Portal Berita Ekonomi Sabtu, 08 Agustus 2020

Perspektif Baru Bisnis & Ekonomi

  • icon facebook kecil
  • icon twitter kecil
  • icon feed kecil
  • icon youtube kecil
  • icon email kecil
Executive Brief

"Fatwa" Haram #2019GantiPresiden dari Sang Inisiator, Cari Aman atau Penggembosan BPN? (2)

WE Online, Jakarta -

Pengamat politik dari Universitas Islam Negeri (UIN) Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, menilai langkah Mardani merupakan bentuk rasionalitasnya menghadapi penghitungan suara yang tengah dilakukan KPU.

Baca Juga: "Fatwa" Haram #2019GantiPresiden dari Sang Inisiator, Cari Aman atau Penggembosan BPN? (1)

"Bisa saja Mardani dan kawan-kawan ini mulai rasional bahwa kalkulasi manual, situng KPU, ataupun quick count itu, sebenarnya dalam logika ilmiah politik, memang selalu akurat, sehingga (tagar) ganti presiden atau segala apa pun itu adalah gerakan-gerakan yang justru kontraproduktif," ungkap Adi.

Bagaimanapun, sejumlah pertanyaan muncul menyusul pernyataan Mardani soal tagar ganti presiden. Warganet juga bereaksi, terutama mereka yang mendukung Prabowo-Sandi.

Salah satunya, Ties Ahayuningtyas, yang dalam cuitannya menanyakan nasib PKS kepada Mardani: "Kalian masih di koalisi?".

Sementara Deasy Arfisi mempertanyakan batas waktu tanggal 13 April 2019 yang diucapkan Mardani. Mardani tidak merespons ketika dihubungi untuk dimintai klarifikasi terkait pernyataannya.

Akan tetapi, melalui akun Twitternya, ia mengklarifikasi bahwa yang ia maksud dengan "Ganti presiden sudah tutup buku" adalah perubahan tagar yang sebelumnya #2019GantiPresiden menjadi #2019PrabowoPresiden.

Pengamat politik dari UIN Syarif Hidayatullah Jakarta, Adi Prayitno, berpendapat bahwa selain sebagai respons rasional terhadap proses perhitungan dan rekapitulasi suara KPU, pernyataan Mardani yang "mengharamkan diri" seruan #2019GantiPresiden juga merupakan upayanya untuk menghormati proses tersebut.

Penghitungan suara lewat situng, atau real count KPU hampir 70% sampai Senin (06/05) dan menunjukkan Joko Widodo-Ma'ruf Amin unggul sekitar 12% dari Prabowo Subianto-Sandiaga Uno.

"Teriakan gerakan 'ganti presiden' itu kan dikhawatirkan membuat suasana makin enggak kondusif," tutur Adi.

Terlebih, menurutnya, basis pemilih PKS yang merupakan anak muda rasional dan terpelajar mendorong Mardani untuk mengambil langkah tersebut.

Meski demikian, terlepas dari pernyataan Mardani tersebut, Adi berpendapat bahwa PKS akan tetap berada di seberang kubu Jokowi bersama Prabowo-Sandi.

"Karena memang PKS sudah declare kalau Jokowi jadi presiden, mereka akan tetap jadi oposan yang loyal," jelas Adi. "Jadi kemungkinan untuk 'lompat pagar' enggak mungkin kalau PKS ya, kalau melihat sekarang."

Sementara peneliti di Pusat Penelitian Politik (P2P) LIPI, Lucky Sandra Amalia, justru menganggap pernyataan Mardani sebagai sikap pribadi yang disebutnya one-man-show.

"Ini one-man-show saja, tidak ada hubungannya dengan perilaku partai politiknya," tutur Sandra.

"Kita tahu Mardani Ali Sera sudah aman (perolehan suaranya), kemudian partai politiknya juga sudah aman, jadi sah-sah saja kemudian dia melakukan hal yang seperti itu."

Lihat Sumber Artikel di Okezone Disclaimer: Artikel ini merupakan kerja sama Warta Ekonomi dengan Okezone. Hal yang terkait dengan tulisan, foto, grafis, video, dan keseluruhan isi artikel menjadi tanggung jawab Okezone.

Tag: Mardani Ali Sera, Badan Pemenangan Nasional (BPN) Prabowo-Sandi, #2019GantiPresiden, Partai Keadilan Sejahtera (PKS)

Penulis: Redaksi WE Online

Editor: Ferry Hidayat

Foto: Sufri Yuliardi

Baca Juga

loading...
Kurs Rupiah
Mata Uang Simbol Nilai Jual Beli
Arab Saudi Riyal SAR 1.00 3,925.40 3,885.82
British Pound GBP 1.00 19,310.01 19,112.04
China Yuan CNY 1.00 2,113.12 2,091.20
Dolar Amerika Serikat USD 1.00 14,720.24 14,573.77
Dolar Australia AUD 1.00 10,619.18 10,510.60
Dolar Hong Kong HKD 1.00 1,899.36 1,880.44
Dolar Singapura SGD 1.00 10,735.30 10,626.93
EURO Spot Rate EUR 1.00 17,442.01 17,267.00
Ringgit Malaysia MYR 1.00 3,510.67 3,471.60
Yen Jepang JPY 100.00 13,942.26 13,802.23
Ringkasan BEI
No Name Today Change Stock
1 Composite Index 5143.893 -34.379 697
2 Agriculture 1182.126 4.501 23
3 Mining 1420.039 -17.397 48
4 Basic Industry and Chemicals 750.026 -7.720 80
5 Miscellanous Industry 936.518 5.337 52
6 Consumer Goods 1901.378 -17.731 58
7 Cons., Property & Real Estate 287.698 -4.036 92
8 Infrastruc., Utility & Trans. 891.398 -15.669 78
9 Finance 1123.701 -6.899 93
10 Trade & Service 635.015 7.240 173
No Code Prev Close Change %
1 IPOL 70 92 22 31.43
2 TOYS 436 545 109 25.00
3 WOWS 72 89 17 23.61
4 OPMS 128 151 23 17.97
5 YULE 172 197 25 14.53
6 BBHI 146 167 21 14.38
7 EMTK 4,290 4,900 610 14.22
8 DART 220 248 28 12.73
9 CSRA 310 346 36 11.61
10 PTSN 208 232 24 11.54
No Code Prev Close Change %
1 PGJO 55 50 -5 -9.09
2 VRNA 115 107 -8 -6.96
3 INDO 130 121 -9 -6.92
4 IBFN 290 270 -20 -6.90
5 LUCK 232 216 -16 -6.90
6 PGLI 204 190 -14 -6.86
7 BAYU 1,100 1,025 -75 -6.82
8 APII 191 178 -13 -6.81
9 TARA 59 55 -4 -6.78
10 CSMI 208 194 -14 -6.73
No Code Prev Close Change %
1 TOWR 1,150 1,080 -70 -6.09
2 ANTM 835 840 5 0.60
3 BBKP 182 193 11 6.04
4 UNTR 23,775 24,700 925 3.89
5 GIAA 258 260 2 0.78
6 TLKM 3,020 2,980 -40 -1.32
7 PURA 124 126 2 1.61
8 MDKA 2,020 2,050 30 1.49
9 PWON 388 376 -12 -3.09
10 ERAA 1,525 1,620 95 6.23