Portal Berita Ekonomi Senin, 01 Juni 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief
  • 13:32 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,50% terhadap Poundsterling pada level 1,2405 USD/GBP.
  • 13:31 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,41% terhadap Euro pada level 1,1147 USD/EUR.
  • 13:30 WIB. Valas - Dollar AS melemah 0,25% terhadap Yen pada level 107,56 JPY/USD.
  • 13:29 WIB. Gold - Spot price emas diperdagangkan pada level 1.743 USD/troy ounce.
  • 13:27 WIB. Oil - Harga acuan Brent diperdagangkan pada level 37,61 USD/barel.
  • 13:26 WIB. Oil - Harga acuan WTI diperdagangkan pada level 35,27 USD/barel.

Hah, People Power Ditunggangi Teroris?

Hah, People Power Ditunggangi Teroris?
WE Online, Jakarta -

Pengamat terorisme dari The Community of Ideological Islamic Analyst (CIIA) Harits Abu Ulya menanggapi wacana people power pemilu 2019 bakal ditunggani oleh aksi teroris. Menurutnya, wacana tersebut hanya propaganda. Apalagi isu people power sendiri belum terjadi.

Ia meminta masyarakat tidak berasumsi terlalu jauh. Prasangka negatif berlebihan pada wacana people power, kata dia, sebaiknya diikuti dengan data agar lebih proporsional.

"Asumsi-asumsi kemungkinan kelompok teroris akan menunggangi rencana aksi people power lebih condong sebagai opini dan propaganda untuk me-monsterisasi rencana people power. Targetnya tentu dengan isu atau opini tersebut diharapkan bisa mereduksi rencana aksi people power," katanya dalam keterangan resmi pada Republika.co.id, Senin (6/5).

Baca Juga: Kami Tidak Dukung People Power, Demokrat Tegas Banget

Ia menyebut isu aksi yang ditunggani teroris bukan hanya mendera pada wacana people power. Ia menyebut pada agenda-agenda besar umat islam seperti aksi 411, aksi 212 juga muncul isu kelompok teroris akan menunggangi atau rawan ditunggangi.

"Tapi fakta empiriknya mementahkan semua asumsi, hipotesa dan opini di berkembang tersebut," tegasnya.

Berdasarkan kajiannya dalam aksi teror beberapa tahun terakhir, targetnya masih sama yaitu aparat kepolisian. Menurutnya, pola serangan tidak perlu menunggu momentum besar yang akan menyedot perhatian publik. Sebab bergantung pada kesiapan dan kemampuan kelompok teror untuk melakukan aksi. "Di samping bagi mereka ada peluang target dalam posisi lemah atau lengah," sebutnya.

Baca Juga: Oh, Ternyata Ini Cara TKN Redam Ancaman Amien Rais

Ia menilai kehadiran BNPT dan Polri semestinya mampu menangkal aksi teror. Kedua institusi itu dipandang punya kemampuan teknologi maupun sumber daya manusia yang mumpuni. Sebagai bukti, sebut dia, banyak orang ditangkap dengan level tuduhan mereka masih sebatas rencana belum melakukan aksi teror secara nyata.

"Jadi isu terorisme dengan segala misteri dan faktor kompleks yang melatarbelakanginya kita tidak perlu lebay membangun asumsi," ujarnya.

Ia malah khawatir asumsi-asumsi soal ancaman aksi teror justru bisa dimanfaatkan oleh pihak yang punya niat menciptakan teror. Selain itu, ia resah bila dugaan penunggangan aksi teror justru mengajarkan kepada kelompok teroris agar memanfaatkan momentum tertentu.

Sebelumnya, terjadi penangkapan 3 orang terduga teroris oleh tim densus anti teror Polri di Bekasi, Jawa Barat dan Tegal, Jawa Tengah pada akhir pekan kemarin. Ketiganya diduga berasal dari kelompok JAD Lampung.

Dua orang teroris pertama berinisial SL (34 tahun) dan AN (20) ditangkap dalam operasi penggerebekan yang dilakukan Sabtu (4/5) di dua lokasi berbeda di Bekasi, Jawa Barat.

Lalu di hari yang sama tim Densus 88 juga menangkap teroris berinisial MC (28) di Jalan Waringin, Kelurahan Mintaragen, Kecamatan Tegal Timur, Tegal, Jawa Tengah. 

Partner Sindikasi Konten: Republika

Baca Juga

Tag: Terorisme, Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT), Alumni 212

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Vicky Fadil

Foto: Antara/Didik Suhartono

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,942.14 3,901.87
British Pound GBP 1.00 18,246.26 18,063.24
China Yuan CNY 1.00 2,070.20 2,049.34
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,806.67 14,659.34
Dolar Australia AUD 1.00 9,828.67 9,729.40
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,909.87 1,890.84
Dolar Singapura SGD 1.00 10,467.04 10,359.23
EURO Spot Rate EUR 1.00 16,417.64 16,248.41
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,407.75 3,369.19
Yen Jepang JPY 100.00 13,785.19 13,645.48
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 4753.612 37.427 692
2 Agriculture 964.931 -6.866 22
3 Mining 1238.201 -5.085 49
4 Basic Industry and Chemicals 745.733 20.935 78
5 Miscellanous Industry 858.396 28.927 52
6 Consumer Goods 1806.725 -11.041 58
7 Cons., Property & Real Estate 322.957 -4.552 90
8 Infrastruc., Utility & Trans. 864.084 3.083 78
9 Finance 962.515 13.502 93
10 Trade & Service 606.633 2.757 172
No Code Prev Close Change %
1 KRAH 416 510 94 22.60
2 AKSI 96 117 21 21.88
3 WINS 63 73 10 15.87
4 DIVA 815 940 125 15.34
5 IKBI 210 240 30 14.29
6 AHAP 50 57 7 14.00
7 PDES 360 410 50 13.89
8 DMMX 80 91 11 13.75
9 AMAR 175 195 20 11.43
10 DUCK 422 470 48 11.37
No Code Prev Close Change %
1 SINI 860 800 -60 -6.98
2 BRNA 1,075 1,000 -75 -6.98
3 MLPT 575 535 -40 -6.96
4 PTBA 2,090 1,945 -145 -6.94
5 CASS 202 188 -14 -6.93
6 SIPD 1,300 1,210 -90 -6.92
7 TBLA 535 498 -37 -6.92
8 DSSA 20,975 19,525 -1,450 -6.91
9 POLA 58 54 -4 -6.90
10 GGRP 290 270 -20 -6.90
No Code Prev Close Change %
1 BBRI 2,730 2,950 220 8.06
2 PURA 75 75 0 0.00
3 TLKM 3,130 3,150 20 0.64
4 BBCA 26,475 25,950 -525 -1.98
5 ICBP 8,325 8,150 -175 -2.10
6 BBNI 3,660 3,830 170 4.64
7 BMRI 4,290 4,470 180 4.20
8 ASII 4,540 4,770 230 5.07
9 PWON 376 362 -14 -3.72
10 KLBF 1,355 1,415 60 4.43