Portal Berita Ekonomi Kamis, 02 Juli 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 15:02 WIB. IHSG - IHSG menguat 1,07% di akhir sesi II.
  • 13:09 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 39,83 USD/barel.
  • 13:08 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 42,09 USD/barel.
  • 13:07 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,12% terhadap Euro pada level 1,1264 USD/EUR.
  • 13:06 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,14% terhadap Poundsterling pada level 1,2492 USD/GBP.
  • 13:05 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,02% terhadap Yen pada level 107,45 JPY/USD.
  • 13:04 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.767 USD/troy ounce.

Wujudkan World Class Government, LAN RI Gelar Rakornas Pengembangan Kompetensi ASN

Wujudkan World Class Government, LAN RI Gelar Rakornas Pengembangan Kompetensi ASN
WE Online, Jakarta -

LAN RI melalui Pusat Pembinaan Program dan Kebijakan Pengembangan Kompetensi menggelar Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) bertema Pengembangan Kompetensi ASN dalam Mewujudkan World Class Government (2/5/2019) di Hotel Grand Mercure, Jakarta.

Kegiatan untuk mendukung pengembangan kompetensi ASN ini dihadiri oleh 300 undangan berasal sekretariat jenderal kementerian/lembaga, sekretariat daerah, BPSDM/BKPSDM, dan biro SDM/kepegawaian kementerian/lembaga.

Rakornas dibuka oleh Kepala LAN Adi Suryanto. Dalam paparannya, Adi menyampaikan, world Class government memerlukan pemerintahan yang gesit (agile government), yang diharapkan menjadi paradigma baru. Penataan dan perubahan pun mutlak dilakukan secara terpadu, sistematis, dan sinergis, terutama penataan terhadap manajemen ASN.

Baca Juga: Dampak Jika Ibu Kota Jadi Pindah, Psikolog: Banyak ASN yang LDR-an

Menurutnya, rakornas ini ditujukan untuk mendiskusikan berbagai isu dan permasalahan sekaligus untuk menyamakan persepsi terkait paradigma baru dalam pengembangan kompetensi ASN. 

"Paradigma yang sebelumnya hanya berorientasi untuk memenuhi kebutuhan institusi, harus digeser pada pemenuhan kebutuhan nasional. Jika dulu pengembangan pegawai bersifat konvensional, saat ini dikembangkan berbagai metode baru berbasis blended learning maupun fully e-learning, program magang, coaching, mentoring, dan sebagainya," ujar Adi.

Sementara Menpan-RB Syafruddin dalam sambutan yang diwakili Sekretaris Menpan-RB Dwi Atmaji mengatakan, SDM aparatur saat ini dituntut mempunyai karakteristik yang berintegritas, profesional, nasionalis, berwawasan global, berkemampuan bahasa asing dan IT, berjiwa hospitality dan entrepreneur, serta memiliki jaringan yang luas.

"Jaminan utama bagi masa depan bangsa, bukanlah sumber daya alam yang dimiliki negara, tetapi kualitas sumber daya manusia suatu bangsa. Oleh karenanya, ASN dituntut untuk terus mengembangkan kompetensi, baik manajerial, teknis, maupun sosio-kultural melalui adopsi ilmu pengetahuan dan teknologi," tambahnya.

Rakornas Pengembangan Kompetensi ASN ini menghadirkan beberapa narasumber, yaitu Deputi Bidang Kebijakan Pengembangan Kompetensi ASN LAN Muhammad Taufiq, Deputi SDM KemenPAN RB Setiawan Wangsaatmaja, Dirjen Anggaran Kemenkeu Askolani, Deputi Pembinaan Manajemen Kepegawaian BKN Haryomo Dwi Putranto, Kepala BPSDM Kemendagri Teguh Setyabudi, dan Deputi Bidang Pembangunan Manusia, Masyarakat, dan Kebudayaan Bappenas Subandi.

Dalam Rakornas ini, peserta dibagi dalam dua kelompok diskusi, yaitu Komisi I membahas perencanaan pengembangan kompetensi, serta Komisi II membahas pelaksanaan pengembangan kompetensi. Selanjutnya, Rakornas diakhiri dengan pleno untuk menyepakati hasil-hasil diskusi yang didapat dari kedua komisi, beserta rencana tindak lanjut dari hasil rakornas.

Baca Juga: ASN Jangan Terlibat Politik Praktis, Jika Tidak...

Baca Juga

Tag: Aparatur Sipil Negara, Pegawai Negeri Sipil (PNS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Rosmayanti

Foto: LAN RI

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,889.98 3,850.24
British Pound GBP 1.00 18,203.63 18,018.17
China Yuan CNY 1.00 2,064.12 2,043.32
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,588.58 14,443.42
Dolar Australia AUD 1.00 10,093.84 9,986.18
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,882.30 1,863.55
Dolar Singapura SGD 1.00 10,469.77 10,363.36
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,426.74 16,257.51
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,406.16 3,367.55
Yen Jepang JPY 100.00 13,573.30 13,434.49
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4914.388 8.996 694
2 Agriculture 1033.612 6.089 22
3 Mining 1237.133 13.181 48
4 Basic Industry and Chemicals 724.437 2.772 80
5 Miscellanous Industry 867.914 0.790 52
6 Consumer Goods 1786.432 -14.465 57
7 Cons., Property & Real Estate 318.840 -3.200 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 877.775 -5.404 78
9 Finance 1070.550 10.957 93
10 Trade & Service 605.018 -1.118 172
No Code Prev Close Change %
1 EPAC 110 148 38 34.55
2 NATO 288 360 72 25.00
3 INCI 344 430 86 25.00
4 ARTO 1,770 2,210 440 24.86
5 PLIN 2,330 2,830 500 21.46
6 SMDR 190 230 40 21.05
7 INPS 1,740 2,070 330 18.97
8 SSTM 500 580 80 16.00
9 TKIM 5,150 5,925 775 15.05
10 MARK 470 540 70 14.89
No Code Prev Close Change %
1 ARKA 430 400 -30 -6.98
2 AMFG 3,300 3,070 -230 -6.97
3 YPAS 460 428 -32 -6.96
4 ITIC 1,440 1,340 -100 -6.94
5 IDPR 202 188 -14 -6.93
6 PANR 101 94 -7 -6.93
7 TCPI 4,650 4,330 -320 -6.88
8 LION 320 298 -22 -6.88
9 STTP 8,000 7,450 -550 -6.88
10 BSSR 1,455 1,355 -100 -6.87
No Code Prev Close Change %
1 PURA 95 96 1 1.05
2 TKIM 5,150 5,925 775 15.05
3 TLKM 3,050 3,040 -10 -0.33
4 TOWR 1,020 1,020 0 0.00
5 IPTV 376 374 -2 -0.53
6 PTBA 2,020 2,090 70 3.47
7 BCAP 156 157 1 0.64
8 INKP 5,975 6,300 325 5.44
9 BBCA 28,475 29,000 525 1.84
10 BBRI 3,030 3,060 30 0.99