 10 atau setelahnya.

Wujudkan World Class Government, LAN RI Gelar Rakornas Pengembangan Kompetensi ASN

Wujudkan World Class Government, LAN RI Gelar Rakornas Pengembangan Kompetensi ASN - Warta Ekonomi
WE Online, Jakarta -

LAN RI melalui Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertema Pengembangan Kompetensi ASN dalam Mewujudkan World Class Government (2/5/2019) di Hotel Grand Mercure, Jakarta.

Kegiatan untuk mendukung pengembangan kompetensi ASN ini dihadiri oleh 300 undangan berasal sekretariat jenderal kementerian/lembaga, sekretariat daerah, BPSDM/BKPSDM, dan biro SDM/kepegawaian kementerian/lembaga.

Rakornas dibuka oleh Kepala LAN Adi Suryanto. Dalam paparannya, Adi menyampaikan, world Class government memerlukan pemerintahan yang gesit (agile government), yang diharapkan menjadi paradigma baru. Penataan dan perubahan pun mutlak dilakukan secara terpadu, sistematis, dan sinergis, terutama penataan terhadap manajemen ASN.

Baca Juga: Dampak Jika Ibu Kota Jadi Pindah, Psikolog: Banyak ASN yang LDR-an

Menurutnya, rakornas ini ditujukan untuk mendiskusikan berbagai isu dan permasalahan sekaligus untuk menyamakan persepsi terkait paradigma baru dalam pengembangan kompetensi ASN. 

"Paradigma yang sebelumnya hanya berorientasi untuk memenuhi kebutuhan institusi, harus digeser pada pemenuhan kebutuhan nasional. Jika dulu pengembangan pegawai bersifat konvensional, saat ini dikembangkan berbagai metode baru berbasis blended learning maupun fully e-learning, program magang, coaching, mentoring, dan sebagainya," ujar Adi.

Sementara Menpan-RB Syafruddin dalam sambutan yang diwakili Sekretaris Menpan-RB Dwi Atmaji mengatakan, SDM aparatur saat ini dituntut mempunyai karakteristik yang berintegritas, profesional, nasionalis, berwawasan global, berkemampuan bahasa asing dan IT, berjiwa hospitality dan entrepreneur, serta memiliki jaringan yang luas.

"Jaminan utama bagi masa depan bangsa, bukanlah sumber daya alam yang dimiliki negara, tetapi kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Oleh karenanya, ASN dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi, baik manajerial, teknis, maupun sosio-kultural melalui adopsi ilmu pengetahuan dan teknologi," tambahnya.

Rakornas Pengembangan Kompetensi ASN ini menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN LAN Muhammad Taufiq, Deputi SDM KemenPAN RB Setiawan Wangsaatmaja, Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani, Deputi Pembinaan Manajemen Kepegawaian BKN Haryomo Dwi Putranto, Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi, dan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Bappenas Subandi.

Dalam Rakornas ini, peserta dibagi dalam dua kelompok diskusi, yaitu Komisi I membahas perencanaan pengembangan kompetensi, serta Komisi II membahas pelaksanaan pengembangan kompetensi. Selanjutnya, Rakornas diakhiri dengan pleno untuk menyepakati hasil-hasil diskusi yang didapat dari kedua komisi, beserta rencana tindak lanjut dari hasil rakornas.

Baca Juga: ASN Jangan Terlibat Politik Praktis, Jika Tidak...

Tag: Aparatur Sipil Negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: LAN RI

Kurs Rupiah

Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,814.89 3,776.33
British Pound GBP 1.00 18,144.14 17,956.97
China Yuan CNY 1.00 2,079.35 2,058.72
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,307.00 14,165.00
Dolar Australia AUD 1.00 9,856.09 9,751.19
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,829.80 1,811.57
Dolar Singapura SGD 1.00 10,506.72 10,400.91
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,112.54 15,946.96
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,439.18 3,401.78
Yen Jepang JPY 100.00 13,277.96 13,142.51

Ringkasan BEI

No Name Today Change Stock
1 Composite Index 6335.698 -3.564 636
2 Agriculture 1412.814 5.106 21
3 Mining 1618.711 2.675 46
4 Basic Industry and Chemicals 770.641 11.276 71
5 Miscellanous Industry 1309.244 -10.662 47
6 Consumer Goods 2443.659 -20.168 52
7 Cons., Property & Real Estate 498.736 6.765 76
8 Infrastruc., Utility & Trans. 1196.374 -1.489 74
9 Finance 1290.556 -2.124 90
10 Trade & Service 804.307 -0.238 159
No Code Prev Close Change %
1 SQMI 189 254 65 34.39
2 MTPS 1,010 1,260 250 24.75
3 SFAN 318 396 78 24.53
4 GLOB 258 318 60 23.26
5 SRAJ 222 270 48 21.62
6 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
7 SIMA 87 104 17 19.54
8 POLL 1,560 1,850 290 18.59
9 CNTX 490 580 90 18.37
10 SDMU 58 68 10 17.24
No Code Prev Close Change %
1 BRAM 12,500 10,000 -2,500 -20.00
2 NICK 274 230 -44 -16.06
3 PNSE 600 525 -75 -12.50
4 BOLA 422 376 -46 -10.90
5 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
6 SIPD 890 805 -85 -9.55
7 SSTM 400 362 -38 -9.50
8 ZONE 600 550 -50 -8.33
9 TFCO 510 470 -40 -7.84
10 MFMI 525 486 -39 -7.43
No Code Prev Close Change %
1 INKP 8,175 9,900 1,725 21.10
2 CSIS 97 103 6 6.19
3 MNCN 1,125 1,015 -110 -9.78
4 BMTR 400 376 -24 -6.00
5 TKIM 11,075 12,725 1,650 14.90
6 BBRI 4,290 4,310 20 0.47
7 TLKM 4,100 4,040 -60 -1.46
8 BTPS 3,050 2,860 -190 -6.23
9 BBCA 29,700 29,550 -150 -0.51
10 APLN 234 226 -8 -3.42